Bos Pegadaian Blak-blakan Beberkan Usahanya Bisa Bertahan di Tengah Pandemi

Chandra Iswinarno

Rabu, 29 Juli 2020 | 15:26 WIB
Bos Pegadaian Blak-blakan Beberkan Usahanya Bisa Bertahan di Tengah Pandemi
Direktur Utama PT Pegadaian, Kuswiyoto dan Kepala BPKH, Anggito Abimanyu disela Paparan Kinerja PT Pegadaian 2018 di Hotel Pullman, Jakarta Pusat. (Suara.com/Muslimin)

Suara.com - PT Pegadaian (Persero) mencatatkan kinerja yang baik di tengah Pandemi Virus Corona atau Covid-19. Pasalnya, di saat perusahaan-perusahaan tergerus usahanya akibat pandemi, Pegadaian justru meraup laba pada Semester I 2020.

Direktur Utama Pegadaian Kuswiyoto membeberkan, strategi perseroan bisa bertahan di tengah pandemi. Salah satunya, yaitu cepatnya proses pencairan pinjaman nasabah hanya dalam waktu 15 menit, sehingga membuat nasabah semakin meningkat.

"Debt to Equity Ratio (DER) kita cuma 1,8 kali, jadi kita masih bisa ajukan pinjaman Rp 200 triliun," ujar Kuswiyoto dalam konferensi pers secara virtual, Rabu (29/7/2020).

Kuswiyoto melanjutkan, saat ini di masyarakat tengah tren investasi emas karena harganya tengah tinggi. Sehingga, perseroan memanfaatkan momentum tersebut untuk memperbanyak nasabah. 

"Apalagi, Jaringan kita yang luas, 4.112 lebih outlet dan 10 ribu agen. Kemudian, ada 761 mitra Pegadaian, ada BUMN, BUMD, dan lainnya," tuturnya. 

Kuswiyoto juga mengajak masyarakat yang ingin mendapatkan pendapatan di tengah pandemi ini dengan menjadi agen-agen Pegadaian.

"Kami membuka pendaftaran mitra atau agen-agen. Karena saat ini orang banyak uang, tapi nggak tahu caranya. Jadi silakan daftar jadi agen Pegadaian, fee-nya lumayan. Hanya bermodalkan telepon, WA, mereferalkan bisa dapatkan income. Modal telepon saja, nggak perlu datang," ucap dia.

Untuk diketahui, Pegadaian (Persero) mencatatkan laba pada semester I 2020 sebesar Rp 1,5 triliun. Raihan laba tersebut sama dibandingkan periode yang tahun lalu. 

Perseroan juga meraup pendapatan sebesar Rp 10,1 triliun sepanjang Januari-Juni 2020. Pendapatan naik 27,8 persen dibandingkan tahun lalu sebesar Rp 7,9 triliun 

baca juga

Hingga Juni 2020 ini, jumlah nasabah perseroan tercatat sebanyak 15 juta orang. Tumbuh sebesar 26,6 persen dibanding Juni 2019 sebesar 11,9 juta orang.

Aset perseroan juga mengalami kenaikan 22 persen dari Rp 56,1 triliun menjadi Rp 68,4 triliun. Peningkatan itu didorong dari meningkatkannya kinerja produk gadai sebagai bisnis utamanya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Di tengah Pandemi, Pegadaian Raup Laba Bersih Hingga Rp 1,5 Triliun

Di tengah Pandemi, Pegadaian Raup Laba Bersih Hingga Rp 1,5 Triliun

Bisnis | Rabu, 29 Juli 2020 | 15:11 WIB

Danareksa Berkolaborasi dengan Pegadaian Tawarkan Alternatif Pembayaran

Danareksa Berkolaborasi dengan Pegadaian Tawarkan Alternatif Pembayaran

Bisnis | Kamis, 09 Juli 2020 | 14:44 WIB

Nasabah Pegadaian Terdampak Covid-19 Bakal Dapat Keringanan

Nasabah Pegadaian Terdampak Covid-19 Bakal Dapat Keringanan

Bisnis | Kamis, 14 Mei 2020 | 22:11 WIB

Terkini

Usia 35 Tahun Sudah Punya 5 SPBU, Herman Deru Ungkap Kebiasaan yang Mengubah Hidupnya

Usia 35 Tahun Sudah Punya 5 SPBU, Herman Deru Ungkap Kebiasaan yang Mengubah Hidupnya

Sumsel | Jum'at, 24 Juli 2026 | 22:29 WIB

Terkuak! Pengemudi Alphard Arogan ke Satpam di Bundaran HI Ternyata Anggota Polda Jabar

Terkuak! Pengemudi Alphard Arogan ke Satpam di Bundaran HI Ternyata Anggota Polda Jabar

News | Jum'at, 24 Juli 2026 | 22:16 WIB

Napi Kasus Narkoba Pekanbaru Kabur saat Berobat, Petugas Pengawal ke Mana?

Napi Kasus Narkoba Pekanbaru Kabur saat Berobat, Petugas Pengawal ke Mana?

Riau | Jum'at, 24 Juli 2026 | 22:14 WIB

Hinca Panjaitan Sebut Perkara Kredit Tak Layak Diproses sebagai Korupsi

Hinca Panjaitan Sebut Perkara Kredit Tak Layak Diproses sebagai Korupsi

Sumbar | Jum'at, 24 Juli 2026 | 21:58 WIB

Mahfud MD Bantah Kejagung soal Febrie: Tak Pernah Ada Pelimpahan Kasus Asabri dari Polisi

Mahfud MD Bantah Kejagung soal Febrie: Tak Pernah Ada Pelimpahan Kasus Asabri dari Polisi

News | Jum'at, 24 Juli 2026 | 21:57 WIB

Mengenal Profesi Mixologist, Peracik Minuman yang Kini Makin Diburu Industri F&B

Mengenal Profesi Mixologist, Peracik Minuman yang Kini Makin Diburu Industri F&B

Lifestyle | Jum'at, 24 Juli 2026 | 21:45 WIB

Minta Rp4 Juta lalu Sita HP Korban! Modus Polisi Gadungan Terbongkar di Banyumas

Minta Rp4 Juta lalu Sita HP Korban! Modus Polisi Gadungan Terbongkar di Banyumas

Jawa Tengah | Jum'at, 24 Juli 2026 | 21:43 WIB

Indonesia Masih Bergantung pada Obat Impor, Kemandirian Farmasi Jadi Tantangan

Indonesia Masih Bergantung pada Obat Impor, Kemandirian Farmasi Jadi Tantangan

Health | Jum'at, 24 Juli 2026 | 21:35 WIB

Nekat Gelantungan di Pintu KRL saat Mabuk, Pria Ini Resmi Masuk Daftar Hitam KAI Commuter

Nekat Gelantungan di Pintu KRL saat Mabuk, Pria Ini Resmi Masuk Daftar Hitam KAI Commuter

News | Jum'at, 24 Juli 2026 | 21:25 WIB

Proyek E10 Ambisius, Tapi Siapa Mau Pasok Tebu untuk Pemerintah?

Proyek E10 Ambisius, Tapi Siapa Mau Pasok Tebu untuk Pemerintah?

Bisnis | Jum'at, 24 Juli 2026 | 21:22 WIB

×