Pengikut Neo Nazi Diminta Tularkan Virus Corona ke Muslim dan Yahudi

Reza Gunadha | Arief Apriadi | Suara.com

Kamis, 09 Juli 2020 | 10:41 WIB
Pengikut Neo Nazi Diminta Tularkan Virus Corona ke Muslim dan Yahudi
Ilustrasi Neo-Nazi. [Tobias SCHWARZ / AFP]

Suara.com - Kelompok Neo-Nazi dikabarkan mendorong para pengikutnya untuk secara sengaja menginfeksi kaum Muslim dan Yahudi dengan virus Corona, menurut sebuah laporan yang diberitakan The Independent, Kamis (9/7/2020).

Sebuah penelitian yang dilakukan Komisi untuk Melawan Ekstrimisme di Inggris, mengatakan kelompok ekstrimis sengaja mengeksploitasi ujaran kebencian di tengah pandemi.

“Kami telah mendengar laporan tentang aktivis sayap kanan Inggris dan kelompok neo-Nazi yang mempromosikan narasi anti-minoritas," tulis laporan tersebut.

"Mereka mendorong pengikut untuk secara sengaja menginfeksi kelompok, termasuk komunitas Yahudi, dan para Islamis yang menyebarkan narasi anti-demokrasi dan anti-Barat."

Penelusuran The Independet juga menemukan lonjakan ujaran kebencian yang terjadi di media sosial. Banyak orang justru merayakan kematian minoritas kulit hitam dan etnis lain akibat virus Corona.

Ilustrasi rasisme. (Shutterstock)
Ilustrasi rasisme. (Shutterstock)

Satu kelompok neo-Nazi juga mengomentari saran kesehatan yang didistribusikan kepada umat Islam dengan mengatakan "Semoga mereka mengabaikan pemberitahuan ini".

Kelompok ekstrimis lain berusaha menyalahkan Muslim sebagai penyebar virus Corona dan membagikan rekaman palsu yang mengklaim tempat ibadah tetap dibuka dan melanggar aturan pembatasan sosial.

Komisi untuk Melawan Ekstrimisme memperingatkan politisi dan situs web sayap kanan yang ekstrem telah memanfaatkan pandemi untuk mendorong pesan anti-imigran, menormalkan intoleransi dan kebencian terhadap komunitas etnis, ras, dan agama.

“Dampak jangka pendek dan jangka panjang dari pandemi Covid-19 dapat menciptakan kondisi yang kondusif bagi ekstremisme," tulis laporan tersebut.

"Ekstremis akan berupaya memanfaatkan ini untuk menyebabkan ketidakstabilan, ketakutan, dan perpecahan jangka panjang di Inggris."

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Peneliti Klaim Vaksin BCG Bisa Lindungi Diri dari Covid-19, ini Kata WHO

Peneliti Klaim Vaksin BCG Bisa Lindungi Diri dari Covid-19, ini Kata WHO

Health | Kamis, 09 Juli 2020 | 10:03 WIB

Ajaib! Perempuan Mesir Berusia 107 Tahun Sembuh dari Corona

Ajaib! Perempuan Mesir Berusia 107 Tahun Sembuh dari Corona

News | Kamis, 09 Juli 2020 | 09:05 WIB

Virus Corona Bikin Christian Bautista Melek Teknologi

Virus Corona Bikin Christian Bautista Melek Teknologi

Entertainment | Kamis, 09 Juli 2020 | 07:36 WIB

Virus Corona Belum Berakhir Meski New Normal, Rina Nose Waspada

Virus Corona Belum Berakhir Meski New Normal, Rina Nose Waspada

Entertainment | Kamis, 09 Juli 2020 | 07:14 WIB

Sulitnya Akses Kondom di Indonesia saat Pandemi Covid-19

Sulitnya Akses Kondom di Indonesia saat Pandemi Covid-19

Video | Kamis, 09 Juli 2020 | 10:00 WIB

Terkini

Ironi Pelapor Mafia Tanah Jadi Tersangka Fitnah, Kini Minta Perlindungan LPSK

Ironi Pelapor Mafia Tanah Jadi Tersangka Fitnah, Kini Minta Perlindungan LPSK

News | Selasa, 26 Mei 2026 | 23:57 WIB

Bantah Main Mata, PMJ Tegaskan Kasus Andrie Yunus Tak Dihentikan Diam-diam

Bantah Main Mata, PMJ Tegaskan Kasus Andrie Yunus Tak Dihentikan Diam-diam

News | Selasa, 26 Mei 2026 | 23:45 WIB

Dukung Putusan MK, Dasco Pastikan Syarat Keterwakilan Perempuan Masuk RUU Pemilu

Dukung Putusan MK, Dasco Pastikan Syarat Keterwakilan Perempuan Masuk RUU Pemilu

News | Selasa, 26 Mei 2026 | 23:07 WIB

Dasco Dukung Putusan MK soal Parpol Tanpa 30 persen Caleg Perempuan Bakal Gugur

Dasco Dukung Putusan MK soal Parpol Tanpa 30 persen Caleg Perempuan Bakal Gugur

News | Selasa, 26 Mei 2026 | 22:49 WIB

Pemerataan Pendidikan, Anak-Anak di Daerah Terpencil Bogor Kini Punya Gedung Sekolah Dasar Baru

Pemerataan Pendidikan, Anak-Anak di Daerah Terpencil Bogor Kini Punya Gedung Sekolah Dasar Baru

News | Selasa, 26 Mei 2026 | 22:24 WIB

Lawan Impunitas, Nasib Kasus Air Keras Andrie Yunus Ditentukan 2 Juni

Lawan Impunitas, Nasib Kasus Air Keras Andrie Yunus Ditentukan 2 Juni

News | Selasa, 26 Mei 2026 | 22:10 WIB

Kementerian PANRB dan Kemenkes Perkuat SDM Kesehatan Dukung Program Prioritas Presiden

Kementerian PANRB dan Kemenkes Perkuat SDM Kesehatan Dukung Program Prioritas Presiden

News | Selasa, 26 Mei 2026 | 21:42 WIB

Bocoran Der Spiegel: AS Berencana Pangkas Drastis Kontribusi Militer untuk NATO

Bocoran Der Spiegel: AS Berencana Pangkas Drastis Kontribusi Militer untuk NATO

News | Selasa, 26 Mei 2026 | 21:41 WIB

Misteri CCTV 'Gaib' di Kasus Andrie Yunus: Muncul Saat Rilis, Lenyap di Meja Hijau

Misteri CCTV 'Gaib' di Kasus Andrie Yunus: Muncul Saat Rilis, Lenyap di Meja Hijau

News | Selasa, 26 Mei 2026 | 21:35 WIB

Fleksibilitas Kerja ASN Perkuat Budaya Kerja Profesional dan Berbasis Kinerja

Fleksibilitas Kerja ASN Perkuat Budaya Kerja Profesional dan Berbasis Kinerja

News | Selasa, 26 Mei 2026 | 21:29 WIB