Anak-Anak Korban Banjir di Luwu Utara Dapat Trauma Healing

M. Reza Sulaiman

Kamis, 23 Juli 2020 | 01:05 WIB
Anak-Anak Korban Banjir di Luwu Utara Dapat Trauma Healing
Anak-anak korban banjir bandang Luwu Utara mendapatkan trauma healing. (Foto: Dokumentasi Polda Sulsel)

Suara.com - Banjir bandang yang menerjang sebagian kecamatan di Kabupaten Luwu Utara, Sulawesi Selatan (Sulsel), Senin (13/7/2020) lalu, membuat sebagian korban mengalami trauma.

Hal ini diungkapkan oleh Kabid Humas Polda Sulsel Komisaris Besar Polisi Ibrahim Tompo. Untuk korban banjir yang mengalami trauma di Luwu Utara telah disediakan sarana khusus.

Posko trauma healing umumnya diperuntukan bagi anak-anak yang menjadi korban banjir bandang. Mereka diajak belajar dan bermain, lalu kemudian dipulihkan mentalnya melalui bimbingan psikolog yang telah disediakan khusus.

"Kita berharap anak-anak ini bisa hilang trauma akibat banjir bandang yang dialami dan mengembalikan keceriaan mereka," kata Ibrahim melalui keterangan tertulisnya, Rabu (22/7/2020).

Ibrahim menyebut para korban banjir bandang saat ini mengungsi di 19 pos pengungsian yang terdapat di Kecamatan Baebunta dan Kecamatan Masamba, Luwu Utara, Sulsel. Untuk di Kecamatan Baebunta tercatat ada 1420 orang yang mengungsi, sementara di Kecamatan Masamba ada 1444 orang.

"Kita masih melakukan monitoring dan membantu melakukan evakuasi korban dan memberi bantuan bahan pokok serta obat-obatan,” ujar Ibrahim.

Selain itu, katanya, ada puluhan aset dan infrastruktur milik pemda setempat yang rusak akibat banjir bandang di wilayah itu. Mulai dari rumah jabatan bupati dan wakil bupati, kantor pemerintah, koramil, bawaslu, pusat pertokoan, jembatan, pasar tradisional, masjid, sekolah, bandara, lahan pertanian dan perkebunan warga, rumah warga, hingga bendungan.

"Adapun kerugian material akibat bencana alam banjir dan tanah longsor diperkirakan Rp50.000.000.000," kata dia.

Satu persatu infrastruktur yang rusak mulai dibenahi secara bertahap. Salah satunya adalah melakukan pembersihan material bencana di jalan poros penghubung antar kecamatan dan jalur lintas kabupaten di daerah setempat. Hal ini dilakukan agar jalur yang sempat tertutup akibat tertimbun material lumpur dapat diakses kembali oleh kendaraan yang melintas.

baca juga

"Sudah bisa dilalui oleh kendaraan namun sifatnya buka tutup arus karena masih dalam tahap pembenahan serta pembersihan jalan raya," jelas Ibrahim.

Diketahui, dari kejadian ini ada puluhan korban yang sudah berhasil ditemukan Tim SAR Gabungan di lokasi kejadian. Hingga hari ketujuh pencarian, tercatat ada 38 orang korban jiwa.

"Selamat 1543 orang, meninggal dunia 38 orang, dan dalam pencarian 11 orang," kata Kepala Basarnas Kota Makassar Mustari melalui keterangan tertulisnya, Minggu (19/7/2020).

Meski telah memenuhi prosedur pencarian, namun waktu pencarian korban banjir bandang di Kabupaten Luwu Utara, Sulsel, akan diperpanjang selama tiga hari kedepan. Alasan, penambahan waktu pencarian ini dikarena masih ada belasan korban banjir yang belum ditemukan.

"Sesuai dengan prosedur tujuh hari, namun dilihat di lokasi masih ada belasan orang dalam pencarian. Sehingga pemerintah setempat dan bupati meminta Basarnas menambah waktu pencarian tiga hari kedepan," tutup Mustari.

Dari kejadian ini, Pemerintah Kabupaten Luwu Utara menetapkan status tanggap darurat selama 30 hari, mulai dari 14 Juli hingga 12 Agustus 2020.

Kontributor : Muhammad Aidil

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

5 Korban KM Nurul Salsa Ditemukan Selamat Berpegangan pada Rompong Nelayan

5 Korban KM Nurul Salsa Ditemukan Selamat Berpegangan pada Rompong Nelayan

Video | Minggu, 19 Juli 2026 | 13:00 WIB

Detik-detik Dramatis Evakuasi Korban Kapal Tenggelam di Perairan Sulawesi Selatan

Detik-detik Dramatis Evakuasi Korban Kapal Tenggelam di Perairan Sulawesi Selatan

Video | Jum'at, 17 Juli 2026 | 11:17 WIB

Mulai Agustus, Kota Makassar Tinggalkan Sistem Open Dumping di TPA

Mulai Agustus, Kota Makassar Tinggalkan Sistem Open Dumping di TPA

Foto | Jum'at, 17 Juli 2026 | 10:00 WIB

Drama Perceraian Bupati Gowa Berbuntut Laporan Polisi: Mantan Suami Cium Aroma Kesaksian Palsu

