Anies Dapat Kiriman Karangan Bunga Protes PPDB, Publik: Salah Alamat

Reza Gunadha | Rifan Aditya | Suara.com

Selasa, 07 Juli 2020 | 13:05 WIB
Anies Dapat Kiriman Karangan Bunga Protes PPDB, Publik: Salah Alamat
Penampakan karangan bunga di Balai Kota bentuk protes orang tua murid soal PPBD DKI. (Suara.com/Fakhri).

Suara.com - Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan dikirim karangan bunga dari orang tua murid yang memprotes Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB).

Karangan bunga itu terlihat mulai berjejer di kantor Anies, Balai Kota DKI Jakarta, pada Senin (6/7/2020). Sejumlah karangan bunga memenuhi pagar pintu masuk.

Karangan bunga ini dilengkapi dengan berbagai tulisan sebagai sikap protes orang tua murid terhadap PPDB.

Misalnya kalimat sindiran berupa ucapan terima kasih kepada Anies dan Kepala Dinas Pendidikan DKI Nahdiana yang dianggap menutup kesempatan bagi siswa cerdas.

"Terima kasih pak Gubernur dan ibu Disdik anda sudah menghilangkan generasi yang cerdas dengan kebijakan anda yang bodoh," tulis salah satu karangan bunga yang dikutip Suara.com.

Ada juga karangan bunga yang tertulis, "Selamat Kepada Disdik dan Gubernur DKI atas kebijakan PPDB DKI 2020 yang kekejamannya lebih mematikan daripada virus corona."

Karangan bunga lain berisi pernyataan RIP (Rest In Peace) Pendidikan Indonesia yang berasal dari anak-anak lulusan 2020. Mereka kecewa dengan PPDB 2020.

Foto-foto karangan bunga untuk Anies ini viral di media sosial. Bahkan akun Instagram @lambe_turah ikut membagikannya.

Publik pun memberikan berbagai respon. Tidak sedikit yang menilai karangan bunga yang ditujukan kepada Anies ini salah alamat.

Warganet berpendapat seharusnya protes terhadap PPDB lantaran menggunakan sistem seleksi berdasarkan usia ini ditujukan kepada pemerintah pusat. Dalam hal ini adalah Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nadiem Makarim.

"PPDB kebijakan Mendikbud yang berlaku untuk seluruh Indonesia, bukan warga DKI Jakarta saijahh...sepertinya karangan bunga salah alamat...gpp lah rame," kata @cintianur*****.

"Salah alamat kali itu kan bukan dari gubernur," ujar @ibeth_*****.

"Gak bisa nyalahin gubernur juga si ini kan turun dari pemerintah dari menterinya langsung jadi yang paling harus disalahkan menurut gua si ya pa menteri pendidikan," komentar @rahmaupss.

Anies Dikirimi Karangan Bunga Protes PPDB, Publik: Salah Alamat (Instagram)
Anies Dikirimi Karangan Bunga Protes PPDB, Publik: Salah Alamat (Instagram)

Untuk diketahui, Pemprov DKI Jakarta telah membuka PPDB tahun ajaran 2020/2021 mulai Kamis (11/6/2020). Seluruh tahapan dan prosesnya dilakukan secara daring atau online.

Tata cara dan prosesnya ini diatur dalam Surat Keputusan (SK) yang diterbitkan Dinas Pendidikan (Disdik) nomor 501/2020 tentang PPDB Tahun Ajaran 2020/2021.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Tak Tahu Kapan Covid Hilang, PAN Minta Anggaran DKI Dialihkan ke Pendidikan

Tak Tahu Kapan Covid Hilang, PAN Minta Anggaran DKI Dialihkan ke Pendidikan

News | Senin, 06 Juli 2020 | 17:49 WIB

Diprotes Orang Tua Murid, Pemprov DKI Ubah Juknis PPDB 2020

Diprotes Orang Tua Murid, Pemprov DKI Ubah Juknis PPDB 2020

News | Senin, 06 Juli 2020 | 14:45 WIB

Anies Dikirimi Karangan Bunga Ortu Murid Penolak PPDB: Kebijakan Anda Bodoh

Anies Dikirimi Karangan Bunga Ortu Murid Penolak PPDB: Kebijakan Anda Bodoh

News | Senin, 06 Juli 2020 | 13:47 WIB

Terkini

Mahfud MD: Komisi Reformasi Fokus Benahi Sistem Karier Polri, Bukan Usul Nama Ganti Kapolri

Mahfud MD: Komisi Reformasi Fokus Benahi Sistem Karier Polri, Bukan Usul Nama Ganti Kapolri

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 13:47 WIB

Mensos Gus Ipul Berencana Temui KPK Besok, Laporkan Proses Pengadaan di Sekolah Rakyat

Mensos Gus Ipul Berencana Temui KPK Besok, Laporkan Proses Pengadaan di Sekolah Rakyat

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 13:47 WIB

Hujan Masih Guyur Jabodetabek di Tengah Kemarau, Begini Penjelasan BMKG

Hujan Masih Guyur Jabodetabek di Tengah Kemarau, Begini Penjelasan BMKG

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 13:19 WIB

Bertemu Prabowo 2,5 Jam, Mahfud MD Blak-blakan Soal 'Penyakit' di Tubuh Polri

Bertemu Prabowo 2,5 Jam, Mahfud MD Blak-blakan Soal 'Penyakit' di Tubuh Polri

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 13:15 WIB

Bukan Misi Rahasia! BAIS TNI: Motif Anggota Siram Air Keras ke Andrie Yunus karena Sakit Hati

Bukan Misi Rahasia! BAIS TNI: Motif Anggota Siram Air Keras ke Andrie Yunus karena Sakit Hati

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 13:14 WIB

KPK Cecar Fadia Arafiq Soal Penukaran Valas yang Diduga dari Hasil Korupsi

KPK Cecar Fadia Arafiq Soal Penukaran Valas yang Diduga dari Hasil Korupsi

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 13:07 WIB

Kena Penggusuran, Belasan Penghuni Rumdis PAM Jaya Benhil Dapat Rp50 Juta dan Rusun Gratis

Kena Penggusuran, Belasan Penghuni Rumdis PAM Jaya Benhil Dapat Rp50 Juta dan Rusun Gratis

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 13:07 WIB

Niat Mulia Berujung Duka: Pria Berbaju Koko Tewas Dihantam KRL Saat Lerai Tawuran di Duren Sawit

Niat Mulia Berujung Duka: Pria Berbaju Koko Tewas Dihantam KRL Saat Lerai Tawuran di Duren Sawit

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 12:28 WIB

Alibi Janggal Anggota BAIS Penyiram Air Keras Andrie Yunus saat Diinterogasi Atasan

Alibi Janggal Anggota BAIS Penyiram Air Keras Andrie Yunus saat Diinterogasi Atasan

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 12:13 WIB

Serangan Israel ke Lebanon Selatan Tewaskan 2.702 Orang, Lukai Ribuan Warga Sipil Sejak Maret

Serangan Israel ke Lebanon Selatan Tewaskan 2.702 Orang, Lukai Ribuan Warga Sipil Sejak Maret

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 12:09 WIB