Anies Perluas Dufan dan Ancol, Ahok: Mungkin Sama dengan Reklamasi Dulu

Reza Gunadha | Fakhri Fuadi Muflih | Suara.com

Sabtu, 11 Juli 2020 | 14:09 WIB
Anies Perluas Dufan dan Ancol, Ahok: Mungkin Sama dengan Reklamasi Dulu
Basuki Tjahaja Purnama (Ahok). [Suara.com/Angga Budhiyanto]

Suara.com - Mantan Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok, ikut angkat bicara perihal kontroversi perluasan kawasan Taman Impian Jaya Ancol.

Ia menyatakan, ada kemungkinan lokasi proyek itu sama dengan rencana dua pulau reklamasi saat ia memimpin ibu kota.

Dalam Keputusan Gubernur (Kepgub) Nomor 237 Tahun 2020 tentang Perluasan Dunia Fantasi (Dufan) dan Ancol, ada dua daratan yang akan dibuat Gubernur Anies Baswedan.

Pertama adalah perluasan Dufan di kawasan Ancol Barat seluas sekitar 35 hektare. Lalu yang kedua adalah penambahan luas wilayah Ancol Timur 120 Ha.

Dalam peta rencana reklamasi Ancol ini, lokasi perluasan Dufan sama persis di rencana Pulau K yang dibuat Ahok.

Sementara daratan baru di Ancol Timur berlokasi di daerah pulau L namun dengan luas yang berbeda.

Ahok lantas membenarkan adanya kesamaan lokasi ini. Terlebih lagi saat ia menjabat dulu, sudah pernah dilakukan pengurukan tanah untuk membuat reklamasi pulau.

"Mungkin sama karena sudah pernah diuruk kan," ujar Ahok saat dihubungi Suara.com, Sabtu (11/7/2020).

Kendati demikian, Ahok mengaku tak bisa memastikan kesamaan lokasi proyek itu dengan reklamasi era ia dulu.

Sebab ia belum melihat peta perencanaan perluasan Ancol yang diizinkan Anies.

"Saya juga Ngak tahu yang izin perluasan Ancol seperti apa," kata Ahok.

Ia menyebut lokasi itu kemungkinan sama karena dalam Peratuan Daerah (Perda) Rencana Detail Tata Ruang (RDTR) dan Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) tahun 2014, sudah ada peta soal lokasi pulau L dan K. Perda itu masih berlaku sampai sekarang karena belum direvisi.

"Iya (sudah ada di Perda) sampai pulau O, P, Q," kata dia.

Anak buah Anies juga sebenarnya sudah pernah mengakui soal kesamaan lokasi perluasan Ancol Timur dengan pulau L.

Kabid Perencanaan Strategis dan Pendanaan Bappeda DKI Jakarta Feirully Irzal menjelaskan, meski proyek ini dianggap berbeda dengan reklamasi Ahok, ia mengakui perluasan ancol 120 hektar merupakan kawasan pulau L.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Neno Warisman soal Doa yang Dinilai Ancam Tuhan, Refly: Kok Terkait Anies?

Neno Warisman soal Doa yang Dinilai Ancam Tuhan, Refly: Kok Terkait Anies?

