Beli Helm Pakai Bubble Wrap Biar Aman, Cara Pasangnya Bikin Geleng-geleng

Rendy Adrikni Sadikin, Chyntia Sami Bhayangkara

Selasa, 28 Juli 2020 | 07:42 WIB
Beli Helm Pakai Bubble Wrap Biar Aman, Cara Pasangnya Bikin Geleng-geleng
Penampakan pemasangan bubble wrap antimainstream (Twitter/txtdarionlshop)

Suara.com - Jika Anda membeli di online shop (olshop), biasanya barang akan dibungkus bubble wrap atau plastik gelembung agar aman. Namun, berbeda dengan yang lainnya, pemasangan bubble wrap di helm ini justru bikin publik bingung.

Akun Twitter @txtdarionlshop mengunggah foto testimoni seorang pembeli di akun olshop. Si pembeli membeli sebuah helm berwarna hitam dengan tambahan bubble wrap agar helm tersebut aman selama di perjalanan.

Namun, bukannya dipasang untuk membungkus helm, bubble wrap tersebut justru digulung di bagian atas helm. Bubble wrap tersebut digulung dengan rapi dan direkatkan menggunakan selotip.

"Kirain bubble wrap-nya dibungkusin ke helm," ujar si pembeli seperti dikutip Suara.com, Selasa (28/7/2020).

Penampakan pemasangan bubble wrap antimainstream (Twitter/txtdarionlshop)
Penampakan pemasangan bubble wrap antimainstream (Twitter/txtdarionlshop)

Alhasil, bubble wrap tidak berfungsi untuk melindungi helm. Padahal, fungsi dari gelembung pada bubble wrap tersebut untuk melindungi helm dari benturan selama perjalanan menuju ke tangan pembeli.

Penampakan helm dengan hiasan bubble wrap itu mendadak viral di media sosial. Banyak warganet yang bingung dengan maksud si pemilik olshop memasangkan bubble wrap dengan cara yang aneh.

Meski demikian, ada pula warganet yang memberikan penjelasan di balik bubble wrap gulung tersebut. Menurutnya, bagian atas helm paling sering tergores saat di perjalanan sehingga hanya dibungkus di bagian atas helm.

"Beli bubble wrap bonus helm," kata @thgr_ps.

"Seller: kan situ cuma bilang tambah bubble wrap, nggak bilang suruh bungkus pakai bubble wrap. Ya bukan salah saya," ujar @wuuuuii.

baca juga

"Gue nggak ngerti ini konsepnya gimana, masa iya bubble wrap-nya malah digulung. Sumpah ini terngeselin heh," ungkap @nahannar.

"Ya Allah ngakak, penjualnya kenapa sih wkwk," ucap @fiamalias.

"Kalau kirim helm, bagian situ memang paling sering lecet," tutur @suprioachmad.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Viral Video Pramugari Salat di Pesawat, Publik: Lihatnya Adem Banget

Viral Video Pramugari Salat di Pesawat, Publik: Lihatnya Adem Banget

News | Senin, 27 Juli 2020 | 21:13 WIB

Pengendara Pick Up Apes Ditabrak Pembalap Liar, Warganet Berang

Pengendara Pick Up Apes Ditabrak Pembalap Liar, Warganet Berang

Otomotif | Senin, 27 Juli 2020 | 20:14 WIB

Detik-detik Petugas Pemakaman Covid-19 Jatuh Kepeleset ke Liang Kubur

Detik-detik Petugas Pemakaman Covid-19 Jatuh Kepeleset ke Liang Kubur

Video | Senin, 27 Juli 2020 | 19:40 WIB

Terkini

Serangan GFS Galaxy, Jalur Dagang Dunia Mencekam Setelah Iran Tutup Paksa Selat Hormuz

Serangan GFS Galaxy, Jalur Dagang Dunia Mencekam Setelah Iran Tutup Paksa Selat Hormuz

News | Senin, 13 Juli 2026 | 09:46 WIB

Penuh Ranjau Politis! Tiga Skenario Berbahaya di Balik Pengalihan Kasus Febrie ke Kejagung

Penuh Ranjau Politis! Tiga Skenario Berbahaya di Balik Pengalihan Kasus Febrie ke Kejagung

News | Senin, 13 Juli 2026 | 09:37 WIB

Sirine Peringatan Bahaya Menggema di Bahrain, AS dan Iran Lagi Saling Serang

Sirine Peringatan Bahaya Menggema di Bahrain, AS dan Iran Lagi Saling Serang

News | Senin, 13 Juli 2026 | 09:13 WIB

Bisa Menang Praperadilan! Mahfud Bongkar Celah Hukum di Kasus Eks Jampidsus Febrie Adriansyah

Bisa Menang Praperadilan! Mahfud Bongkar Celah Hukum di Kasus Eks Jampidsus Febrie Adriansyah

News | Senin, 13 Juli 2026 | 09:07 WIB

Korban Jiwa Berjatuhan dari Hujan Bom Amerika Serikat, Lumpuhkan Fasilitas Air Iran

Korban Jiwa Berjatuhan dari Hujan Bom Amerika Serikat, Lumpuhkan Fasilitas Air Iran

News | Senin, 13 Juli 2026 | 08:55 WIB

Maut di Klub Malam Bangkok Tewaskan 27 Orang, Saksi Mata: Terdengar Ledakan Lalu Api Besar

Maut di Klub Malam Bangkok Tewaskan 27 Orang, Saksi Mata: Terdengar Ledakan Lalu Api Besar

News | Senin, 13 Juli 2026 | 08:41 WIB

AS Target 2 Kota Besar di Khuzestan, Jantung Minyak Iran

AS Target 2 Kota Besar di Khuzestan, Jantung Minyak Iran

News | Senin, 13 Juli 2026 | 08:33 WIB

Perang Dimulai Lagi, Amerika Gempur Iran dengan Skala Besar

Perang Dimulai Lagi, Amerika Gempur Iran dengan Skala Besar

News | Senin, 13 Juli 2026 | 08:12 WIB

Tak Bisa Kabur! Eks Jampidsus Febrie Adriansyah dan Don Ritto Dicegah ke Luar Negeri

Tak Bisa Kabur! Eks Jampidsus Febrie Adriansyah dan Don Ritto Dicegah ke Luar Negeri

News | Senin, 13 Juli 2026 | 08:11 WIB

Harga Minyak Dunia Meroket Menyusul Serangan Udara Beruntun Antara Militer AS dan Iran

Harga Minyak Dunia Meroket Menyusul Serangan Udara Beruntun Antara Militer AS dan Iran

News | Senin, 13 Juli 2026 | 07:57 WIB

×