Konflik India - China: Keluarga Tentara Bangga Anak Wafat Demi Negara

BBC

BBC

Minggu, 21 Juni 2020 | 10:01 WIB
Konflik India - China: Keluarga Tentara Bangga Anak Wafat Demi Negara
[BBC]

Suara.com - India tengah berduka atas kematian 20 tentaranya yang tewas dalam bentrokan dengan tentara China di wilayah Ladakh, Himalaya, yang disengketakan kedua negara.

Sebagian korban sudah dimakamkan. Mereka kehilangan nyawa dalam bentrokan fisik yang diantaranya menggunakan batang-batang besi berpaku - tidak ada tembakan senjata api.

Dua negara terpadat penduduknya di dunia - sekaligus kekuatan militer terbesar di dunia - telah berselisih selama berpekan-pekan di sepanjang perbatasan di kawasan dataran tinggi yang diperebutkan.

Lima dari mereka yang tewas dalam bentrokan pada Senin (15/06) lalu berasal dari negara bagian Bihar di wilayah timur India. Wartawan BBC Hindi, Seetu Tewari, mewawancarai keluarganya.

Aman Kumar

"Saya lebih suka hidup dalam kemelaratan, tidak makan apa pun selain garam dan roti, dibanding dengan kehilangan anak saya," kata Renu Devi, ibu Aman Kumar, saat sejumlah pelayat tiba di rumahnya di distrik Samastipur, negara bagian Bihar.

Adapun ayah Aman, Sudhir Kumar, masih terlihat syok.

"Saya mendapat telepon di malam hari," ungkapnya. "Ketika saya mengangkat telepon, mereka bertanya kepada saya 'siapa yang berbicara'.

"Saya memberi tahu mereka bahwa saya adalah ayah Aman. Sebuah suara memberi tahu saya bahwa Aman meninggal sebagai martir dan kemudian menutup telepon, sebelum saya dapat menanyakan hal lain.

baca juga

"Saya menghubungi nomor itu lagi, tetapi tidak ada jawaban. Pagi berikutnya mereka menelepon lagi dan memberi tahu saya bahwa jenazahnya akan segera dikirim pulang."

Aman telah menikah hampir setahun, dengan Meenu Devi, yang desanya juga berduka lantaran berita itu.

"Ketika dia datang pada Februari lalu, dia mengatakan akan pulang secepatnya setelah ayahnya dijadwalkan menjalani operasi jantung. Jasadnya saat ini dimakamkan di Leh (ibu kota, sekaligus kota terbesar di Ladakh, India).

"Tetapi sekarang dia tidak akan pernah kembali," kata Meenu, sambil terisak.

Ayahnya mengatakan walau ditimpa tragedi, mereka bangga terhadap putra mereka.

"Kami tidak punya dendam kepada pemerintah," katanya. "Sebaliknya, kami bangga anak saya telah berkorban demi melayani negara. Apa yang lebih besar dari itu?"

Kundan Kumar Yadav

Kundan Kumar meninggalkan seorang istri dan dua bocah, berusia enam dan empat tahun.

"Sekitar jam 10 malam, ada telepon yang memberi tahu kami tentang kematiannya," kata ayahnya, Niminder Yadav.

Ayah Kundan, Niminder Yadav adalah seorang petani, tetapi empat anggota keluarganya adalah tentara. Keluarganya mengatakan Kundan sempat mengontak mereka hanya empat hari yang lalu.

Mereka terakhir melihatnya pada Februari, ketika dia datang untuk acara mundan salah-satu putranya - sebuah ritual Hindu berupa mencukur rambut untuk pertama kalinya bagi sang anak.

"Kami bangga atas pengorbanannya. Kami bangga ada salah-seorang saudara kami telah menyinari desa kami," kata Praveen Anand, pemimpin desa setempat.

Sunil Kumar

Sunil Kumar, warga Distrik Patna di negara bagian Bihar bergabung dengan tentara pada 2002. Dia menikah dengan tiga anak.

