Kementan Bikin Kalung Antivirus, Sherina Munaf: Takhayul yang Diilmiahkan

Minggu, 05 Juli 2020 | 15:41 WIB
Kementan Bikin Kalung Antivirus, Sherina Munaf: Takhayul yang Diilmiahkan
Sherina Munaf. (Instagram)

Suara.com - Aktris dan penyanyi Sherina Munaf ikut angkat bicara soal rencana Kementerian Pertanian (Kementan) menjual kalung antivirus corona. Kalung ini diklaim bisa membunuh virus SARS-CoV-2 penyebab Covid-19 hingga 80%.

Namun, hal tersebut diragukan oleh berbagai kalangan, salah satunya adalah Sherina. Ia meragukan klaim Kementan dan menunggu kajian ilmiah tentang kalung tersebut.

"Ditunggu jurnal ilmiah kalung eucalyptus VS Covid-19 nya. Saya terima kalau saya blunder," tulis @sherinasinna via Twitter.

Ia bahkan dengan tegas mengatakan kalung tersebut adalah bentuk takhayul yang diilmiahkan. Putri mantan Kepala Badan Ekonomi Kreatif itu berharap tak ada nyawa yang menjadi korban akibat klaim sepihak dari pihak Kementan.

"Semoga nyawa tidak melayang karena takhayul yang diilmiahkan," katanya.

Cuitan Sherina Munaf soal kalung anti corona dari Kementan (Twitter).
Cuitan Sherina Munaf soal kalung anti corona dari Kementan (Twitter).

Sebelumnya, Sherina sempat mengawali cuitannya tentang kalung kontroversial itu dengan sindiran jika Covid-19 adalah virus, bukan sejenis nyamuk yang bisa dimusnahkan hanya dengan kalung eucalyptus.

"Kalung Antivirus Eucalyptus Anti Corona mau diproduksi massal? Setahu saya Covid-19 itu virus. Bukan nyamuk," tulisnya.

Namun, ia meralat ucapannya karena menyebut Covid-19 sebagai virus. Yang benar, Covid-19 adalah jenis penyakitnya, sementara SARS-CoV-2 adalah nama virus yang menyebabkan penyakit tersebut.

"Saya salah. Covid-19 adalah penyakitnya, yang disebabkan oleh Virusnya: SARS-CoV-2. Tapi untuk memperjelas, tetap bukan nyamuk," katanya.

Baca Juga: Tak Setuju Kalung Eukaliptus Disebut Antivirus Corona, Pakar: Butuh Riset

Cuitan itu pun mendapat dukungan dari banyak warganet. Mereka juga meragukan klaim Kementan yang mengatakan kalung tersebut bisa membunuh virus corona hingga 80%.

"Penelitiannya baru sebatas molecular docking kak (komputasi), jadi belum diuji keefektifannya pada hewan dan manusia (uji klinik dan klinik). Jadi kajiannya masih awal/pendahuluan banget. Tapi sudah dijadikan produk. So, ya begitulah," tulis @kr_senda.

"Ya harusnya produk yang dipasarkan itu yang sudah teruji ke hewan/manusia. Ini lucu sih ya kalo keluar dari lembaga pemerintahan. Apa nggak ada satu orang pun di kementerian tersebut yang berpendidikan?" kata @ObbieNugraha.

"Benar sekali! Nyawa bisa melayang jika takhayul ini diilmiahkan. Parahnya, masih banyak warga Indonesia percaya takhayul. Lucu kalau dibayangin, orang-orang memakai kalung ini dan keluar rumah dengan perasaan kebal virus," kata @iindraxe.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Seberapa Sehat Jam Tidurmu Selama Bulan Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Paling Cocok Jadi Takjil Apa saat Buka Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis: Jajal Seberapa Jawamu Lewat Tebak Kosakata Jatuh
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tebak Jokes Bapak-bapak, Cek Seberapa Lucu Kamu?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 20 Soal Matematika Kelas 9 SMP Materi Statistika dan Peluang
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI