'Captain America' Militer AS Bunuh Diri usai Ikut Belasan Kali Tempur

Reza Gunadha, Hikmawan Muhamad Firdaus

Minggu, 12 Juli 2020 | 13:59 WIB
'Captain America' Militer AS Bunuh Diri usai Ikut Belasan Kali Tempur
Ilustrasi pasukan militer[Shutterstock]

Suara.com - Seorang anggota militer Amerika Serikat yang dijuluki 'Captain America' ditemukan meninggal karena bunuh diri usai menjalani tur tempur selama 12 kali.

Menyadur Fox News, Minggu (12/7/2020), Sersan Andrew 'Andy' Christian Marckesano, yang mendapat julukan "Kapten Amerika" dari teman-temannya di batalion, ditemukan meninggal tepat dua hari setelah menghadiri makan malam bersama mantan komandannya di Old City, Alexandria untuk merayakan Empat Juli atau Kemerdekaan AS.

Menurut keterangan media setempat, Sersan Andrew bunuh diri di depan istrinya dan meninggalkan tiga anak yang masih kecil.

Sersan Andrew Christian Marckesano mengikuti enam tur di Afghanistan dengan resimen Airborne ke-82 dan resimen Ranger dan enam tur tempur lainnya di luar negeri. Dia merupakan salah satu anggota satuan Baret Hijau dan penerima Silver Star.

Kematiannya membuat teman-teman, keluarga, dan pemimpin militernya bingung dan terkejut. Banyak yang mengatakan kepada Fox News bahwa Marckesano tidak menyelesaikan turnya di Lembah Arghandab Afghanistan pada tahun 2009 bersama batalion 2-508, yang memiliki tingkat korban tertinggi dari setiap unit selama perang.

"Penempatan itu seperti berada di atas ring bersama Mike Tyson selama satu tahun," menurut mantan Komandan Batalion Mayor Bert Bert Puckett dikutip dari Fox News.

Andrew "Andy" Christian Marckesano bunuh diri usai mengikuti 12 tur tempur.[Fox News]
Andrew "Andy" Christian Marckesano bunuh diri usai mengikuti 12 tur tempur.[Fox News]

Sebelum meninggal, Sersan Andrew sempat memberikan pesan kepada semua anggota di batalionnya yang yakni: "Kirim saya pesan, sebelum pintu saya terbuka ... panggilan saya sudah dekat. Kami melakukan hal-hal yang membuat film tentang orang dan dalam beberapa kasus, penulis dan produser bahkan tidak akan mencoba untuk menulis cerita kami ... ranselnya berat ... dan ketika berat, kami saling membantu, ... jangan biarkan Lembah menang."

Kasus bunuh diri Marckesano adalah yang ke-30 dari batalion tersebut. Dia adalah salah satu dari 20 veteran perang yang bunuh diri setelah dikirim untuk bertugas di luar negeri.

Staf Sersan Allen Thomas yang bertugas di batalion yang sama dengan Marckesano, meninggal karena bunuh diri pada tahun 2013, meninggalkan dua putri dan istrinya, Danica.

baca juga

Bulan Juni 2020, Presiden Trump meluncurkan Satuan Tugas Pencegahan masalah bunuh diri di militer AS dengan upacara Gedung Putih.

"Pemerintahan saya mengatur semua sumber daya untuk menghentikan krisis bunuh diri veteran dan melindungi pahlawan bangsa kita yang paling berharga. Mereka telah melalui begitu banyak hal, dan ini adalah masalah yang mendalam," kata Trump.

