Mal Jakarta New Normal: Menu Digital, Tombol Anti Sentuh, Disinfektan

BBC | Suara.com

Senin, 15 Juni 2020 | 08:02 WIB
Mal Jakarta New Normal: Menu Digital, Tombol Anti Sentuh, Disinfektan
[BBC].

Suara.com - Seiring dengan masa transisi Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) di wilayah DKI Jakarta, toko non-pangan di pasar tradisional, mal, dan toko-toko lain diizinkan beroperasi kembali secara terbatas mulai Senin (15/06), namun pembukaan pusat perbelanjaan itu dikhawatirkan bisa menimbulkan klaster baru penyebaran Virus Corona.

Pengunjung dan pedagang kini akan menemukan kondisi baru di gerai maupun mal dengan diberlakukannya protokol kesehatan untuk mencegah penyebaran Covid-19.

Dari pantauan BBC News Indonesia di mal Grand Indonesia dan Senayan City pada Minggu (14/06), sudah dipasang tanda-tanda untuk pembatasan antrean di pintu masuk, pemeriksaan tas, lalu lintas pengunjung, dan peringatan untuk wajib memakai masker selama di dalam mal. Untuk naik eskalator misalnya, pengunjung harus menjaga jarak dua anak tangga satu sama lain.

Pengelola Senayan City juga menambahkan fitur tombol tanpa sentuh untuk lift pengunjung dan tempat parkir. Petugas valet, satpam, dan concierge mengenakan face shield dan masker.

"Untuk meningkatkan kenyamanan para pengunjung kami juga meningkatkan prosedur kesehatan baru yaitu touchless experience seperti touchless lift button, jadi pengunjung tidak perlu lagi memencet tombol lift tapi hanya dapat mengarahkan tangan sekitar sepuluh sentimeter ke arah lift button dan itu akan otomatis bisa membawa customer naik ke atas atau ke bawah, serta kita juga menerapkan touchless ticketing dan payment jadi pengunjung tidak perlu khawatir memencet tombol parking," kata Leonardo, manajer komunikasi media Senayan City.

Banyak pegawai toko non-pangan di Senayan City, seperti baju dan kosmetik, menyemprot disinfektan, mengepel, dan menyapu tokonya. Mereka mulai memasang papan yang menyatakan toko kini hanya menerima pembayaran non-tunai.

"Sesuai [aturan] dari pemerintah, semua social distancing sudah diterapkan, dari semua atribut-atributnya. Nanti pengunjung juga tidak boleh bayar pakai cash, harus cashless, social distancing-nya 1.5 meter.

"Pengunjung wajib pakai masker, sama [menggunakan] hand sanitizer. Diperiksa juga [suhu tubuh] nanti, kita selalu ada orang stand by di depan toko," kata Anton, pengawas gerai baju TopShop. Ia menambahkan bahwa baju-baju akan disemprot disinfektan setiap hari.

Catat pelanggan restoran, menu digital

Sementara itu, gerai makanan Sushi Tei di Grand Indonesia mengatakan akan beralih ke menu digital dan meniadakan sushi bar, yang cukup populer di antara pelanggannya. Per Senin (15/06), pengunjung sudah bisa makan di tempat, walaupun kapasitas dibatasi setengahnya.

Pengawas toko, Elis, menjelaskan tata cara makan di tempat bagi pengunjung Sushi Tei per Senin (15/06): "Pertama customer dicek suhu tubuhnya dulu, terus dipakaikan hand sanitizer. Lalu mereka isi registrasi, itu fungsinya buat history, kalau customer tersebut pernah makan di Sushi Tei kalau terjadi sesuatu.

"Lalu diarahkan sama waiter-nya untuk ke menu digital, jadi menu digital semuanya, pembayaran pun cashless. Untuk setting makanannya juga nanti, biasanya 'kan dikasih condiment langsung di table, ini by request, semuanya by request."

Bagaimanapun, pembukaan kembali pasar tradisional, toko non-pangan dan mal itu dikhawatirkan masih berisiko bagi kesehatan masyarakat. Kepala Departemen Epidemiologi Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Indonesia, Tri Yunis Miko Wahyono, mengatakan pembukaan itu dapat berpotensi mempercepat penyebaran Virus Corona dan menjadikannya klaster penyebaran virus baru.

"Harusnya tidak dilakukan pembukaan masyarakat dengan aktivitas banyak seperti itu, itu merupakan percepatan contact rate. Kalau di pasar dan mal, contact rate-nya tinggi. Upaya-upaya pencegahan dengan pakai masker, jaga jarak, cuci tangan pakai sabun atau pakai hand sanitizer itu kurang bisa mencegah penularan [Virus Corona] karena kepatuhan orang Indonesia, atau orang Jakarta, waktu PSBB pertama, hanya 60 persen," kata Tri.

