Anies: Perluasan Ancol dan Dufan Beda dengan Reklamasi Sebelumnya

Reza Gunadha, Yosea Arga Pramudita

Sabtu, 11 Juli 2020 | 20:26 WIB
Anies: Perluasan Ancol dan Dufan Beda dengan Reklamasi Sebelumnya
Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan

Suara.com - Pemprov DKI Jakarta buka suara ihwal reklamasi perluasan kawasan Ancol dan Dunia Fantasi (Dufan), Jakarta Utara seluas 155 hektare.

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengklaim, perluasan dua kawasan itu berbeda dari reklamasi 17 pulau sebelumnya.

"Apa yang sedang terjadi di kawasan Ancol berbeda dengan reklamasi yang Alhamdulillah sudah kita hentikan dan menjadi janji kita pada masa kampanye itu," ucap Anies dalam keterangan di akun Youtube Pemprov DKI Jakarta, Sabtu (11/7/2020).

Mantan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan itu mengatakan, Ibu Kota adalah daerah yang rawan dari ancaman banjir.

Pasalnya, lebih 30 waduk dan 13 sungai yang mengalami pendangkalan atau sedimentasi.

"Ada lebih dari 30 waduk dan secara alami mengalami sedimentasi. Karena itulah  kemudian Waduk sungai itu dikeruk terus-menerus dan lumpur hasil kerukan itu di kemana kan ? Lumpur itu kemudian ditaruh di kawasan Ancol," jelasnya.

Anies menambahkan, proses reklamasi yang kekinian berlangsung ini guna melindungi warga Jakarta dari ancaman banjir.

Kata Anies, proses yang berlangsung ini menghasilkan 3,4 juta meter kubik yang bisa dimanfaatkan untuk pengembangan kawasan Ancol.

"Proses ini sudah berlangsung cukup panjang bahkan menghasilkan lumpur yang amat banyak 3,4 juta meter kubik. Lumpur ini kemudian dimanfaatkan untuk pengembangan kawasan Ancol jadi ini adalah sebuah kegiatan untuk melindungi Warga Jakarta dari bencana banjir," papar Anies.

baca juga

"Itu bukan proyek untuk melindungi warga Jakarta dari bencana apapun di sana ada pihak swasta berencana membuat kawasan komersial membutuhkan lahan lalu membuat daratan membuat reklamasi," tutup dia.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Ahok Akui Sudah Lebih Dulu Rencanakan Bangun Dufan Bertema Laut

Ahok Akui Sudah Lebih Dulu Rencanakan Bangun Dufan Bertema Laut

News | Sabtu, 11 Juli 2020 | 14:52 WIB

Anies Perluas Dufan dan Ancol, Ahok: Mungkin Sama dengan Reklamasi Dulu

Anies Perluas Dufan dan Ancol, Ahok: Mungkin Sama dengan Reklamasi Dulu

News | Sabtu, 11 Juli 2020 | 14:09 WIB

Neno Warisman soal Doa yang Dinilai Ancam Tuhan, Refly: Kok Terkait Anies?

Neno Warisman soal Doa yang Dinilai Ancam Tuhan, Refly: Kok Terkait Anies?

News | Sabtu, 11 Juli 2020 | 11:59 WIB

Istilah Reklamasi Diganti Perluasan Daratan, PDIP: Anies Bersilat Lidah

Istilah Reklamasi Diganti Perluasan Daratan, PDIP: Anies Bersilat Lidah

News | Jum'at, 10 Juli 2020 | 22:50 WIB

Anies Dianggap Dagang Isu Agama Buat Tameng, PKS: Itu Variasi Wisata Religi

Anies Dianggap Dagang Isu Agama Buat Tameng, PKS: Itu Variasi Wisata Religi

News | Jum'at, 10 Juli 2020 | 20:15 WIB

Bela Reklamasi Ancol, PKS Sebut Reklamasi versi Ahok Merugikan Nelayan

Bela Reklamasi Ancol, PKS Sebut Reklamasi versi Ahok Merugikan Nelayan

News | Jum'at, 10 Juli 2020 | 20:03 WIB

Terkini

Direksi Baru BEI Langsung Temui DPR, Reformasi Pasar Modal dan Integritas Jadi Prioritas

Direksi Baru BEI Langsung Temui DPR, Reformasi Pasar Modal dan Integritas Jadi Prioritas

News | Kamis, 18 Juni 2026 | 20:50 WIB

Kemensos Pastikan 8 Titik Sekolah Rakyat Permanen Masuk Tahap Konstruksi

Kemensos Pastikan 8 Titik Sekolah Rakyat Permanen Masuk Tahap Konstruksi

News | Kamis, 18 Juni 2026 | 20:44 WIB

Kasus Korupsi MBG Meluas, 41 Nama Diduga Terlibat usai Penyidik Telusuri Ponsel Sony Sonjaya

Kasus Korupsi MBG Meluas, 41 Nama Diduga Terlibat usai Penyidik Telusuri Ponsel Sony Sonjaya

News | Kamis, 18 Juni 2026 | 20:39 WIB

Kemendagri Percepat Implementasi SP2D Online untuk Perkuat Digitalisasi Keuangan Daerah

Kemendagri Percepat Implementasi SP2D Online untuk Perkuat Digitalisasi Keuangan Daerah

News | Kamis, 18 Juni 2026 | 20:32 WIB

Kantongi Uang Saku dan Bayar Sendiri Rp233 Juta, Davina Karamoy Beberkan Alur Umrah Bareng Hanania

Kantongi Uang Saku dan Bayar Sendiri Rp233 Juta, Davina Karamoy Beberkan Alur Umrah Bareng Hanania

News | Kamis, 18 Juni 2026 | 20:27 WIB

Mahasiswa Kembali Turun ke Jalan, Pimpinan DPR Siap Temui Massa Aksi Besok

Mahasiswa Kembali Turun ke Jalan, Pimpinan DPR Siap Temui Massa Aksi Besok

News | Kamis, 18 Juni 2026 | 20:22 WIB

BGN Jawab Protes Pengusaha, Penghentian MBG Saat Libur Sekolah Demi Efisiensi Anggaran

BGN Jawab Protes Pengusaha, Penghentian MBG Saat Libur Sekolah Demi Efisiensi Anggaran

News | Kamis, 18 Juni 2026 | 20:16 WIB

DPR dan OJK Sepakat Benahi Tata Kelola Bursa, Pengawasan Pasar Modal Bakal Diperketat

DPR dan OJK Sepakat Benahi Tata Kelola Bursa, Pengawasan Pasar Modal Bakal Diperketat

News | Kamis, 18 Juni 2026 | 19:50 WIB

Ketegangan Warnai Demo Mahasiswa di Patung Kuda, Niat Bakar Sampah Picu Gesekan dengan Polisi

Ketegangan Warnai Demo Mahasiswa di Patung Kuda, Niat Bakar Sampah Picu Gesekan dengan Polisi

News | Kamis, 18 Juni 2026 | 19:42 WIB

39 Ribu Siswa di Pulau Jawa Tak Lagi Terima MBG, BGN Fokuskan Program ke Daerah 3T

39 Ribu Siswa di Pulau Jawa Tak Lagi Terima MBG, BGN Fokuskan Program ke Daerah 3T

News | Kamis, 18 Juni 2026 | 19:30 WIB