Sekolah Swasta Minta Disdik DKI Rahasiakan Kursi Sisa PPDB

Bangun Santoso, Fakhri Fuadi Muflih

Rabu, 15 Juli 2020 | 13:22 WIB
Sekolah Swasta Minta Disdik DKI Rahasiakan Kursi Sisa PPDB
Ilustrasi suasana PPDB sistem zonasi di SMAN 1 Jakarta. (Antara)

Suara.com - Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) tahun ajaran 2020/2021 menyisakan 7.757 kursi kosong jenjang SD, SMP, SMA, dan SMK. Namun sisa kuota ini diminta agar tak dipublikasikan.

Ketua Umum Badan Musyawarah Perguruan Swasta Imam Parikesit mengatakan, pihaknya telah menyampaikan hal ini langsung kepada Dinas Pendidikan (Disdik) DKI Jakarta. Menurutnya sudah banyak kejadian siswa yang gagal PPDB masuk sekolah swasta pada semester pertama.

Lalu setelah masuk semester genap, siswa tersebut akan masuk sekolah negeri karena sudah dijanjikan oleh pihak sekolah negeri. Menurutnya hal ini memungkinkan karena masih ada kuota dari sisa PPDB.

"Biasanya ada anak yang cuma numpang indekos di sekolah swasta enam bulan, nanti akhir semester udah diiming-imingi 'bu masuk swasta aja dulu nanti kita atur'," ujar Imam saat dikonfirmasi, Rabu (15/7/2020).

Imam lantas meminta agar Disdik DKI tak memublikasikan sekolah mana saja yang memiliki kuota kursi kosong. Ia khawatir pindahnya siswa dari sekolah swasta akan membuat pihaknya kesulitan dalam hal keuangan.

"Kalau ini dibuka lagi, maka akan terjadi perpindahan (murid) lagi, swasta ngejerit lagi. kan sudah kita ngitung anggaran, jumlah murid 36 kali sekian. Nah, klo keluar 4, 3, bahkan 1 sekolah kadang 2 keluar 1 kelas. jebol RAPBS-nya, anggarannya," katanya.

Karena itu, ia meminta kepada Kepala Disdik DKI Nahdiana agar membiarkan sisa kuota sekolah itu. Dengan demikian, sekolah swasta khususnya yang memiliki kelas menengah ke bawah akan merasa aman.

"Bu Nahdiana kan ngomong tadi, 'nanti di akhir semester kita akan publish lagi'. kita 'jangan lah bu, nanti sekolah swasta ngejerit lagi', ribut lagi," katanya.

Sebelumnya, masih ada sekitar 7.758 kursi sekolah yang belum terisi peserta didik hasil seleksi PPDB.

baca juga

Hal ini diungkap saat Komisi E DPRD DKI Jakarta menggelar rapat dengar pendapat bersama Dinas Pendidikan DKI Jakarta mengenai evaluasi PPDB di gedung Dewan

Kepala Dinas Pendidikan DKI Jakarta mengatakan sisa kursi ini berasal dari instansi pendidikan tingkat SD, SMP, SMA dan SMK. Penyebabnya adalah jumlah siswa yang diterima lebih sedikit dari pada daya tampung keseluruhan sekolah.

"Untuk SD (yang diterima) 92.726 (siswa), (daya tampung SD Negeri) 99.392 (orang)," ujar Nahdiana di gedung DPRD DKI, Selasa (14/7/2020).

Lalu untuk SMP dari daya tampung 79.075 orang, siswa yang diterima berjumlah 78.453. Sementara itu untuk SMA, 31.739 siswa diterima dari 31.964 kursi yang disediakan.

Terakhir SMK, total ada 18.988 siswa diterima dari daya tampung yang berjumlah 19.233 kursi.

Ia menyebutkan, selisih paling banyak terdapat di jenjang SD dengan sisa kursi 6.666 kuota atau 6,71 persen dari daya tampung. Lalu untuk tingkat SMP, kursi yang masih belum diisi berjumlah 622, sama dengan 0,79 persen dari daya tampung.

Di tingkat SMA, kursi kosongnya berjumlah 225 atau 0,7 persen dari daya tampung. Terakhir SMK, masih tersisa kuota 245 kursi lagi yang tidak terisi atau setara 1,27 persen.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Disdik DKI Tambah PPDB Jalur Zonasi Bina RW, Sekolah Swasta Menjerit

Disdik DKI Tambah PPDB Jalur Zonasi Bina RW, Sekolah Swasta Menjerit

News | Rabu, 15 Juli 2020 | 11:00 WIB

Disdik Bakal Subsidi Siswa Tak Mampu, Tapi Masuk Sekolah Swasta Kelas Bawah

Disdik Bakal Subsidi Siswa Tak Mampu, Tapi Masuk Sekolah Swasta Kelas Bawah

News | Selasa, 14 Juli 2020 | 21:08 WIB

Ini Alasan Disdik DKI Tentukan Zonasi dan Gunakan Seleksi Umur dalam PPDB

Ini Alasan Disdik DKI Tentukan Zonasi dan Gunakan Seleksi Umur dalam PPDB

News | Selasa, 14 Juli 2020 | 18:39 WIB

Masih Ada 7.758 Kursi Kosong Hasil PPDB di Jakarta, Paling Banyak dari SD

Masih Ada 7.758 Kursi Kosong Hasil PPDB di Jakarta, Paling Banyak dari SD

News | Selasa, 14 Juli 2020 | 17:27 WIB

Ingat! PPDB Jakarta Berakhir Pukul 15.00 WIB Rabu Hari Ini

Ingat! PPDB Jakarta Berakhir Pukul 15.00 WIB Rabu Hari Ini

News | Rabu, 08 Juli 2020 | 12:49 WIB

Ibu Wali Murid Menjadi Korban Rudapaksa saat Urus PPDB Anak di Sekolah

Ibu Wali Murid Menjadi Korban Rudapaksa saat Urus PPDB Anak di Sekolah

Jogja | Selasa, 07 Juli 2020 | 19:03 WIB

Urus Anak Tak Lolos PPDB, Orang Tua Jadi Korban Pemerkosaan di SMA 1 Batam

Urus Anak Tak Lolos PPDB, Orang Tua Jadi Korban Pemerkosaan di SMA 1 Batam

News | Selasa, 07 Juli 2020 | 18:30 WIB

Terkini

Tayang 2027, Jin Young dan Kim Min Ho Dipastikan Bintangi Film Aksi Fighter

Tayang 2027, Jin Young dan Kim Min Ho Dipastikan Bintangi Film Aksi Fighter

Your Say | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 12:30 WIB

Dewa United vs Persija Jakarta, Jakmania Dilarang Hadir ke Banten!

Dewa United vs Persija Jakarta, Jakmania Dilarang Hadir ke Banten!

Bola | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 12:25 WIB

The Cat Returns: Tentang Nyaris Berubah Jadi Kucing Karena Menolong Kucing

The Cat Returns: Tentang Nyaris Berubah Jadi Kucing Karena Menolong Kucing

Your Say | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 12:21 WIB

Kerja Sama Bantargebang Diperpanjang, Jakarta Justru Diberi Peringatan

Kerja Sama Bantargebang Diperpanjang, Jakarta Justru Diberi Peringatan

News | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 12:19 WIB

Ikan Nila Disebut Jadi Ancaman Nyata Bagi Populasi Sidat Legendaris di Danau Poso

Ikan Nila Disebut Jadi Ancaman Nyata Bagi Populasi Sidat Legendaris di Danau Poso

Sulsel | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 12:15 WIB

Syarat Pecah KK Setelah Menikah 2026, Ini Dokumen yang Harus Disiapkan Pasutri

Syarat Pecah KK Setelah Menikah 2026, Ini Dokumen yang Harus Disiapkan Pasutri

Lifestyle | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 12:15 WIB

Titik Baru Api Karhutla Masih Muncul, Sugiono Minta Patroli Darat Diperketat

Titik Baru Api Karhutla Masih Muncul, Sugiono Minta Patroli Darat Diperketat

News | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 12:15 WIB

6 Rekomendasi Serum Viva Terbaik untuk Flek Hitam dan Garis Halus Usia 40 Tahun

6 Rekomendasi Serum Viva Terbaik untuk Flek Hitam dan Garis Halus Usia 40 Tahun

Lifestyle | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 12:15 WIB

Pertamina & Kemenkop Luncurkan Piloting Pengumpulan Minyak Jelantah

Pertamina & Kemenkop Luncurkan Piloting Pengumpulan Minyak Jelantah

Bisnis | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 12:14 WIB

Polisi Bongkar Dugaan Korupsi Dana Desa Paniis Kuningan, Kerugian Negara Capai Rp530 Juta

Polisi Bongkar Dugaan Korupsi Dana Desa Paniis Kuningan, Kerugian Negara Capai Rp530 Juta

Jabar | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 12:12 WIB

×