Trump meluncurkan inisiatif pencegahan bunuh diri dengan membuat Dinas Kemerdekaan dan Departemen Urusan Veteran (VA). Dinas tersebut bertugas untuk menjaga kesejahteraan dan kesehatan veteran di Amerika Serikat.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Anggap Virus Corona Hoaks, Pria Tewas Usai Hadiri Pesta Covid-19

Anggap Virus Corona Hoaks, Pria Tewas Usai Hadiri Pesta Covid-19

News | Minggu, 12 Juli 2020 | 12:25 WIB

Perlambat Sebaran Virus Corona, California Akan Bebaskan 8.000 Narapidana

Perlambat Sebaran Virus Corona, California Akan Bebaskan 8.000 Narapidana

News | Minggu, 12 Juli 2020 | 12:27 WIB

FBI Tawarkan Hadiah Rp 144 Juta Bagi Siapa pun yang Tahu Keberadaan Linda

FBI Tawarkan Hadiah Rp 144 Juta Bagi Siapa pun yang Tahu Keberadaan Linda

News | Sabtu, 11 Juli 2020 | 19:56 WIB

Terkini

Surya Paloh Desak RUU Pemilu Dikebut: Jangan Tunggu Sampai Tahun Depan

Surya Paloh Desak RUU Pemilu Dikebut: Jangan Tunggu Sampai Tahun Depan

News | Sabtu, 19 September 2026 | 23:45 WIB

Emil Audero Jadi Penyelamat Rayo Vallecano, 2 Kali Gagalkan Peluang Emas Osasuna

Emil Audero Jadi Penyelamat Rayo Vallecano, 2 Kali Gagalkan Peluang Emas Osasuna

Bola | Sabtu, 19 September 2026 | 23:10 WIB

Korban Keracunan MBG Jadi Bahan Candaan, Pegawai SPPG Bantul Dipanggil BGN

Korban Keracunan MBG Jadi Bahan Candaan, Pegawai SPPG Bantul Dipanggil BGN

News | Sabtu, 19 September 2026 | 23:00 WIB

Jateng Tembus 3 Besar Era Luthfi, Dubai Siapkan Rp5 T untuk Kilang Jepara, GSI: Ramah Investasi

Jateng Tembus 3 Besar Era Luthfi, Dubai Siapkan Rp5 T untuk Kilang Jepara, GSI: Ramah Investasi

Jawa Tengah | Sabtu, 19 September 2026 | 22:38 WIB

Penipu Catut Nama Orderkuota, Sebar CS Palsu Lewat Google

Penipu Catut Nama Orderkuota, Sebar CS Palsu Lewat Google

Bisnis | Sabtu, 19 September 2026 | 22:38 WIB

Kronologis WNI Terancam Hukuman Mati di Malaysia: Negatif Narkoba, Tidak Punya Riwayat Kejahatan

Kronologis WNI Terancam Hukuman Mati di Malaysia: Negatif Narkoba, Tidak Punya Riwayat Kejahatan

News | Sabtu, 19 September 2026 | 22:35 WIB

Buntut Presidential Threshold Dihapus, Surya Paloh Cium Wacana Syarat Capres Minimal Dukungan 2 Frak

Buntut Presidential Threshold Dihapus, Surya Paloh Cium Wacana Syarat Capres Minimal Dukungan 2 Frak

News | Sabtu, 19 September 2026 | 22:29 WIB

RUU Perampasan Aset Didesak Publik, Surya Paloh Ingatkan Jangan Dipaksakan

RUU Perampasan Aset Didesak Publik, Surya Paloh Ingatkan Jangan Dipaksakan

News | Sabtu, 19 September 2026 | 22:15 WIB

Harga Cabai Naik, Kemarau Panjang dan Jeda Panen Jadi Biang Kerok

Harga Cabai Naik, Kemarau Panjang dan Jeda Panen Jadi Biang Kerok

Bisnis | Sabtu, 19 September 2026 | 22:05 WIB

Surya Paloh Buka-bukaan Soal Parliamentary Threshold 7 Persen: NasDem Rela Tersingkir dari Parlemen

Surya Paloh Buka-bukaan Soal Parliamentary Threshold 7 Persen: NasDem Rela Tersingkir dari Parlemen

News | Sabtu, 19 September 2026 | 21:34 WIB

×