Kasus Covid-19 di Indonesia Tembus 100 Ribu, Jansen: Sudah Tahap Berbahaya

Dany Garjito | Rifan Aditya | Suara.com

Selasa, 28 Juli 2020 | 15:45 WIB
Kasus Covid-19 di Indonesia Tembus 100 Ribu, Jansen: Sudah Tahap Berbahaya
Ketua DPP Partai Demokrat Jansen Sitindaon. (Suara.com/Ria Rizki).

Suara.com - Kasus pasien positif virus corona Covid-19 di Indonesia tercatat tembus angka 100 ribu pada Senin (27/7/2020). Politisi Partai Demokrat Jansen Sitindaon merasa kondisi ini sudah masuk dalam tahap yang berbahaya.

Pernyataan itu disampaikan Jansen melalui cuitan yang diunggah ke akun Twitternya, pada Selasa (28/7/2020).

Menurutnya, pemerintah tidak lagi terlalu serius dalam menangani pandemi ini.

"Sudah ditahap berbahaya benar Covid ini. Keseriusan pemerintah terasa jauh menurun dibanding awal-awal dulu, masyarakatpun sudah abai," tulis @jansen_jsp, dikutip Suara.com.

Jansen memperkirakan jumlah kasus COVID-19 di Indonesia yang telah menyentuh angka 100 ribu ini belum mencapai puncaknya.

"Melihat angka yang terus naik jangan-jangan 100 ribu ini kita baru di kaki kurva. Ketimbang saling menyalahkan lebih baik rumuskan ulang mau kemana kita ini," ujar Jansen.

Warganet setuju dengan pernyataan Jansen. Mereka pun merasa keseriusan pemerintah dan masyarakat dalam memutus penyebaran COVID-19 ini telah menurun.

"Banget om......dah capek-capek kita berusaha untuk memutus penyebaran dengan tiap hari pakai masker, eh yang onoh malah yah gitu deh," kata @gloriam******.

"Diingetin ahli saja mereka ngeyel gimana diingetin politisi yang notabenenya oposisi PASTI MENTAL BUNG JANSEN," ujar @idimafla.

Tanggapan Jansen Sitindaon soal kasus Covid-19 Indonesia tembus 100 ribu (Twitter)
Tanggapan Jansen Sitindaon soal kasus Covid-19 Indonesia tembus 100 ribu (Twitter)

Untuk diketahui, jumlah pasien baru terkonfirmasi positif virus corona covid-19 di Indonesia pada Senin (27/7/2020) dilaporkan bertambah sebanyak 1.525 orang.

Pertambahan ribuan kasus tersebut membuat jumlah akumulatif sejak kasus pertama menjadi total 100.303 orang. Sebanyak 37.292 di antaranya masih dalam perawatan.

Dari jumlah itu, ada tambahan 57 orang meninggal sehingga total menjadi 4.838 jiwa meninggal dunia.

Kemudian, ada tambahan 1.518 orang yang sembuh sehingga total menjadi 58.173 orang lainnya dinyatakan sembuh. Sementara kasus suspek hingga saat ini mencapai 54.910 orang.

Data kemarin, Minggu (26/7/2020), ada 98.778 kasus positif, 37.218 orang di antaranya dirawat di rumah sakit, kasus sembuh 56.655 orang, dan kasus meninggal 4.781 jiwa.

Ketua Tim Pakar Satuan Tugas Penanganan Covid-19 Wiku Adisasmito menyatakan angka 100 ribu lebih tersebut merupakan angka yang tinggi.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Jadi Klaster Baru Covid-19, Gedung Samsat Polda Metro Jaya Ditutup

Jadi Klaster Baru Covid-19, Gedung Samsat Polda Metro Jaya Ditutup

News | Selasa, 28 Juli 2020 | 13:11 WIB

Disebut Zona Hitam, Warga Menteng Atas Ancam Demo Pengelola Apartemen

Disebut Zona Hitam, Warga Menteng Atas Ancam Demo Pengelola Apartemen

News | Selasa, 28 Juli 2020 | 12:53 WIB

Khawatir Klaster Perkantoran, 2.000 Pegawai Pemkot Jakbar Ikut Rapid Test

Khawatir Klaster Perkantoran, 2.000 Pegawai Pemkot Jakbar Ikut Rapid Test

News | Selasa, 28 Juli 2020 | 12:02 WIB

Terkini

Setelah AS, Giliran Jerman Mau Ikut Campur di Selat Hormuz

Setelah AS, Giliran Jerman Mau Ikut Campur di Selat Hormuz

News | Jum'at, 17 April 2026 | 11:41 WIB

Wamenkes Dante Blak-blakan: AI Percepat Diagnosis Penyakit, Tapi RI Masih Bergantung Impor

Wamenkes Dante Blak-blakan: AI Percepat Diagnosis Penyakit, Tapi RI Masih Bergantung Impor

News | Jum'at, 17 April 2026 | 11:37 WIB

Heboh Mahasiswi ITB Jadi Korban Foto AI Telanjang, Wamenkomdigi Ingatkan soal Etika

Heboh Mahasiswi ITB Jadi Korban Foto AI Telanjang, Wamenkomdigi Ingatkan soal Etika

News | Jum'at, 17 April 2026 | 11:27 WIB

Ancaman Taktik Adu Domba Trump di Balik Pengumuman Genjatan Senjata di Lebanon

Ancaman Taktik Adu Domba Trump di Balik Pengumuman Genjatan Senjata di Lebanon

News | Jum'at, 17 April 2026 | 11:21 WIB

Pramono Turun ke Kali, Ikut Angkat Ikan Sapu-Sapu yang Kuasai Perairan Jakarta

Pramono Turun ke Kali, Ikut Angkat Ikan Sapu-Sapu yang Kuasai Perairan Jakarta

News | Jum'at, 17 April 2026 | 11:06 WIB

Berkas Andrie Yunus Dilimpahkan ke Peradilan Militer, Anggota DPR: Ujian Besar Supremasi Hukum

Berkas Andrie Yunus Dilimpahkan ke Peradilan Militer, Anggota DPR: Ujian Besar Supremasi Hukum

News | Jum'at, 17 April 2026 | 11:05 WIB

Hobi Comot Kader Parpol Lain, PSI Dinilai Gagal Bangun Kader Sendiri

Hobi Comot Kader Parpol Lain, PSI Dinilai Gagal Bangun Kader Sendiri

News | Jum'at, 17 April 2026 | 10:50 WIB

Skandal Ketua Ombudsman Coreng Lembaga Independen, Desakan Reformasi Pengawasan Etik Menguat

Skandal Ketua Ombudsman Coreng Lembaga Independen, Desakan Reformasi Pengawasan Etik Menguat

News | Jum'at, 17 April 2026 | 10:43 WIB

Cek Fakta: Benarkah Israel Diserang Lebah? Ternyata di Sini Lokasinya

Cek Fakta: Benarkah Israel Diserang Lebah? Ternyata di Sini Lokasinya

News | Jum'at, 17 April 2026 | 10:41 WIB

Petinggi Mossad Tegaskan Misi Gulingkan Iran Belum Selesai: Rezim Ini Harus Lenyap dari Dunia

Petinggi Mossad Tegaskan Misi Gulingkan Iran Belum Selesai: Rezim Ini Harus Lenyap dari Dunia

News | Jum'at, 17 April 2026 | 10:39 WIB