Lautan Darah, Ratusan Paus jadi Korban Tradisi Perbururan di Denmark

Reza Gunadha | Hikmawan Muhamad Firdaus | Suara.com

Senin, 20 Juli 2020 | 18:31 WIB
Lautan Darah, Ratusan Paus jadi Korban Tradisi Perbururan di Denmark
Perburuan paus di Denmark.[Facebook/Sea Shepherd]

Suara.com - Hampir 300 ikan tewas di Kepulauan Faroe Denmark pekan lalu setelah musim perburuan diizinkan kembali meskipun ada pembatasan terkait Covid-19.

Menyadur Euro News, tradisi perburuan paus yang disebut Grindadràp kembali diizinkan oleh Menterian Perikanan Jacob Vestergaard meskipun sedang dalam kondisi pandemi Covid-19. Namun pemerintah mengimbau masyarakat tetap menjaga protokol kesehatan selama perburuan paus pilot tersebut.

Di Kepulauan Faroe terdapat 188 kasus Covid-19 dan tidak ada kematian, dan telah menguji semua warganya yang baru datang dari luar negeri sejak 27 Juni.

Sekitar 250 paus pilot dan 35 lumba-lumba sisi putih ditangkap pada Rabu malam (15/7) di dekat Hvalba, sebuah desa yang terdiri dari 700 orang di Pulau Suduroy.

Sebuah LSM bernama Sea Shepherd menyerukan agar "praktik biadab" ini berakhir dan sudah berhasil mencegah praktik tersebut di masa lalu.

Dalam tradisi musim panas kuno "Grind", atau "Grindadràp", para nelayan mengelilingi paus-paus itu dengan perahu dan menjebak mereka ke dalam teluk sebelum membunuh mereka dengan pisau.

Pemerintah Faroese membela praktik perburuan paus di negaranya dan mengklaim bahwa tradisi tersebut akan berkelanjutan dan diatur.

Pemerintah Faroese juga menyatakan bahwa tradisi berburu tersebut bukanlah sebuah perayaan, namun sebuah cara untuk mencukupi kebutuhan makanan bagi masyarakat setempat.

Pihak berwenang juga menekankan paus pilot bukan spesies yang terancam punah, dan perburuan memakan 800 paus setiap tahun pada populasi 100.000.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Patung Putri Duyung Jadi Sasaran Aksi Vandal karena Dinilai Rasis

Patung Putri Duyung Jadi Sasaran Aksi Vandal karena Dinilai Rasis

News | Jum'at, 03 Juli 2020 | 21:06 WIB

FAKTA Adzan Mau Dilarang di Denmark karena Mengganggu

FAKTA Adzan Mau Dilarang di Denmark karena Mengganggu

Jatim | Sabtu, 27 Juni 2020 | 19:38 WIB

Azan Terancam Dihentikan, Dianggap Mengganggu dan Bukan Tradisi Denmark

Azan Terancam Dihentikan, Dianggap Mengganggu dan Bukan Tradisi Denmark

Jogja | Sabtu, 27 Juni 2020 | 19:15 WIB

Terkini

Militer AS 18 Kali Langgar Wilayah RI Tanpa Maaf, Kini Berpotensi 'Terbang Seenaknya'

Militer AS 18 Kali Langgar Wilayah RI Tanpa Maaf, Kini Berpotensi 'Terbang Seenaknya'

News | Rabu, 15 April 2026 | 08:44 WIB

Pastikan Santunan Bagi Ahli Waris PHL, BPJS Ketenagakerjaan Tegaskan Negara Hadir Lindungi Pekerja

Pastikan Santunan Bagi Ahli Waris PHL, BPJS Ketenagakerjaan Tegaskan Negara Hadir Lindungi Pekerja

News | Rabu, 15 April 2026 | 08:33 WIB

Surat Kemlu Bocor: Izin 'Terbang Bebas' Militer AS Berisiko Jadikan Indonesia 'Medan Perang'

Surat Kemlu Bocor: Izin 'Terbang Bebas' Militer AS Berisiko Jadikan Indonesia 'Medan Perang'

News | Rabu, 15 April 2026 | 08:21 WIB

Trump Kritik Paus Leo XIV hingga Lecehkan Yesus, Presiden Iran: Gak Bisa Dimaafkan!

Trump Kritik Paus Leo XIV hingga Lecehkan Yesus, Presiden Iran: Gak Bisa Dimaafkan!

News | Rabu, 15 April 2026 | 08:00 WIB

China Bantah Pasok Senjata untuk Iran, Fitnah Tak Berdasar

China Bantah Pasok Senjata untuk Iran, Fitnah Tak Berdasar

News | Rabu, 15 April 2026 | 07:58 WIB

China Bantah Tuduhan Suplai Senjata ke Iran: Laporan Itu Dibuat-Buat!

China Bantah Tuduhan Suplai Senjata ke Iran: Laporan Itu Dibuat-Buat!

News | Rabu, 15 April 2026 | 07:55 WIB

Kerugian Iran Tembus Rp4.300 Triliun, Garda Revolusi Siapkan Serangan Balasan ke AS-Israel

Kerugian Iran Tembus Rp4.300 Triliun, Garda Revolusi Siapkan Serangan Balasan ke AS-Israel

News | Rabu, 15 April 2026 | 07:43 WIB

Sekjen PBB: Sudah Saatnya Israel dan Lebanon Bekerja Sama

Sekjen PBB: Sudah Saatnya Israel dan Lebanon Bekerja Sama

News | Rabu, 15 April 2026 | 07:31 WIB

Dari Paris, Prabowo Kirim Ucapan Ulang Tahun ke Titiek Soeharto

Dari Paris, Prabowo Kirim Ucapan Ulang Tahun ke Titiek Soeharto

News | Rabu, 15 April 2026 | 07:11 WIB

Bayar atau Babak Belur: Mengapa Premanisme Tanah Abang Tak Pernah Benar-Benar Hilang?

Bayar atau Babak Belur: Mengapa Premanisme Tanah Abang Tak Pernah Benar-Benar Hilang?

News | Rabu, 15 April 2026 | 07:00 WIB