Gegara Tak Kerjakan Tugas Sekolah, Siswa SMA Ini Dipenjara

Rendy Adrikni Sadikin | Fitri Asta Pramesti | Suara.com

Jum'at, 17 Juli 2020 | 10:49 WIB
Gegara Tak Kerjakan Tugas Sekolah, Siswa SMA Ini Dipenjara
Ilustrasi mengikuti kelas online. (Pixabay/moinzon)

Suara.com - Ratusan siswa sekolah menengah di Detroit, negara bagian Michigan, menggelar protes menuntut pembebasan seorang siswa yang ditahan karena tak mengerjakan tugas sekolah.

Menyadur Channel News Asia, pelajar yang diidentifikasi sebagai Grace, dikirim ke tahanan remaja karena dianggap melakukan pelanggaran selama masa percobaan.

Grace sebelumnya berada dalam masa percobaan karena terlibat kasus pencurian dan berkelahi dengan ibunya.

Seorang hakim pengadilan wilayah Michigan kemudian memenjarakan Grace pada Mei lalu dengan alasan ia telah melakukan pelanggaran berupa tak menyelesaikan tugas sekolahnya.

Disebutkan, remaja berusia 15 tahun ini mengidap gangguan ADHD, yang membuatnya mudah terdistraksi saat belajar di rumah. Akibatnya, ia tak bisa lancar mengikuti proses belajar mengajar jarak jauh.

Para siswa yang berunjuk rasa pada Kamis (16/7) menyebut apa yang dilakukan Grace tidak salah, mempertimbangkan kondisi pandemi virus corona.

Ilustrasi kelas online. (Pixabay/Tumisu)
Ilustrasi kelas online. (Pixabay/Tumisu)

"Banyak orang tertinggal dalam pekerjaan mereka semester ini, tidak ada yang semangat karean para guru tdiak mengajar (secara langsung) dan kami melakukannya secara online. Saya tahu banyak orang yang tidak mengerjakan pekerjaan rumah mereka," ujar Prudence Center, salah satu siswa yang berunjuk rasa.

Seorang guru dari studi sosial di Grove, Geoof Wickersham, mengatakan apa yang menimpa Grace merupakan suatu ketidakadilan.

"Sepertinya hakim dan petugas sosial tidak tahu bagaiman skema penilaian dan hal-hal terstruktur di sekolah selama pandemi virus corona," ujar Wickersham.

Perwakilan Kongres Andy Levin mengatakan anak-anak tidak boleh dipenjara hanya karena tidak mengerjakan tugas sekolah mereka.

"Satu-satunya saksi penuntut tidak mengetahui ketidakmampuan belajar siswa. Pihak yang bisa memberikan pemahaman lebih baik tentang situasi, seperti guru dan siswa, tidak bisa bersaksi," katanya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Laptop Rusak saat Ujian Online, Satu Siswa SMA di Nganjuk Tak Naik Kelas

Laptop Rusak saat Ujian Online, Satu Siswa SMA di Nganjuk Tak Naik Kelas

News | Kamis, 16 Juli 2020 | 15:28 WIB

Ibu Dibui usai Sewa Joki Kelas Online Putranya, Eh Nilainya Malah C

Ibu Dibui usai Sewa Joki Kelas Online Putranya, Eh Nilainya Malah C

News | Kamis, 16 Juli 2020 | 12:36 WIB

Tak Bisa Belikan HP untuk Putrinya Kelas Online, Ayah Bunuh Diri di Kamar

Tak Bisa Belikan HP untuk Putrinya Kelas Online, Ayah Bunuh Diri di Kamar

News | Rabu, 08 Juli 2020 | 15:01 WIB

Terkini

Bantah Pemerintah Larang Nobar Film Pesta Babi, Menko Yusril: Silakan Tonton dan Debat!

Bantah Pemerintah Larang Nobar Film Pesta Babi, Menko Yusril: Silakan Tonton dan Debat!

News | Kamis, 14 Mei 2026 | 17:39 WIB

Italia Murka Israel Serang Pasukan Perdamaian PBB yang Tewaskan Tentara Indonesia

Italia Murka Israel Serang Pasukan Perdamaian PBB yang Tewaskan Tentara Indonesia

News | Kamis, 14 Mei 2026 | 17:37 WIB

Tolak SPPG di Dalam Kampus, UMY Usul Fokus Jadi Mitra Kajian Program MBG

Tolak SPPG di Dalam Kampus, UMY Usul Fokus Jadi Mitra Kajian Program MBG

News | Kamis, 14 Mei 2026 | 16:56 WIB

'Kode Merah' di Balik Room VIP: Bareskrim Bongkar Modus Narkoba di B-Fashion dan The Seven Jakbar

'Kode Merah' di Balik Room VIP: Bareskrim Bongkar Modus Narkoba di B-Fashion dan The Seven Jakbar

News | Kamis, 14 Mei 2026 | 16:48 WIB

SMAN 1 Pontianak Tolak Ikut Lomba Ulang, Sampaikan Salam: Sampai Jumpa di LCC Tahun Depan!

SMAN 1 Pontianak Tolak Ikut Lomba Ulang, Sampaikan Salam: Sampai Jumpa di LCC Tahun Depan!

News | Kamis, 14 Mei 2026 | 16:35 WIB

Israel Jadi Negara Paling Tidak Disukai di Dunia Menurut Survei Global 2026

Israel Jadi Negara Paling Tidak Disukai di Dunia Menurut Survei Global 2026

News | Kamis, 14 Mei 2026 | 15:52 WIB

Sadis! Hanya Demi Motor, Pemuda di Karawang Nekat Habisi Nyawa Adik Kelas di Bantaran Citarum

Sadis! Hanya Demi Motor, Pemuda di Karawang Nekat Habisi Nyawa Adik Kelas di Bantaran Citarum

News | Kamis, 14 Mei 2026 | 15:52 WIB

Mahfud MD Ungkap Isi Obrolan dengan Jokowi di Kondangan Soimah: Gak Ada Bahas Politik

Mahfud MD Ungkap Isi Obrolan dengan Jokowi di Kondangan Soimah: Gak Ada Bahas Politik

News | Kamis, 14 Mei 2026 | 15:44 WIB

Dharma Pongrekun Gugat UU Kesehatan ke MK: Soroti Ancaman Denda Rp500 Juta dan Kontrol Global

Dharma Pongrekun Gugat UU Kesehatan ke MK: Soroti Ancaman Denda Rp500 Juta dan Kontrol Global

News | Kamis, 14 Mei 2026 | 15:31 WIB

Siswa SMK Karawang Terancam Hukuman Mati Usai Rencanakan Pembunuhan Adik Kelas

Siswa SMK Karawang Terancam Hukuman Mati Usai Rencanakan Pembunuhan Adik Kelas

News | Kamis, 14 Mei 2026 | 15:23 WIB