Sekolah SPK, Tingkatkan Kemampuan dan Keterampilan Anak Bangsa

Fabiola Febrinastri | Dian Kusumo Hapsari | Suara.com

Sabtu, 25 Juli 2020 | 15:21 WIB
Sekolah SPK, Tingkatkan Kemampuan dan Keterampilan Anak Bangsa
Ilustrasi sekolah di masa pandemi. (Shutterstock)

Suara.com - Di tengah pandemi Covid-19, proses kegiatan belajar-mengajar tahun ajaran 2020/2021 tetap berlangsung. Sebagian sekolah di Indonesia melakukan pembelajaran jarak jauh, termasuk sekolah-sekolah Satuan Pendidikan Kerja (SPK).

Hal ini juga dilakukan Taman Rama Intercultural School. SPK yang terletak di Pulau Bali ini, juga tengah memberlakukan system pembelajaran jarak jauh, karena memperhatikan keselamatan para murid dan guru dalam masa pandemi.

Menurut Kepala Sekolah Taman Rama Intercultural School, Hans Riyono, keterbatasan di masa pandemi ini tidak menjadi soal bagi proses belajar-mengajar, karena SPK-nya tetap memberlakukan pembelajaran sesuai arahan pemerintah. Semua mata pelajaran diberikan berdasarkan kurikulum yang sudah disepakati.

SPK, atau yang dulu disebut sebagai sekolah internasional, merupakan satuan pendidikan yang diselenggarakan atau dikelola atas dasar kerja sama antara Lembaga Pendidikan Asing (LPA) dengan lembaga pendidikan Indonesia. Namun status sekolah internasional ini telah dihapus dan diganti dengan nama SPK.

Hal ini sesuai dengan Permendikbud Nomor 31 Tahun 2014 yang diterbitkan Kemendikbud, sehingga per 31 Desember 2014, semua sekolah internasional di Indonesia berubah status menjadi SPK.

Taman Rama Intercultural School sendiri telah berubah menjadi SPK sejak 2018, mengikuti aturan pemerintah tersebut. Walau demikian, sekolah ini tetap memberikan sejumlah mata pelajaran wajib, yaitu Bahasa Indonesia, Agama, serta Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan (PKN).

Bahasa Inggris tetap diberikan sebagai bahasa pengantar, karena anak-anak bangsa diharapkan mampu bersaing di tingkat internasional.

Tak hanya kemampuan anak di bidang pelajaran, Taman Rama Intercultural School juga memberikan sarana dan prasarana pengembangan keterampilan. Laboratorium bahasa dan laboratorium ilmu eksakta hadir di sini.
Demikian juga dengan sarana luar ruang, misalnya kegiatan untuk olahraga basket dan futsal, yang fasilitasnya sangat lengkap.

Taman Rama Intercultural School tak hanya peduli pada anak-anak didiknya sendiri, sebab SPK ini memiliki dana khusus yang diperuntukkan bagi corporate social responsibility (CSR).

Menurut Hans, pihak sekolah memiliki dana yang digunakan untuk membantu 2 atau 3 sekolah di sekitar Taman Rama Intercultural School, bagi pengembangan pendidikan sekolah-sekolah tersebut. Kegiatan ini biasanya dilakukan rutin setiap tahun.

Masyarakat mengenal sekolah SPK dengan kualitas pendidikan yang mumpuni dan dukungan finansial yang tinggi pula. Biaya masuk rata-rata SPK di Indonesia mencapai di atas rata-rata sekolah swasta terbaik.

Beberapa waktu lalu, pemerintah menghapuskan tunjangan profesi bagi guru SPK. Ketentuan tersebut dituangkan dalam Peraturan Sekretaris Jenderal Kementerian Pendidikan dan Kebudayaam Nomor 6 Tahun 2020 tentang Petunjuk Teknis Pengelolaan Penyaluran Tunjangan Profesi dan Tunjangan Khusus bagi Guru Bukan Pegawai Negeri Sipil (PN).

Wakil Ketua Komisi X Dede Yusuf M Effendi, mengatakan, keberadaan SPK sesuai dengan aturan Sekjen Kemendikbud Nomor 6 Tahun 2020 tentang Petunjuk Teknis Pengelolaan Penyaluran Tunjangan Profesi dan Tunjangan Khusus Bagi Guru Bukan Pegawai Negeri Sipil (PNS) tersebut.