News | Sabtu, 11 Juli 2020 | 11:59 WIB

Istilah Reklamasi Diganti Perluasan Daratan, PDIP: Anies Bersilat Lidah

Istilah Reklamasi Diganti Perluasan Daratan, PDIP: Anies Bersilat Lidah

News | Jum'at, 10 Juli 2020 | 22:50 WIB

Program Rumah DP 0 Anies Fokus Garap Area Komersil, DPRD DKI Minta Evaluasi

Program Rumah DP 0 Anies Fokus Garap Area Komersil, DPRD DKI Minta Evaluasi

News | Jum'at, 10 Juli 2020 | 16:01 WIB

Anies Diminta Jangan Dagang Isu Agama untuk Muluskan Reklamasi Ancol

Anies Diminta Jangan Dagang Isu Agama untuk Muluskan Reklamasi Ancol

News | Kamis, 09 Juli 2020 | 21:11 WIB

Main Kata-kata Pakai Istilah Perluasan Daratan, Anies Dianggap Salahi KBBI

Main Kata-kata Pakai Istilah Perluasan Daratan, Anies Dianggap Salahi KBBI

News | Kamis, 09 Juli 2020 | 11:57 WIB

Tak Lagi Kontra, PDIP Kini Dukung Anies soal Reklamasi Ancol

Tak Lagi Kontra, PDIP Kini Dukung Anies soal Reklamasi Ancol

News | Kamis, 09 Juli 2020 | 11:20 WIB

PDIP: Dulu Anies Sempat Janji Hentikan Reklamasi karena Mau Jadi Gubernur

PDIP: Dulu Anies Sempat Janji Hentikan Reklamasi karena Mau Jadi Gubernur

News | Kamis, 09 Juli 2020 | 10:21 WIB

Terkini

Prabowo: Keamanan dan Ketertiban Negara Sangat Ditentukan oleh Pangan

Prabowo: Keamanan dan Ketertiban Negara Sangat Ditentukan oleh Pangan

News | Minggu, 17 Mei 2026 | 17:05 WIB

Banding Kasus Chromebook, Pengamat Ingatkan PT Tak Ulur Waktu Tahan Ibrahim Arief

Banding Kasus Chromebook, Pengamat Ingatkan PT Tak Ulur Waktu Tahan Ibrahim Arief

News | Minggu, 17 Mei 2026 | 16:38 WIB

Prabowo Resmikan 1.061 Koperasi Desa, Relawan PROBO Siap Kawal Program Strategis

Prabowo Resmikan 1.061 Koperasi Desa, Relawan PROBO Siap Kawal Program Strategis

News | Minggu, 17 Mei 2026 | 16:25 WIB

Dari Limbah ke Pasar Dunia, Rahasia Wayan Sudira Ubah Sampah Kayu Laut Jadi Cuan Ekspor

Dari Limbah ke Pasar Dunia, Rahasia Wayan Sudira Ubah Sampah Kayu Laut Jadi Cuan Ekspor

News | Minggu, 17 Mei 2026 | 16:12 WIB

Ukir Prestasi, Gus Ipul Apresiasi Siswa Sekolah Rakyat Surakarta

Ukir Prestasi, Gus Ipul Apresiasi Siswa Sekolah Rakyat Surakarta

News | Minggu, 17 Mei 2026 | 16:01 WIB

Viral Manusia Silver Todong Pisau di Kuta, Polisi Tangkap Pria Asal Bandung

Viral Manusia Silver Todong Pisau di Kuta, Polisi Tangkap Pria Asal Bandung

News | Minggu, 17 Mei 2026 | 16:01 WIB

Amnesty Desak DPR Segera Sahkan UU Anti Bahan Korosif Usai Kasus Andrie Yunus

Amnesty Desak DPR Segera Sahkan UU Anti Bahan Korosif Usai Kasus Andrie Yunus

News | Minggu, 17 Mei 2026 | 14:38 WIB

Usman Hamid Kritik Peradilan Militer yang Abaikan Korban: Kehilangan Legitimasi Hukum

Usman Hamid Kritik Peradilan Militer yang Abaikan Korban: Kehilangan Legitimasi Hukum

News | Minggu, 17 Mei 2026 | 14:17 WIB

Pernyataan Presiden soal Dolar Dinilai Bisa Jadi Sentimen Negatif bagi Rupiah

Pernyataan Presiden soal Dolar Dinilai Bisa Jadi Sentimen Negatif bagi Rupiah

News | Minggu, 17 Mei 2026 | 14:10 WIB

Pengamat UMBY Soroti Pernyataan Prabowo, Harga Tempe Bisa Naik karena Dolar

Pengamat UMBY Soroti Pernyataan Prabowo, Harga Tempe Bisa Naik karena Dolar

News | Minggu, 17 Mei 2026 | 13:18 WIB