Drama Perceraian Bupati Gowa Berbuntut Laporan Polisi: Mantan Suami Cium Aroma Kesaksian Palsu

News | Sabtu, 11 Juli 2026 | 10:58 WIB

Seleksi Paskibraka Sulsel Dituding Ada Kecurangan, Berikut Deretan Polemiknya

Seleksi Paskibraka Sulsel Dituding Ada Kecurangan, Berikut Deretan Polemiknya

Video | Selasa, 26 Mei 2026 | 18:00 WIB

Genjot Produksi Beras, Sulsel Distribusikan 2.300 Ton Benih Padi Gratis

Genjot Produksi Beras, Sulsel Distribusikan 2.300 Ton Benih Padi Gratis

Foto | Senin, 27 April 2026 | 16:42 WIB

Tegukan Maut di Balik 'Klaim' Kebugaran: Mengapa Minum Oli Adalah Bunuh Diri Medis?

Tegukan Maut di Balik 'Klaim' Kebugaran: Mengapa Minum Oli Adalah Bunuh Diri Medis?

News | Senin, 13 April 2026 | 13:25 WIB

Mudik Laut Samarinda-Parepare Mulai Padat Jelang Lebaran

Mudik Laut Samarinda-Parepare Mulai Padat Jelang Lebaran

Foto | Senin, 16 Maret 2026 | 07:00 WIB

Makassar Dikepung Banjir, 545 Warga Terpaksa Mengungsi

Makassar Dikepung Banjir, 545 Warga Terpaksa Mengungsi

Foto | Rabu, 25 Februari 2026 | 19:47 WIB

Sengketa Lahan Bendungan Jenelata di Gowa, BAM DPR Desak Penyelesaian yang Adil bagi Warga

Sengketa Lahan Bendungan Jenelata di Gowa, BAM DPR Desak Penyelesaian yang Adil bagi Warga

News | Rabu, 11 Februari 2026 | 20:53 WIB

Terkini

Bank Sumsel Babel Raih Apresiasi Hari Anak Nasional, Tegaskan Komitmen Bangun Generasi Emas

Bank Sumsel Babel Raih Apresiasi Hari Anak Nasional, Tegaskan Komitmen Bangun Generasi Emas

Sumsel | Kamis, 06 Agustus 2026 | 23:47 WIB

Bank Sumsel Babel Perkuat Peran Dukung 100.000 Sultan Muda, Perluas Inklusi Keuangan Sumsel

Bank Sumsel Babel Perkuat Peran Dukung 100.000 Sultan Muda, Perluas Inklusi Keuangan Sumsel

Sumsel | Kamis, 06 Agustus 2026 | 23:39 WIB

El Nino 2026 Lampaui Level Kuat, Abdul Azis Desak Pemerintah Serius Atasi Kekeringan

El Nino 2026 Lampaui Level Kuat, Abdul Azis Desak Pemerintah Serius Atasi Kekeringan

News | Kamis, 06 Agustus 2026 | 23:34 WIB

Bank Sumsel Babel Perkuat Kemitraan Strategis dengan Pemkab Lahat, Dukung Akselerasi Ekonomi Daerah

Bank Sumsel Babel Perkuat Kemitraan Strategis dengan Pemkab Lahat, Dukung Akselerasi Ekonomi Daerah

Sumsel | Kamis, 06 Agustus 2026 | 23:29 WIB

6 Fakta Pemecatan dan Sanksi Pungli 4 ASN di Pemprov Banten

6 Fakta Pemecatan dan Sanksi Pungli 4 ASN di Pemprov Banten

Banten | Kamis, 06 Agustus 2026 | 23:21 WIB

Usut Mutilasi Depok, Polisi Temukan HP Pelaku Tergabung dalam Grup Komunitas Gay

Usut Mutilasi Depok, Polisi Temukan HP Pelaku Tergabung dalam Grup Komunitas Gay

Jabar | Kamis, 06 Agustus 2026 | 23:14 WIB

Macet Jalur Bojonegara Bikin Sopir Angkot Merugi, Pemprov Banten Janjikan Keputusan Baru 4 Hari Lagi

Macet Jalur Bojonegara Bikin Sopir Angkot Merugi, Pemprov Banten Janjikan Keputusan Baru 4 Hari Lagi

Banten | Kamis, 06 Agustus 2026 | 23:10 WIB

Tumbangkan Persib Bandung, Persebaya Surabaya Juara Piala Presiden 2026

Tumbangkan Persib Bandung, Persebaya Surabaya Juara Piala Presiden 2026

Bola | Kamis, 06 Agustus 2026 | 23:08 WIB

KPK Bedah Dugaan Permainan Jalur Hijau dan Jalur Merah di Kasus Suap Bea Cukai

KPK Bedah Dugaan Permainan Jalur Hijau dan Jalur Merah di Kasus Suap Bea Cukai

News | Kamis, 06 Agustus 2026 | 23:01 WIB

74 Kontraktor SPPG Minta Kepastian Pembayaran dan Penyelesaian Administrasi Proyek

74 Kontraktor SPPG Minta Kepastian Pembayaran dan Penyelesaian Administrasi Proyek

News | Kamis, 06 Agustus 2026 | 22:53 WIB

×