Viral Banyak Turis Asing Kumpul Berjubel, Sekolah Meditasi Beri Klarifikasi

Reza Gunadha, Chyntia Sami Bhayangkara

Senin, 22 Juni 2020 | 15:49 WIB
Viral Banyak Turis Asing Kumpul Berjubel, Sekolah Meditasi Beri Klarifikasi
viral turis asing berdesakan tanpa batas fisik di House om Om Bali (Twitter/jennyjusuf)

Suara.com - Media sosial dihebohkan dengan beredarnya sejumlah foto puluhan turis asing kumpul tanpa protokol kesehatan di sebuah sekolah meditasi di Bali. Aksi para turis asing berkumpul tanpa pembatasan fisik dikhawatirkan menimbulkan lonjakan kasus Covid-19 di Bali.

Akun Twitter @jennyjusuf membagikan sejumlah foto aksi puluhan turis tersebut yang memadati sekolah meditasi House of Om, Bali. Mereka tampak duduk di sebuah ruangan terbuka tanpa menjaga jarak dan mengenakan masker.

"Social distancing? Tidak. Masker? Tidak. Kurang dari 20 orang? Tidak. Lokasi? Ubud. Ada orang Indonesia di sana? Kalau dari foto-foto sih kayaknya nggak. Jumlah orang terinfeksi #Covid19 di Bali makin meningkat. Apa mereka peduli? Tidak," tulis akun itu seperti dikutip Suara.com, Senin (22/6/2020).

Foto tersebut mendadak viral di media sosial. Banyak warganet mengecam aksi perkumpulan tanpa memperhatikan protokol kesehatan guna mencegah penularan Covid-19.

viral turis asing berdesakan tanpa batas fisik di House om Om Bali (Twitter/jennyjusuf)
viral turis asing berdesakan tanpa batas fisik di House om Om Bali (Twitter/jennyjusuf)

Belakangan pihak pengelola House of Om Bali melalui akun Instagram @housepfom.bali memberikan klarifikasi atas beredarnya video tersebut. Pihak pengelola menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat Indonesia khususnya masyarakat Bali.

"Saya bertanggung jawab penuh atas acara yang terjadi pada tanggal 18 Juni 2020 lalu. Saya mohon maaf sebesar besarnya karena sudah menimbulkan resiko yang serius atas tindakan kami tersebut," ungkap pemilik House of Om Bali, Wissam Barakeh.

Ia menjelaskan, foto tersebut diambil pada 18 Juni 2020. Saat itu, sekolah meditasinya menggelar acara galang dana untuk membantu masyarakat sekitar yang kurang mampu.

Sejak beberapa bulan terakhir, sekolah meditasi tersebut rutin mendistribusikan bantuan makanan dan sembako untuk warga sekitar terdampak pandemi Covid-19.

Klarifikasi turis asing berdesakan di House of Om Bali (Instagram/houseofom.bali)
Klarifikasi turis asing berdesakan di House of Om Bali (Instagram/houseofom.bali)

Namun, Wissam mengaku terkejut lantaran begitu banyak pengunjung yang berdatangan ke acara galang dana tersebut. Ia mengaku menyesali telah menggelar acara tanpa memperhatikan dampaknya.

baca juga

"Kami meminta maaf kepada seluruh masyarakat Bali atas tindakan kami yang kurang bertanggung jawab," ungkapnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Sekali Lagi Pakar Ingatkan Kolam Renang Tak Sebarkan Covid-19, Tetapi...

Sekali Lagi Pakar Ingatkan Kolam Renang Tak Sebarkan Covid-19, Tetapi...

Health | Senin, 22 Juni 2020 | 15:21 WIB

Dokter Italia Sebut Virus Corona Sekarang Lebih Lemah & Bisa Hilang Sendiri

Dokter Italia Sebut Virus Corona Sekarang Lebih Lemah & Bisa Hilang Sendiri

Health | Senin, 22 Juni 2020 | 15:21 WIB

Sempat Sembuh dan Donasikan Plasma, Perempuan Ini Malah Kena Covid-19 Lagi

Sempat Sembuh dan Donasikan Plasma, Perempuan Ini Malah Kena Covid-19 Lagi

Health | Senin, 22 Juni 2020 | 14:30 WIB

Terkini

Mensos Gus Ipul Tegaskan Pendaftaran Agen Perlinsos Bukan Lowongan Kerja: Ini Relawan

Mensos Gus Ipul Tegaskan Pendaftaran Agen Perlinsos Bukan Lowongan Kerja: Ini Relawan

News | Senin, 14 September 2026 | 11:15 WIB

Bencana Alam Tak Bisa Dihitung dengan Kalkulator

Bencana Alam Tak Bisa Dihitung dengan Kalkulator

News | Senin, 14 September 2026 | 11:14 WIB

Gubernur Khofifah Terima Audiensi PT Wiraraja Madura Internasional dan Delegasi Investor Kawasan

Gubernur Khofifah Terima Audiensi PT Wiraraja Madura Internasional dan Delegasi Investor Kawasan

Jatim | Senin, 14 September 2026 | 11:14 WIB

Basarnas Makassar Kerahkan KN SAR Kamajaya Cari Korban KMP Virgo Transport 8

Basarnas Makassar Kerahkan KN SAR Kamajaya Cari Korban KMP Virgo Transport 8

Sulsel | Senin, 14 September 2026 | 11:13 WIB

Pembunuh Wanita di Hotel Melati Tanah Abang Ditangkap, Sempat Pakai Identitas Palsu

Pembunuh Wanita di Hotel Melati Tanah Abang Ditangkap, Sempat Pakai Identitas Palsu

News | Senin, 14 September 2026 | 11:07 WIB

Program SPHP, Bulog Siap Salurkan 150 Ribu Ton SPHP Jagung hingga Akhir 2026

Program SPHP, Bulog Siap Salurkan 150 Ribu Ton SPHP Jagung hingga Akhir 2026

Bisnis | Senin, 14 September 2026 | 11:05 WIB

Sering Capek Padahal Nggak Ngapa-ngapain? Bisa Jadi Otakmu 'Kelebihan Muatan'

Sering Capek Padahal Nggak Ngapa-ngapain? Bisa Jadi Otakmu 'Kelebihan Muatan'

Your Say | Senin, 14 September 2026 | 11:05 WIB

Bos Gudang Garam Ungkap Beratnya Cukai Rokok: Jual Rp26.000, Setor ke Negara Rp19.000

Bos Gudang Garam Ungkap Beratnya Cukai Rokok: Jual Rp26.000, Setor ke Negara Rp19.000

Bisnis | Senin, 14 September 2026 | 11:03 WIB

Tidur Sekasur tapi Rasanya Seperti Teman Sekamar? Kenali 5 Tanda Pernikahan Sedang Sekarat

Tidur Sekasur tapi Rasanya Seperti Teman Sekamar? Kenali 5 Tanda Pernikahan Sedang Sekarat

Your Say | Senin, 14 September 2026 | 11:03 WIB

Demi Makan, Jutaan Orang Rela Kerja ke Sini Meski Terancam Tewas Terbunuh

Demi Makan, Jutaan Orang Rela Kerja ke Sini Meski Terancam Tewas Terbunuh

News | Senin, 14 September 2026 | 11:01 WIB

×