Eks Pegawai Starbucks Intip Pengunjung, Ernest: Otak Pelakunya yang Salah

Reza Gunadha, Husna Rahmayunita

Jum'at, 03 Juli 2020 | 14:33 WIB
Eks Pegawai Starbucks Intip Pengunjung, Ernest: Otak Pelakunya yang Salah
Oknum yang diduga pegawai Starbucks melakukan pelecehan seksua(pexels/Dom J & (twitter @_amrcncandy)

Suara.com - Belakangan ulah oknum pegawai Starbuck yang mengintip dada pengunjung dari CCTV menyita atensi publik. Hal ini tak luput dari perhatian Ernest Prakasa.

Komika sekaligus sutradara itu menyoroti persepsi orang yang justru menyalahkan korban pelecehan seksual karena gaya pakaiannya hingga dikaitkan dengan peribahasa 'Nggak ada asap, kalau nggak ada api'.

Ernest secara gamblang menampik tudingan itu. Ia menegaskan, tindak pelecehan terjadi karena pola pikir pelaku itu sendiri bukan tergantung pada pakaian korban.

Pendapat tersebut disampaikan Ernest Prakarsa melalui video IGTV yang diunggah di akun Instagram pribadinya, Selasa (2/7/2020).

"Kalau selama ini kalian mikir, kekerasan seksual identik dengan pakaian seksi yang mengumbar bentuk tubuh ternyata tidak. Ternyata karena otak pelaku, pelakunya yang salah," ucap Ernest seperti dikutip Suara.com.

Klaim tersebut, kata Ernest mengacu pada hasil survei resmi yang menyatakan bahwa kekerasaan seksual terjadi kepada perempuan dengan berbagai jenis pakaian, termasuk yang mengenakan baju longgar dan hijab sekalipun.

"Soal analogi, nggak ada asap kalau nggak ada api, itu reaksi alami, pokoknya itu terjadi dengan sendirinya enggak ada proses decisioan making di situ. Ada gula ada semut ya itu insting untuk survive," imbuhnya.

Ernest Prakasa komentari soal anggapan tindakan pelecehan terjadi karena pakaian. (Instagram/@ernestprakasa)
Ernest Prakasa komentari soal anggapan tindakan pelecehan terjadi karena pakaian. (Instagram/@ernestprakasa)

Ia lalu mencontohkan, "Kalau ada cewek seksi kemudian cowok terangsang. Itu salah nggak si cowoknya? Menurut gue enggak. Itu natural. Tapi pertanyaannya follow-upnya apa? Apa yang dilakukan sama cowok ini?""

Menurut Ernest, semua tindakan orang itu bergantung pada decision making atau proses pengambilan keputusan berdasarkan logika dan hati nurani. Hal inilah yang membedakan antara manusia dan binatang.

baca juga

"Kita tahu apa yang boleh, apa yang enggak. Ada batasan antaran baik dan buruk, norma, moral dan etika. Itukan yang nggak ada di binatang," tukas Ernest.

Sementara di akhir video, Ernest lantas menyampaikan kepada publik untuk lebih memandang sesuatu secara terbuka.

"Please do educate your self (Tolonglah didik diri kita-- red), cari tahu apa iya pakaian terbuka mengundang perkosaan? Benar gak? Gue udah pasrah sama generasi di atas soal ini. Tapi, kita masih bisa merubah generasi yang ada di bawah," kata Ernest memungkasi.

Sebelumnya, dua oknum pegawai Starbucks Indonesia D dan K kedapatan mengintip payudara pengujung melalui CCTV. Seorang pelaku membagikan ulah tersebut melalui akun Insta Story pribadinya.

Aksi pegawai Starbucks intip  dada pengunjung menuai kecaman publik. Pihak Starbuck pun langsung mengambil tindakan tegas dengan memecat pelaku.

Terkini, Polres Metro Jakarta Utara telah mengamankan kedua pelaku lantaran diduga telah melakukan pelecehan seksual.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Oknum Barista Starbucks Intip Payudara Pelanggan, Idap Voyeur?

