Jalur Pantura Antara Surabaya-Semarang Rawan Penularan Covid-19

Chandra Iswinarno, Erick Tanjung

Senin, 29 Juni 2020 | 15:44 WIB
Jalur Pantura Antara Surabaya-Semarang Rawan Penularan Covid-19
Ilustrasi corona dan peta Indonesia

Suara.com - Tim data KawalCOVID19.id jalur pantai utara atau pantura yang menghubungkan Surabaya, Jawa Timur dan Semarang, Jawa Tengah berisiko lebih tinggi untuk penularan Virus Corona.

Kesimpulan tersebut disampaikan berdasarkan pengamatan data yang dilakukan antara 14 Juni hingga 28 Juni 2020. Lantaran itu, daerah-daerah sekitar wilayah pantura tersebut harus dimitigasi agar kurva epidemi bisa turun pada September 2020.

Kondisi terlihat dari merahnya peta jalur pantai utara antara Surabaya-Semarang, yang melewati Gresik, Tuban, Lasem, Rembang, kecuali Pati, Kudus dan Demak kemudian masuk Semarang.

"Demikian pula kabupaten-kabupaten yang bersebelahan dengan jalur pantura seperti Bojonegoro, Blora, Grobogan memiliki risiko yang lebih tinggi karena interaksi warga lokal dengan penduduk kabupaten sebelahnya," kata Koordinator data KawalCOVID19.id Ronald Bessie dalam keterangan pers, Senin (29/6/2020).

Tren penularan via pantura antara Surabaya-Semarang semakin jelas terlihat selama dua minggu terakhir. Di sisi lain, jalur pantura Semarang-Jakarta tidak menunjukkan kenaikan risiko walaupun merupakan bagian dari rute yang sama.

"Di Indeks Kewaspadaan, hal ini disebabkan karena kota-kota pantura antara Semarang-Jakarta memiliki Rasio Lacak-Isolasi dan rasio testing yang lebih baik daripada kota-kota di jalur Surabaya-Semarang,” ujarnya.

Sekretaris Jenderal Masyarakat Transportasi Indonesia Harya S Dillon mengatakan, sebaran Indeks Kewaspadaan tersebut mengindikasikan bahwa risiko infeksi berkorelasi dengan simpul-simpul transportasi. Oleh karena itu, selain penegakan protokol kesehatan yang sudah diatur, karantina, testing dan pelacakan kontak tetap perlu dilakukan.

"Ingat, virusnya tidak pilih-pilih, semua bisa tertular dan menulari, tidak hanya penumpang pesawat atau bus, tapi juga pengguna mobil pribadi. Kalau kita tidak disiplin, virusnya akan terus menyebar," kata dia.

Terkait dengan tingginya tingkat kewaspadaan Covid-19 di jalur pantura Semarang-Surabaya, epidemiolog dari Fakultas Kedokteran Universitas Gadjah Mada Bayu Satria Wiratama menyampaikan, pemerintah kota/kabupaten perlu menerapkan protokol kesehatan yang ketat pada setiap pintu masuk kota/kabupaten. Terutama area peristirahatan, pom bensin, rumah makan, terminal bus dan stasiun kereta.

baca juga

Protokol kesehatan ini meliputi pemisahan tempat makan/singgah bagi orang dari luar kota dengan warga setempat. Pemantauan ketat dengan pendataan identitas bagi orang-orang yang masuk ke daerah termasuk mereka yang transit. Kemudian menutup jalan tikus antar kota dan penyuluhan secara berkala di setiap lokasi yang merupakan pintu masuk daerah.

“Pendataan identitas orang yang masuk, termasuk transit, merupakan salah satu komponen terpenting dalam penanganan Covid-19 di daerah yang menjadi destinasi akhir maupun tempat transit pelaku perjalanan," kata Bayu.

Adanya catatan identitas yang rapi akan memudahkan pemerintah kota/kabupaten untuk melakukan pelacakan kontak (tracing) apabila ada kasus yang diduga berasal dari pelaku perjalanan.

Tentang Indeks Kewaspadaan

Indeks Kewaspadaan KawalCOVID19.id adalah sistem yang memberikan gambaran relatif tentang besarnya risiko penyebaran di level kota/kabupaten. Semakin tinggi skornya, semakin tinggi risikonya.

Hasil penilaian Indeks Kewaspadaan divisualisasikan dalam peta interaktif yang dimutakhirkan tiap hari, di mana semakin tinggi risiko penyebaran, warna kabupaten tersebut akan semakin tua.

