Fadli Zon Anggap Kartu Prakerja Program Pemborosan, Ada 4 Catatan Penting

Rendy Adrikni Sadikin, Rifan Aditya

Kamis, 25 Juni 2020 | 07:29 WIB
Fadli Zon Anggap Kartu Prakerja Program Pemborosan, Ada 4 Catatan Penting
Ilustrasi Fadli Zon. (Suara.com/Ema Rohima)

Suara.com - Anggota DPR RI dari fraksi Partai Gerindra, Fadli Zon menganggap Kartu Prakerja sebagai program pemborosan. Ia pun menyebutkan ada 4 catatan terkait program tersebut.

Fadli Zon juga memprediksi program Kartu Prakerja akan menimbulkan masalah hukum dan politik di masa depan.

Hal ini disampaikan Fadli saat hadir dalam acara Mata Najwa bertajuk "Diimpit di Masa Sulit" yang tayang pada Rabu (25/6/2020) malam.

Kartu Prakerja, menurut Fadli Zon, merupakan program yang tidak tepat sasaran. Terlebih situasi ekonomi saat ini tengah diterjang oleh pandemi virus corona atau Covid-19.

"Menurut saya, jelas satu program yang pemborosan, tidak relevan, tidak tepat sasaran dan seharusnya dihentikan," kata Fadli Zon.

Mantan Wakil Ketua DPR RI ini lantas melontarkan empat cacatan untuk program Kartu Prakerja.

"Yang pertama adalah tidak relevan dengan situasi Covid ini," ucapnya.

Masyarakat yang ekonominya terdampak akibat pandemi ini lebih membutuhkan uang tunai, menurut Fadli Zon. Ia menyarankan agar sebaiknya pemerintah memberikan bantuan langsung tunai (BLT) saja.

"Yang kedua, skemanya saja tadi bermasalah. Jadi, tidak jelas skemanya. Kemudian validasi data juga lemah, tidak ada satu verifikasi," ujar Fadli.

baca juga

Ia mengambil contoh saat salah satu pimpinan redaksi dari sebuah berita online dapat ikut mendaftar Kartu Prakerja dengan mudah.

Selain itu, Fadli Zon merasa perusahaan yang ditunjuk pemerintah sebagai mitra program Kartu Prakerja tidak berkompeten. Banyak pelatihan dalam program tersebut yang sebenarnya bisa diperoleh secara gratis.

"Tetapi alasan dari direktur ekeskutif tadi, menurut saya alasan yang sangat sumir, kalau untuk mengatakan sekian waktu-sekian waktu, udah lah, masyarakat juga memprotes ini dan ingin menghemat dana ini," katanya.

Fadli mengkritik pemerintah untuk tidak memakai dana yang dimiliki dengan media-media seperti ini, seperti memakai sistem online. Sebab tidak semua masyarakat dapat mengakses.

Ia menyakini program tersebut akan menjadi masalah hukum ataupun juga politik di masa mendatang.

"Menurut saya, ini akan menjadi masalah hukum di kemudian hari dan menjadi masalah politik di kemudian hari," pungkas Fadli Zon.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Penjual Rendang Online Sukses Rayu Fadli Zon, Pernah Diorder Fahri Hamzah

Penjual Rendang Online Sukses Rayu Fadli Zon, Pernah Diorder Fahri Hamzah

Jogja | Rabu, 24 Juni 2020 | 15:35 WIB

Fahri Hamzah Curhat Harga Tes Corona Mahal, Fadli Zon: Peluang Bisnis Baru

Fahri Hamzah Curhat Harga Tes Corona Mahal, Fadli Zon: Peluang Bisnis Baru

News | Rabu, 24 Juni 2020 | 13:31 WIB

Dirayu Penjual Rendang, Fadli Zon Akhirnya Luluh Rogoh Koceknya

Dirayu Penjual Rendang, Fadli Zon Akhirnya Luluh Rogoh Koceknya

News | Rabu, 24 Juni 2020 | 08:20 WIB

Terkini

Advokat Ingatkan RUU Perampasan Aset, Minta Harta Pejabat Sebelum Menjabat Tak Ikut Disita

Advokat Ingatkan RUU Perampasan Aset, Minta Harta Pejabat Sebelum Menjabat Tak Ikut Disita

News | Rabu, 28 Oktober 2026 | 12:17 WIB

Pertamina Patra Niaga Intensifkan Penyaluran BBM, Pelayanan SPBU Terus Dioptimalkan

Pertamina Patra Niaga Intensifkan Penyaluran BBM, Pelayanan SPBU Terus Dioptimalkan

Bisnis | Rabu, 28 Oktober 2026 | 12:11 WIB

Blue Dragon Film Awards ke-47 Umumkan Nominasi, HOPE Pimpin 10 Nominasi

Blue Dragon Film Awards ke-47 Umumkan Nominasi, HOPE Pimpin 10 Nominasi

Your Say | Rabu, 28 Oktober 2026 | 12:10 WIB

Anime BLEACH Tamat Setelah 22 Tahun, Perjalanan Ichigo Resmi Berakhir

Anime BLEACH Tamat Setelah 22 Tahun, Perjalanan Ichigo Resmi Berakhir

Your Say | Rabu, 28 Oktober 2026 | 12:09 WIB

Ada 53 Titik Demo Hari Sumpah Pemuda di Jakarta, 1.249 Polisi Disiagakan Atur Lalu Lintas

Ada 53 Titik Demo Hari Sumpah Pemuda di Jakarta, 1.249 Polisi Disiagakan Atur Lalu Lintas

News | Rabu, 28 Oktober 2026 | 12:08 WIB

ASCOPE ke-51 di Bali Perkuat Resiliensi Rantai Pasok Energi Kawasan ASEAN

ASCOPE ke-51 di Bali Perkuat Resiliensi Rantai Pasok Energi Kawasan ASEAN

Bisnis | Rabu, 28 Oktober 2026 | 12:07 WIB

Jelang Aksi 28 Oktober, Pemerintah Minta Aparat Humanis

Jelang Aksi 28 Oktober, Pemerintah Minta Aparat Humanis

News | Rabu, 28 Oktober 2026 | 12:06 WIB

Viral Pembalut Kena Pajak, Netizen Merasa Aneh Padahal untuk Kebutuhan Biologis Primer

Viral Pembalut Kena Pajak, Netizen Merasa Aneh Padahal untuk Kebutuhan Biologis Primer

News | Rabu, 28 Oktober 2026 | 12:05 WIB

Dini Hari Kelam di Cigudeg, Motor Trail Honda CRF Milik Warga Wargajaya Raib

Dini Hari Kelam di Cigudeg, Motor Trail Honda CRF Milik Warga Wargajaya Raib

Bogor | Rabu, 28 Oktober 2026 | 12:02 WIB

Aksi Unjuk Rasa Jakarta Tak Ubah Jadwal Kereta Gambir, KAI Imbau Penumpang Berangkat Lebih Awal

Aksi Unjuk Rasa Jakarta Tak Ubah Jadwal Kereta Gambir, KAI Imbau Penumpang Berangkat Lebih Awal

News | Rabu, 28 Oktober 2026 | 12:01 WIB

×