Ayahnya syok. Keluarganya mengatakan dia tidak mampu mengutarakan sepatah kata pun semenjak dia menerima berita kematian Sunil. Saudaranya, Anil Kumar, menuntut agar pemerintah memperhatikan keluarganya.

"Istri Sunil berpendidikan. Dia harus diberi pekerjaan, dan pemerintah harus membiayai pendidikan ketiga anaknya," katanya.

Chandan Kumar

Keluarga Chandan tidak mendengar panggilan telepon dari perwira senior untuk memberi tahu tentang kematian anaknya. Mereka baru tahu Chandan tewas keesokan paginya.

Mereka begitu khawatir, karena belum mendengar sama-sekali kabar anaknya selama enam hari.

Chandan telah bertugas di dunia ketentaraan selama dua tahun. Dia adalah anak bungsu dari empat bersaudara, yang semuanya adalah tentara.

Jai Kishore Singh

"Saya mendapat telepon sebulan yang lalu. Dia mengatakan mereka sedang dikerahkan di kawasan pegunungan. Jika tidak ada sinyal di sana, kita tidak akan dapat saling kontak. Dia mengatakan kita bisa berbicara setelah dia kembali," kata Raj Kapoor Singh, ayah Jai Kishore Singh.

Namun panggilan itu tidak pernah datang. Sebaliknya, pada Rabu pagi, keluarga diberitahu bahwa putra mereka terluka parah. Dua jam kemudian, mereka diberitahu bahwa dia tutup usia.

Singh mengatakan dia ingin ada tugu peringatan untuk mengenang putranya, dan lokasinya yang berada di tempat umum, diberi nama sesuai nama anaknya.

"Anak saya sudah pergi, tetapi ingatan atas dirinya harus tetap ada. Itu akan membantu kami dalam menjalani sisa hidup kami," katanya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Cara Tambah Anggota Keluarga atau Bayi Baru Lahir di KK, Ini Syarat dan Prosedurnya

Cara Tambah Anggota Keluarga atau Bayi Baru Lahir di KK, Ini Syarat dan Prosedurnya

Lifestyle | Sabtu, 07 November 2026 | 06:31 WIB

Keluarga Hartono Modal Rp 7 T, Ambisi Besar Mirwan Suwarso: Bawa Como 1907 Jadi Klub Elite Dunia

Keluarga Hartono Modal Rp 7 T, Ambisi Besar Mirwan Suwarso: Bawa Como 1907 Jadi Klub Elite Dunia

Bola | Jum'at, 06 November 2026 | 17:36 WIB

Cara Cek NIK Termasuk Penerima PKH atau Bukan, Bisa Dilakukan Lewat HP!

Cara Cek NIK Termasuk Penerima PKH atau Bukan, Bisa Dilakukan Lewat HP!

Bisnis | Jum'at, 06 November 2026 | 11:35 WIB

Apakah Penerima PKH Bisa Dapat BSU 2026? Cek Update Aturan Terbarunya

Apakah Penerima PKH Bisa Dapat BSU 2026? Cek Update Aturan Terbarunya

Bisnis | Jum'at, 06 November 2026 | 10:47 WIB

Rayuan India Bujuk Presiden Prabowo Mau Pelabuhan Sabang Dijadikan Pusat Logistik

Rayuan India Bujuk Presiden Prabowo Mau Pelabuhan Sabang Dijadikan Pusat Logistik

Bisnis | Jum'at, 06 November 2026 | 08:45 WIB

Strawberry, Ice Cream, and You: Luka Keluarga yang Tak Mudah Disembuhkan

Strawberry, Ice Cream, and You: Luka Keluarga yang Tak Mudah Disembuhkan

Your Say | Jum'at, 06 November 2026 | 10:00 WIB

Gus Ipul Sebut 18 Juta Keluarga Telah Terdaftar dalam Sistem Perlinsos Digital

Gus Ipul Sebut 18 Juta Keluarga Telah Terdaftar dalam Sistem Perlinsos Digital

News | Kamis, 05 November 2026 | 18:14 WIB

Pemerintah Pamer Pertumbuhan Ekonomi RI Lebih Baik dari China-Jepang

Pemerintah Pamer Pertumbuhan Ekonomi RI Lebih Baik dari China-Jepang

Bisnis | Kamis, 05 November 2026 | 17:02 WIB

Special Show untuk Toddler di Jakarta: TodeCella 2026 Hadirkan Nailoong, Bluey, Pinkfong Bebefinn