Indeks ini dibuat agar publik lebih waspada setelah mendapatkan informasi yang transparan mengenai risiko yang mereka hadapi ketika beraktivitas di luar rumah.

Indeks ini juga memberi gambaran kepada pemerintah provinsi dan kota/kabupaten di mana mereka perlu memfokuskan daya dan upaya untuk menanggulangi wabah Covid-19, apakah di testing, tracing (pelacakan kontak dan isolasi), atau treatment (pengobatan dan perawatan).

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

KawalCovid-19 Luncurkan Indeks Kewaspadaan

KawalCovid-19 Luncurkan Indeks Kewaspadaan

News | Selasa, 23 Juni 2020 | 22:35 WIB

Aktivis Kawal Covid-19: Pusat Tak Mau Ada Lockdown, Daerah Tanggung Risiko

Aktivis Kawal Covid-19: Pusat Tak Mau Ada Lockdown, Daerah Tanggung Risiko

News | Selasa, 24 Maret 2020 | 12:54 WIB

Aktivis Kawal Covid-19: Saya Lelah, RI Tak Mau Belajar dari Iran dan Italia

Aktivis Kawal Covid-19: Saya Lelah, RI Tak Mau Belajar dari Iran dan Italia

News | Senin, 16 Maret 2020 | 14:28 WIB

Terkini

Promo Spesial BRI, Makan Enak di Ramen Girl Dapat Potongan Harga!

Promo Spesial BRI, Makan Enak di Ramen Girl Dapat Potongan Harga!

Bri | Minggu, 26 Juli 2026 | 22:30 WIB

Usut Bentrokan Menteng, Polisi Dalami Peran 15 Orang yang Diamankan

Usut Bentrokan Menteng, Polisi Dalami Peran 15 Orang yang Diamankan

News | Minggu, 26 Juli 2026 | 22:28 WIB

Back-to-Back Juara! Kemenangan Fajar/Fikri di China Open 2026 Jadin Titik Balik Ganda Putra RI

Back-to-Back Juara! Kemenangan Fajar/Fikri di China Open 2026 Jadin Titik Balik Ganda Putra RI

Sport | Minggu, 26 Juli 2026 | 22:11 WIB

Undang Wapres Hingga Dedi Mulyadi, Festival Merah Putih Kota Bogor Siap Digelar 9 Agustus

Undang Wapres Hingga Dedi Mulyadi, Festival Merah Putih Kota Bogor Siap Digelar 9 Agustus

Jabar | Minggu, 26 Juli 2026 | 22:06 WIB

Kapitra Ampera Sebut Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Maling Gede

Kapitra Ampera Sebut Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Maling Gede

News | Minggu, 26 Juli 2026 | 22:04 WIB

Misi Lahirkan Srikandi Baru, Kejurnas Panahan Junior 2026 Diikuti 906 Atlet dari 29 Provinsi

Misi Lahirkan Srikandi Baru, Kejurnas Panahan Junior 2026 Diikuti 906 Atlet dari 29 Provinsi

Sport | Minggu, 26 Juli 2026 | 22:00 WIB

Penyelundupan Sabu 2 Kg dari Aceh ke Jakarta Gagal di Bandara Pekanbaru

Penyelundupan Sabu 2 Kg dari Aceh ke Jakarta Gagal di Bandara Pekanbaru

Riau | Minggu, 26 Juli 2026 | 21:41 WIB

Mencekam! Buaya Situ Habibi Sukabumi Terekam Menerkam Anak Sapi di Depan Wisatawan

Mencekam! Buaya Situ Habibi Sukabumi Terekam Menerkam Anak Sapi di Depan Wisatawan

Jabar | Minggu, 26 Juli 2026 | 21:37 WIB

Hari Mangrove Sedunia, Kilang Plaju Perkuat Komitmen Lestarikan Ekosistem Pesisir

Hari Mangrove Sedunia, Kilang Plaju Perkuat Komitmen Lestarikan Ekosistem Pesisir

Sumsel | Minggu, 26 Juli 2026 | 21:21 WIB

Dari Gurih hingga Pedas, Menu Flavor Shake-Up Ajak Pecinta Kuliner Eksplorasi Beragam Rasa

Dari Gurih hingga Pedas, Menu Flavor Shake-Up Ajak Pecinta Kuliner Eksplorasi Beragam Rasa

Lifestyle | Minggu, 26 Juli 2026 | 21:16 WIB

×