Apapun namanya, seluruh lembaga pendidikan di Indonesia memiliki tanggung jawab yang sama, yaitu mampu meningkatkan kemampuan dan keterampilan anak bangsa, sehingga mereka mampu bersaing di dunia internasional dan membawa kemajuan bagi negerinya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Tak Banyak yang Tahu, Masyarakat Jepang Sudah Pakai Masker Sejak Era Edo

Tak Banyak yang Tahu, Masyarakat Jepang Sudah Pakai Masker Sejak Era Edo

Health | Sabtu, 25 Juli 2020 | 13:20 WIB

Kemendikbud akan Evaluasi Lanjutan Program Organisasi Penggerak

Kemendikbud akan Evaluasi Lanjutan Program Organisasi Penggerak

News | Sabtu, 25 Juli 2020 | 08:02 WIB

Tingkat Keselamatan Pasien Covid-19 yang Diberi Steroid Bisa Diprediksi

Tingkat Keselamatan Pasien Covid-19 yang Diberi Steroid Bisa Diprediksi

Health | Sabtu, 25 Juli 2020 | 08:09 WIB

Ternyata Masker Sekali Pakai Tidak Boleh Langsung Dibuang ke Tempat Sampah

Ternyata Masker Sekali Pakai Tidak Boleh Langsung Dibuang ke Tempat Sampah

Health | Sabtu, 25 Juli 2020 | 06:55 WIB

Di Tengah Pandemi Covid-19, Dirut BPJS Kesehatan Terpilih Jadi CEO Terbaik

Di Tengah Pandemi Covid-19, Dirut BPJS Kesehatan Terpilih Jadi CEO Terbaik

News | Jum'at, 24 Juli 2020 | 21:40 WIB

Penjual Buku Laris Manis di Tengah Pandemi

Penjual Buku Laris Manis di Tengah Pandemi

Video | Sabtu, 25 Juli 2020 | 10:30 WIB

Terkini

Pengamat Soroti Komunikasi Pemerintah, Optimisme Tak Nyambung dengan Realitas Rakyat

Pengamat Soroti Komunikasi Pemerintah, Optimisme Tak Nyambung dengan Realitas Rakyat

News | Rabu, 20 Mei 2026 | 16:18 WIB

Cegah TPO, Kantor Imigrasi Palopo dan Pemkab Toraja Utara Bentuk Desa Binaan

Cegah TPO, Kantor Imigrasi Palopo dan Pemkab Toraja Utara Bentuk Desa Binaan

News | Rabu, 20 Mei 2026 | 16:14 WIB

Anggaran MBG Dipangkas, JPPI Minta Dana Pendidikan Fokus untuk Sekolah Rusak dan Guru

Anggaran MBG Dipangkas, JPPI Minta Dana Pendidikan Fokus untuk Sekolah Rusak dan Guru

News | Rabu, 20 Mei 2026 | 16:14 WIB

Medan Cukup Menantang, Ditjen Imigrasi Usul Buka Kantor di Toraja Utara

Medan Cukup Menantang, Ditjen Imigrasi Usul Buka Kantor di Toraja Utara

News | Rabu, 20 Mei 2026 | 16:13 WIB

Menlu Ungkap Kendala Pembebasan 9 WNI di Israel: RI Pakai Jalur Turki, Yordania, dan Lembaga HAM

Menlu Ungkap Kendala Pembebasan 9 WNI di Israel: RI Pakai Jalur Turki, Yordania, dan Lembaga HAM

News | Rabu, 20 Mei 2026 | 15:48 WIB

Menlu Sugiono: Penangkapan 9 WNI Misi Gaza oleh Israel Adalah Pelanggaran Kemanusiaan

Menlu Sugiono: Penangkapan 9 WNI Misi Gaza oleh Israel Adalah Pelanggaran Kemanusiaan

News | Rabu, 20 Mei 2026 | 15:46 WIB

Prabowo Ungkap Pernah Dibantu Megawati saat Masih 'Luntang-Lantung'

Prabowo Ungkap Pernah Dibantu Megawati saat Masih 'Luntang-Lantung'

News | Rabu, 20 Mei 2026 | 15:41 WIB

Duka Mendalam saat Teroris Tembaki Masjid San Diego, Bocah Selamat Ungkap Detik-Detik Mencekam

Duka Mendalam saat Teroris Tembaki Masjid San Diego, Bocah Selamat Ungkap Detik-Detik Mencekam

News | Rabu, 20 Mei 2026 | 15:33 WIB

Prabowo ke PDIP: Alangkah Manisnya Kalau Semua Partai di Pemerintah

Prabowo ke PDIP: Alangkah Manisnya Kalau Semua Partai di Pemerintah

News | Rabu, 20 Mei 2026 | 15:13 WIB

KPK Terbitkan 2 Sprindik Baru dalam Pengembangan Kasus Bupati Ponorogo Sugiri Sancoko

KPK Terbitkan 2 Sprindik Baru dalam Pengembangan Kasus Bupati Ponorogo Sugiri Sancoko

News | Rabu, 20 Mei 2026 | 15:08 WIB