Tertinggi di Jaktim, 173 Warga di Kecamatan Duren Sawit Positif Corona

Dwi Bowo Raharjo Suara.Com
Jum'at, 26 Juni 2020 | 18:59 WIB
Tertinggi di Jaktim, 173 Warga di Kecamatan Duren Sawit Positif Corona
Pedagang Pasar Pondok Bambu, Duren Sawit, Jakarta Timur, mengantre tes usap oleh petugas Puskesmas setempat, Jumat (26/6/2020). (ANTARA/HO-Kominfotik Jaktim)

Suara.com - Kecamatan Duren Sawit menjadi wilayah dengan angka kasus covid-19 tertinggi di Jakarta Timur. Data terbaru 173 warga positif corona.

"Angka kasus tersebut menempati posisi ketiga tertinggi kecamatan rawan penularan COVID-19 di Provinsi DKI Jakarta," kata Penanggung Jawab Surveilans Puskesmas Kecamatan Duren Sawit, Nurmaulia Rizki, di Jakarta, Jumat (26/6/2020).

Pernyataan disampaikan Nurmaulia saat memimpin kegiatan tes usap massal yang diikuti 60 pedagang di Pasar Pondok Bambu.

Berlatar belakang angka kasus yang tinggi, pihak Kecamatan Duren Sawit mengintensifkan pengecekan kesehatan masyarakat untuk mengantisipasi penularan penyakit yang lebih luas.

Kegiatan tes usap diintensifkan dengan cara 'jemput bola' dengan mendatangi kerumunan masyarakat, terutama pada kawasan pasar yang merupakan klaster baru penyebaran COVID-19.

Kegiatan tes usap dilakukan secara mendadak dengan menyisir para pedagang di setiap kios maupun lapak.

Pedagang yang berpotensi tertular penyakit COVID-19 kemudian dibawa petugas Puskesmas maupun kelurahan setempat menuju lokasi tes usap di pelataran parkir pasar.

Petugas kesehatan menggunakan alat pelindung diri (APD) lengkap mendata satu per satu keluhan kesehatan pedagang yang mengantre secara tertib.

Petugas dari kepolisian, TNI, serta Satpol PP mengawasi jalannya kegiatan itu.

Baca Juga: Jahat Banget, Keponakan Fitnah Pamannya Kena Corona hingga Dikucilkan Warga

Sementara Lurah Pondok Bambu, Angga Sastra Amidjaya, yang mendampingi di lokasi mengaku prihatin dengan angka kasus yang tinggi di wilayahnya.

"Justru tes massal itu digelar dalam rangka memutus mata rantai penyebaran COVID-19. 'Swab test' dengan metode PCR (Polymerase Chain Reaction) dilakukan untuk mendiagnosa penyakit," ujarnya.

Kegiatan serupa akan digelar secara bergelombang mengingat pedagang di pasar itu sedang menjalani protokol kesehatan berupa mekanisme dagang ganjil genap.

“Semakin banyak mengikuti 'swab test' maka semakin banyak kami bisa mematahkan penyebaran COVID-19," katanya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI