Dulu Dijual Seharga Rp 800 Ribu, Vas Antik Ini Sekarang Laku Ratusan Miliar

Reza Gunadha, Hikmawan Muhamad Firdaus

Rabu, 15 Juli 2020 | 15:16 WIB
Dulu Dijual Seharga Rp 800 Ribu, Vas Antik Ini Sekarang Laku Ratusan Miliar
Sebuah vas bunga antik dengan harga ratusan juta.[Sotheby]

Suara.com - Sebuah vas antik nan mahal ditemukan di sebuah rumah seorang wanita di Eropa dan terjual dengan harga 9 juta dolar atau sekitar Rp 131 miliar.

Menyadur CNN, Rabu (15/7/2020), vas langka dari abad ke-18 tersebut, tersimpan di sebuah rumah tua di Eropa Tengah selama 50 tahun terakhir dan terjual dengan harga 9 juta dolar (sekitar Rp 131 miliar).

Menurut Sotheby, sebuah rumah lelang AS, vas tersebut sangat langka karena dibuat khusus untuk Kaisar Qianlong, yang memerintah Tiongkok selama lebih dari 60 tahun.

"Sebuah keajaiban vas yang luar biasa rapuh ini bertahan setengah abad di rumah yang dikelilingi oleh hewan peliharaan yang tak terhitung jumlahnya," kata ketua Sotheby Asia, Nicolas Chow, dalam pernyataan pers sebelum penjualan.

Kerajinan dengan desain "dinding ganda" tersebut diklaim sangat langka yang dibuat oleh kerajaan Tang Ying pada tahun 1742 dan 1743.

"Vas berbentuk buah pir ini adalah contoh gaya porselen yang dikenal sebagai "yangcai," atau "warna asing," yang memperlihatkan pewarnaan gaya Barat dan enamel." jelas Nicolas Chow.

Menurut Sotheby, vas bunga antik tersebut ditemukan oleh Johan Bosch van Rosenthal, konsultan seni yang berbasis di Amsterdam, yang menemukan vas itu di rumah ketika ia diundang oleh seorang wanita untuk menilai koleksinya.

"Kami melihat di sebuah ruangan dengan sejumlah karya seni Tiongkok yang diwariskan bertahun-tahun yang lalu. Keempat kucingnya berjalan dengan bebas di antara benda-benda tersebut." kata Van Rosenthal.

Vas tersebut kemudian diperiksa oleh para ahli Sotheby dan mencocokkannya dengan arsip barang rumah tangga kekaisaran China.

baca juga

Catatan Sotheby menunjukkan bahwa vas tersebut pernah dijual di sebuah rumah lelang di London pada tahun 1954 dengan harga hanya £ 44 (Rp 816 ribu), bernilai sekitar 1.500 dolar (Rp 21,8 juta) dalam nilai mata uang saat ini.

Penelitian pelelang menemukan bahwa vas tersebut dijual lagi pada tahun yang sama seharga 80 poundsterling (Rp 1,4 juta). Vas tersebut kemudian diberi nama Harry Garner Reticulated Vase, nama tersebut diberikan untuk menghormati sang kolektor yang memilikinya sebelum lelang tahun 1954.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Bohongi Orang Tua, ABG Terserang Stroke Usai Main Game 22 Jam Nonstop

Bohongi Orang Tua, ABG Terserang Stroke Usai Main Game 22 Jam Nonstop

Jabar | Selasa, 14 Juli 2020 | 15:54 WIB

Terungkap! Virolog China Akui Pemerintah Menutupi Informasi Soal Covid-19

Terungkap! Virolog China Akui Pemerintah Menutupi Informasi Soal Covid-19

Health | Selasa, 14 Juli 2020 | 15:20 WIB

China Waspadai Gelombang Kedua Virus Corona di Musim Gugur

China Waspadai Gelombang Kedua Virus Corona di Musim Gugur

Health | Selasa, 14 Juli 2020 | 13:14 WIB

Terkini

Harga Minyak Dunia Turun, Tapi Masih Dibanderol USD100

Harga Minyak Dunia Turun, Tapi Masih Dibanderol USD100

Bisnis | Selasa, 06 Oktober 2026 | 09:32 WIB

Jangan Puas Menjadi Perakit: Indonesia Harus Naik Kelas dalam Industri

Jangan Puas Menjadi Perakit: Indonesia Harus Naik Kelas dalam Industri

Your Say | Selasa, 06 Oktober 2026 | 09:30 WIB

Sampah Organik Menggunung di Jakarta Jadi Sarang Tikus dan Sebar Penyakit!

Sampah Organik Menggunung di Jakarta Jadi Sarang Tikus dan Sebar Penyakit!

News | Selasa, 06 Oktober 2026 | 09:24 WIB

IHSG Bertahan di Level 6.100 Pagi Ini, Cek Saham AADI

IHSG Bertahan di Level 6.100 Pagi Ini, Cek Saham AADI

Bisnis | Selasa, 06 Oktober 2026 | 09:14 WIB

Malam Ini MK Bacakan Putusan soal Gugatan Syarat Pendidikan Gibran!

Malam Ini MK Bacakan Putusan soal Gugatan Syarat Pendidikan Gibran!

News | Selasa, 06 Oktober 2026 | 09:05 WIB

7 Cara Merawat Sepatu Kanvas Hitam agar Tidak Pudar Setelah Dicuci

7 Cara Merawat Sepatu Kanvas Hitam agar Tidak Pudar Setelah Dicuci

Lifestyle | Selasa, 06 Oktober 2026 | 09:05 WIB

Agensi Yoo Hae Jin Beri Peringatan Keras Usai Kehidupan Pribadi Diserang

Agensi Yoo Hae Jin Beri Peringatan Keras Usai Kehidupan Pribadi Diserang

Your Say | Selasa, 06 Oktober 2026 | 09:00 WIB

IHSG Rawan Koreksi, Ini Saham Rekomendasi BRI Danareksa Hingga BNI Sekuritas

IHSG Rawan Koreksi, Ini Saham Rekomendasi BRI Danareksa Hingga BNI Sekuritas

Bisnis | Selasa, 06 Oktober 2026 | 08:55 WIB

GMFI Ekspansi ke Oman, Bidik Pasar Bengkel Pesawat Timur Tengah hingga Eropa

GMFI Ekspansi ke Oman, Bidik Pasar Bengkel Pesawat Timur Tengah hingga Eropa

Bisnis | Selasa, 06 Oktober 2026 | 08:54 WIB

Dua Pegawai Rutan Depok Diduga Jadi Penyedia Sabu dan Alat Musik untuk Pesta Narkoba

Dua Pegawai Rutan Depok Diduga Jadi Penyedia Sabu dan Alat Musik untuk Pesta Narkoba

News | Selasa, 06 Oktober 2026 | 08:50 WIB

×