Special Show untuk Toddler di Jakarta: TodeCella 2026 Hadirkan Nailoong, Bluey, Pinkfong Bebefinn

Lifestyle | Kamis, 05 November 2026 | 14:33 WIB

Tayang Besok, Sinopsis Sunshine Through the Rain: Dracin Romansa Remaja

Tayang Besok, Sinopsis Sunshine Through the Rain: Dracin Romansa Remaja

Your Say | Kamis, 05 November 2026 | 13:55 WIB

Terkini

PDIP Jajaki Dukungan DPR untuk Goyang Posisi Gibran! Hasto Singgung Tiga 'Dosa' Ini

PDIP Jajaki Dukungan DPR untuk Goyang Posisi Gibran! Hasto Singgung Tiga 'Dosa' Ini

News | Sabtu, 07 November 2026 | 21:18 WIB

Hasto PDIP Dorong DPR Singkirkan Wapres Gibran

Hasto PDIP Dorong DPR Singkirkan Wapres Gibran

News | Sabtu, 07 November 2026 | 21:17 WIB

Motif Pembunuhan Wanita di Kos Cigugur Tengah, Pelaku Sakit Hati Diusir

Motif Pembunuhan Wanita di Kos Cigugur Tengah, Pelaku Sakit Hati Diusir

Jabar | Sabtu, 07 November 2026 | 21:16 WIB

Cinta Laura Ingatkan Anak Muda Tak Takut Gagal Saat Bangun Bisnis, Ini Alasannya

Cinta Laura Ingatkan Anak Muda Tak Takut Gagal Saat Bangun Bisnis, Ini Alasannya

Lifestyle | Sabtu, 07 November 2026 | 21:16 WIB

Darurat Spyware di Indonesia: Saat Penyadapan Ilegal Makin Mudah Mengintai

Darurat Spyware di Indonesia: Saat Penyadapan Ilegal Makin Mudah Mengintai

Your Say | Sabtu, 07 November 2026 | 21:07 WIB

Ironi Wajib Organisasi: Hak Sukarela yang Dipaksa oleh Birokrasi Kampus

Ironi Wajib Organisasi: Hak Sukarela yang Dipaksa oleh Birokrasi Kampus

Your Say | Sabtu, 07 November 2026 | 21:02 WIB

4 Tone Up Cream SPF 30 Sat-set Bikin Wajah Cerah, Fresh, dan Terlindungi

4 Tone Up Cream SPF 30 Sat-set Bikin Wajah Cerah, Fresh, dan Terlindungi

Your Say | Sabtu, 07 November 2026 | 20:59 WIB

Hasto Ungkap PDIP Sudah Disadap Sejak Tolak Putusan MK yang Loloskan Gibran!

Hasto Ungkap PDIP Sudah Disadap Sejak Tolak Putusan MK yang Loloskan Gibran!

News | Sabtu, 07 November 2026 | 20:59 WIB

Gaji Terbatas, Pengeluaran Terus Berjalan: Bisakah Downgrade Lifestyle Jadi Solusi?

Gaji Terbatas, Pengeluaran Terus Berjalan: Bisakah Downgrade Lifestyle Jadi Solusi?

Your Say | Sabtu, 07 November 2026 | 20:57 WIB

Gadis Minimarket: Satir Jenius Pegawai Toko Melawan Stigma Sosial

Gadis Minimarket: Satir Jenius Pegawai Toko Melawan Stigma Sosial

Your Say | Sabtu, 07 November 2026 | 20:54 WIB

×