Menurut data Ikatan Pedagang Pasar Indonesia (Ikappi) yang dirilis Jumat (12/06), sebanyak 529 pedagang pasar di Indonesia terinfeksi Virus Corona, dan 29 di antaranya meninggal dunia.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Menghidupkan Kembali Pasar Tradisional di Tengah Gemerlapnya Belanja Online

Menghidupkan Kembali Pasar Tradisional di Tengah Gemerlapnya Belanja Online

Your Say | Selasa, 07 April 2026 | 08:24 WIB

Disindir Ekonomi Lesu di Bawah Kepemimpinannya, Menkeu Purbaya Turun Gunung ke Pasar Tradisional

Disindir Ekonomi Lesu di Bawah Kepemimpinannya, Menkeu Purbaya Turun Gunung ke Pasar Tradisional

Bisnis | Selasa, 17 Maret 2026 | 19:50 WIB

Tanah Abang Bergeliat: Tren Butter Yellow hingga Paper Silk Jadi Primadona

Tanah Abang Bergeliat: Tren Butter Yellow hingga Paper Silk Jadi Primadona

News | Selasa, 17 Maret 2026 | 18:36 WIB

Purbaya Borong Kain Batik di Pasar Beringharjo Yogyakarta, Sebut Pasar Tradisional Tidak Mati Suri

Purbaya Borong Kain Batik di Pasar Beringharjo Yogyakarta, Sebut Pasar Tradisional Tidak Mati Suri

News | Selasa, 17 Maret 2026 | 17:05 WIB

Terpopuler: Aturan Ganjil Genap saat Imlek 2026, 7 Mobil Bekas di Bawah Rp100 Juta untuk Keluarga

Terpopuler: Aturan Ganjil Genap saat Imlek 2026, 7 Mobil Bekas di Bawah Rp100 Juta untuk Keluarga

Otomotif | Selasa, 17 Februari 2026 | 06:35 WIB

Melihat Wajah Baru Pasar Kombongan Usai Direvitalisasi

Melihat Wajah Baru Pasar Kombongan Usai Direvitalisasi

Foto | Selasa, 03 Februari 2026 | 16:36 WIB

Pemprov DKI Jakarta akan Revitalisasi Pasar Tradisional yang Kumuh dan Rawan Banjir

Pemprov DKI Jakarta akan Revitalisasi Pasar Tradisional yang Kumuh dan Rawan Banjir

Foto | Senin, 15 September 2025 | 16:01 WIB

Gula Rafinasi Bocor ke Pasar Tradisional, Pemerintah Setop Impor

Gula Rafinasi Bocor ke Pasar Tradisional, Pemerintah Setop Impor

Bisnis | Jum'at, 12 September 2025 | 10:43 WIB

Harga Jengkol Meroket Tembus Rp100 Ribu, Resmi Saingi Harga Daging Sapi!

Harga Jengkol Meroket Tembus Rp100 Ribu, Resmi Saingi Harga Daging Sapi!

News | Kamis, 07 Agustus 2025 | 09:00 WIB

Pasar Taman Puring Ludes, DPRD Desak Audit Total Kelistrikan: Ini Pukulan Berat Bagi Ekonomi

Pasar Taman Puring Ludes, DPRD Desak Audit Total Kelistrikan: Ini Pukulan Berat Bagi Ekonomi

News | Selasa, 29 Juli 2025 | 13:12 WIB

Terkini

Bidik Tersangka Tragedi Bekasi: Polisi Periksa 39 Saksi dari Pejabat KAI hingga Bos Taksi Green SM

Bidik Tersangka Tragedi Bekasi: Polisi Periksa 39 Saksi dari Pejabat KAI hingga Bos Taksi Green SM

News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 16:28 WIB

Cek Fakta: Benarkah Hantavirus Disebabkan Efek Samping Vaksin Covid-19 Pfizer?

Cek Fakta: Benarkah Hantavirus Disebabkan Efek Samping Vaksin Covid-19 Pfizer?

News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 16:24 WIB

Kasus Kekerasan Gender Tembus 376 Ribu, LBH APIK Ungkap Lemahnya Perlindungan Korban

Kasus Kekerasan Gender Tembus 376 Ribu, LBH APIK Ungkap Lemahnya Perlindungan Korban

News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 16:20 WIB

Eks Gubernur Sultra Nur Alam Dilaporkan ke KPK Terkait Korupsi Dana Unsultra Rp12 Miliar

Eks Gubernur Sultra Nur Alam Dilaporkan ke KPK Terkait Korupsi Dana Unsultra Rp12 Miliar

News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 16:19 WIB

Detik-Detik Sopir Taksi Green SM Selamat dari Maut Sebelum KRL Ditabrak Argo Bromo

Detik-Detik Sopir Taksi Green SM Selamat dari Maut Sebelum KRL Ditabrak Argo Bromo

News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 16:19 WIB

AS Langgar Gencatan Senjata, Militer Iran Panaskan Mesin Siap untuk Perang Lagi

AS Langgar Gencatan Senjata, Militer Iran Panaskan Mesin Siap untuk Perang Lagi

News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 16:12 WIB

Teka-teki Sisa Tiner di Balik Kebakaran Maut Rumah Anggota BPK Haerul Saleh

Teka-teki Sisa Tiner di Balik Kebakaran Maut Rumah Anggota BPK Haerul Saleh

News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 16:11 WIB

Perang AS-Israel vs Iran Guncang ASEAN, Presiden Filipina Desak Negara Asia Tenggara Bersatu

Perang AS-Israel vs Iran Guncang ASEAN, Presiden Filipina Desak Negara Asia Tenggara Bersatu

News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 16:03 WIB

Argentina Darurat Wabah Hantavirus, Puluhan Orang Terjangkit

Argentina Darurat Wabah Hantavirus, Puluhan Orang Terjangkit

News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 15:53 WIB

Rektor UI Tegaskan Kampus Tak Boleh Asal Jalankan Program Makan Bergizi Gratis

Rektor UI Tegaskan Kampus Tak Boleh Asal Jalankan Program Makan Bergizi Gratis

News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 15:53 WIB