Kematian Akibat Corona Capai 2.404, Kolombia Perpanjang Lockdown

Bangun Santoso | Suara.com

Rabu, 24 Juni 2020 | 13:38 WIB
Kematian Akibat Corona Capai 2.404, Kolombia Perpanjang Lockdown
Ilustrasi virus Corona Covid-19. (Shutterstock)

Suara.com - Kolombia memperpanjang karantina wilayah atau lockdown hingga 15 Juli sebagai upaya untuk menghentikan penyebaran virus corona, kata Presiden Ivan Duque, Selasa (23/6) malam.

Kolombia telah melaporkan lebih dari 73.500 kasus virus corona dan 2.404 kematian.

"Isolasi wajib saat ini, di mana kami kembali ke produktivitas dan bergerak menuju pembukaan kembali bisnis, akan berlanjut seperti saat ini hingga 15 Juli," kata Duque.

Duque pertama kali mendeklarasikan karantina nasional untuk mengendalikan penyebaran virus corona baru pada akhir Maret. Sementara pembatasan tertentu telah dilonggarkan, karantina dijadwalkan untuk dicabut pada 1 Juli.

Pemerintah bulan lalu memberikan wewenang walikota setempat untuk membuka kembali bisnis seperti penata rambut dan tukang cukur, bersama dengan museum dan perpustakaan.

Di kota yang belum terdapat infeksi virus corona, program percontohan akan mulai melakukan uji coba pembukaan kembali sektor tambahan, kata Duque.

"Kami akan mulai melakukan uji coba pembukaan kembali restoran dan menghadiri ibadah keagamaan," katanya.

Saat ini restoran hanya diperbolehkan menyajikan makanan yang dibawa pulang.

Kolombia telah terpukul oleh langkah-langkah yang diambil untuk memperlambat penyebaran virus corona dan penurunan harga minyak. Minyak mentah adalah salah satu ekspor utama negara dan sumber devisa negara.

Pemerintah mengharapkan ekonomi berkontraksi sebesar 5,5 persen tahun ini. Kolombia telah menangguhkan batas defisit fiskal untuk tahun 2020 dan 2021 dan mengeluarkan miliaran obligasi karena pengangguran meningkat dan bisnis tutup selama karantina.

Semua penerbangan internasional telah ditangguhkan hingga setidaknya 31 Agustus.

Pemerintah mengatakan mereka akan melanjutkan penerbangan internasional pada bulan September.

Sumber: Antara

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Jokowi Sebut Data Terkait Covid-19 di Indonesia sangat Lengkap

Jokowi Sebut Data Terkait Covid-19 di Indonesia sangat Lengkap

News | Rabu, 24 Juni 2020 | 13:29 WIB

Jokowi Apresiasi Gugus Tugas di Daerah Berhasil Tekan Kasus Corona

Jokowi Apresiasi Gugus Tugas di Daerah Berhasil Tekan Kasus Corona

News | Rabu, 24 Juni 2020 | 13:25 WIB

Chelsea Islan Belajar Psikologi selama Pandemi Virus Corona

Chelsea Islan Belajar Psikologi selama Pandemi Virus Corona

Entertainment | Rabu, 24 Juni 2020 | 13:25 WIB

Jokowi: Bersatu Lawan Covid-19 Jadi Navigasi Pemerintah

Jokowi: Bersatu Lawan Covid-19 Jadi Navigasi Pemerintah

News | Rabu, 24 Juni 2020 | 13:21 WIB

Komisi I Dukung Diplomasi RI untuk Pastikan Akses Vaksin Covid-19

Komisi I Dukung Diplomasi RI untuk Pastikan Akses Vaksin Covid-19

DPR | Rabu, 24 Juni 2020 | 13:04 WIB

WHO: Peningkatan Kasus Virus Corona Covid-19 Bukan karena Banyaknya Tes

WHO: Peningkatan Kasus Virus Corona Covid-19 Bukan karena Banyaknya Tes

Health | Rabu, 24 Juni 2020 | 13:19 WIB

New Normal, Simak Risiko Terendah hingga Tertinggi Penularan Covid-19

New Normal, Simak Risiko Terendah hingga Tertinggi Penularan Covid-19

Health | Rabu, 24 Juni 2020 | 13:12 WIB

Terkini

Komitmen ESG Meningkat, Mengapa Data Logistik Masih Jadi Tantangan di Lapangan?

Komitmen ESG Meningkat, Mengapa Data Logistik Masih Jadi Tantangan di Lapangan?

News | Selasa, 05 Mei 2026 | 21:31 WIB

KPK Ingatkan Tunjangan Hakim Ad Hoc Harus Beriringan dengan Perbaikan Sistem Peradilan

KPK Ingatkan Tunjangan Hakim Ad Hoc Harus Beriringan dengan Perbaikan Sistem Peradilan

News | Selasa, 05 Mei 2026 | 21:26 WIB

AI Diklaim Bisa Jadi Solusi Mitigasi Banjir Rob dan Krisis Air Bersih, Gimana Caranya?

AI Diklaim Bisa Jadi Solusi Mitigasi Banjir Rob dan Krisis Air Bersih, Gimana Caranya?

News | Selasa, 05 Mei 2026 | 21:20 WIB

Indonesian Proposal Jadi Fokus Pertemuan Indonesia dan United Kingdom Intellectual Property Office

Indonesian Proposal Jadi Fokus Pertemuan Indonesia dan United Kingdom Intellectual Property Office

News | Selasa, 05 Mei 2026 | 21:16 WIB

Idul Adha 2026 Tanggal Berapa? Penetapan Versi Muhammadiyah dan Pemerintah Diprediksi Sama

Idul Adha 2026 Tanggal Berapa? Penetapan Versi Muhammadiyah dan Pemerintah Diprediksi Sama

News | Selasa, 05 Mei 2026 | 21:13 WIB

33 Tahun Kasus Marsinah Stagnan, Aktivis: Keadilan Tidak Bisa Digantikan Seremoni Gelar Pahlawan!

33 Tahun Kasus Marsinah Stagnan, Aktivis: Keadilan Tidak Bisa Digantikan Seremoni Gelar Pahlawan!

News | Selasa, 05 Mei 2026 | 20:42 WIB

Daftar Harga Kambing Kurban 2026 Terbaru Mulai Rp1 Jutaan, Cek Rekomendasinya di Sini!

Daftar Harga Kambing Kurban 2026 Terbaru Mulai Rp1 Jutaan, Cek Rekomendasinya di Sini!

News | Selasa, 05 Mei 2026 | 20:42 WIB

Krisis Pengawas, DIY Hanya Miliki 24 Penilik untuk Ribuan PAUD Non-Formal

Krisis Pengawas, DIY Hanya Miliki 24 Penilik untuk Ribuan PAUD Non-Formal

News | Selasa, 05 Mei 2026 | 20:38 WIB

50 Santriwati Dicabuli, Komnas HAM Desak Polisi Jerat Kiai di Pati Pakai UU TPKS

50 Santriwati Dicabuli, Komnas HAM Desak Polisi Jerat Kiai di Pati Pakai UU TPKS

News | Selasa, 05 Mei 2026 | 20:34 WIB

Kader PSI Bro Ron Jadi Korban Pemukulan, Ahmad Ali: Siapapun Pelakunya Harus Bertanggung Jawab

Kader PSI Bro Ron Jadi Korban Pemukulan, Ahmad Ali: Siapapun Pelakunya Harus Bertanggung Jawab

News | Selasa, 05 Mei 2026 | 20:26 WIB