Oknum Barista Starbucks Intip Payudara Pelanggan, Idap Voyeur?

Banten | Jum'at, 03 Juli 2020 | 12:03 WIB

Intip Payudara Pengunjung dari CCTV, 2 Eks Pegawai Starbucks Ditangkap!

Intip Payudara Pengunjung dari CCTV, 2 Eks Pegawai Starbucks Ditangkap!

News | Jum'at, 03 Juli 2020 | 11:18 WIB

Viral Video Intip Belahan Dada Lewat CCTV, Starbucks Pecat Pegawainya

Viral Video Intip Belahan Dada Lewat CCTV, Starbucks Pecat Pegawainya

Lifestyle | Kamis, 02 Juli 2020 | 15:48 WIB

Terkini

Bukan Buang Duit, Ini Alasan Sewa Mobil Dinas Tangsel Lebih Hemat Ketimbang Beli

Bukan Buang Duit, Ini Alasan Sewa Mobil Dinas Tangsel Lebih Hemat Ketimbang Beli

News | Selasa, 14 Juli 2026 | 22:02 WIB

Kapolri Temui Jaksa Agung dan Panglima TNI, Redam Friksi Kasus Febrie Adriansyah

Kapolri Temui Jaksa Agung dan Panglima TNI, Redam Friksi Kasus Febrie Adriansyah

News | Selasa, 14 Juli 2026 | 21:56 WIB

Terungkap! Motif Siswa Padang Ledakkan Bom, Dendam Dibully Sejak SD

Terungkap! Motif Siswa Padang Ledakkan Bom, Dendam Dibully Sejak SD

News | Selasa, 14 Juli 2026 | 21:48 WIB

Adian Napitupulu Terima Buku Anotasi KUHAP, Ini Fungsinya

Adian Napitupulu Terima Buku Anotasi KUHAP, Ini Fungsinya

News | Selasa, 14 Juli 2026 | 21:43 WIB

Tragedi di Balik Tembok Pesantren: Mengurai Kasus Santri Dibakar di Lombok

Tragedi di Balik Tembok Pesantren: Mengurai Kasus Santri Dibakar di Lombok

News | Selasa, 14 Juli 2026 | 21:40 WIB

Bupati Mojokerto Berangkatkan 30 Siswa Sekolah Rakyat ke Kediri untuk Tahun Ajaran 2026/2027

Bupati Mojokerto Berangkatkan 30 Siswa Sekolah Rakyat ke Kediri untuk Tahun Ajaran 2026/2027

News | Selasa, 14 Juli 2026 | 21:32 WIB

Rugikan Masyarakat, Gubsu Bobby Minta Pertamina Bereskan Persoalan Distribusi BBM Dalam Dua Hari

Rugikan Masyarakat, Gubsu Bobby Minta Pertamina Bereskan Persoalan Distribusi BBM Dalam Dua Hari

News | Selasa, 14 Juli 2026 | 21:29 WIB

Menhut Raja Juli Soal Inpres Gajah: 9 Menteri Wajib Jaga Habitat Nona Seroja dan Bang Domang

Menhut Raja Juli Soal Inpres Gajah: 9 Menteri Wajib Jaga Habitat Nona Seroja dan Bang Domang

News | Selasa, 14 Juli 2026 | 21:12 WIB

Legislator PDIP Tegaskan RUU Perampasan Aset Jalan Terus: Kita Geber Sampai Sah!

Legislator PDIP Tegaskan RUU Perampasan Aset Jalan Terus: Kita Geber Sampai Sah!

News | Selasa, 14 Juli 2026 | 20:53 WIB

Teror Bom di SD Srengseng, Wakil Ketua Komisi X Desak Polisi Usut Tuntas

Teror Bom di SD Srengseng, Wakil Ketua Komisi X Desak Polisi Usut Tuntas

News | Selasa, 14 Juli 2026 | 20:45 WIB

×