Aneh, Wanita ini Berkokok di Halaman karena Meyakini Dirinya Seekor Ayam

Kamis, 30 Juli 2020 | 09:14 WIB
Aneh, Wanita ini Berkokok di Halaman karena Meyakini Dirinya Seekor Ayam
Ilustrasi ayam (Pixabay/Pexels)

Suara.com - Seorang wanita di Belgia tiba-tiba menunjukkan gelagat aneh seperti terus berdecak dan berkokok di halaman belakang rumahnya. Menyadur Daily Mail pada Kamis (30/07/2020), wanita ini diduga depresi karena baru saja kehilangan orang yang ia cintai.

Sikap aneh wanita ini pertama kali diungkap adiknya. Ia merasa curiga karena kakaknya bersikap seperti ayam. Ia berkokok, berdecak bahkan mengais-ngais tanah.

Sang adik langsung membawa kakaknya ke rumah sakit untuk diperiksa. Pada dokter, wanita ini berkata bahwa ia adalah seekor ayam. Ia juga menunjukkan kakinya sambil berkata ada sensasi baru di area tersebut.

Kemudian, wanita yang memiliki pekerjaan tetap di apotek ini kejang dan ia kembali pulih setelahnya.

Ilustrasi ayam. (Pixabay/Pexels)
Ilustrasi ayam. (Pixabay/Pexels)

Perlahan ingatannya kembali dan ia memiliki sedikit gambaran tentang sikapnya yang meniru seekor ayam. Keluarganya lantas menceritakan apa yang terjadi dan ia merasa malu.

Menyadur The Guardian, kejadian yang dialami wanita ini disebut dengan zoanthropy, di mana seseorang percaya bahwa mereka adalah hewan.

Dalam jurnal medis Tijdschrift voor Psychiatrie yang diterbitkan peneliti dari universitas KU Leuven di kota Flemish, kasus seperti itu terjadi karena pasien kesulitan menjelaskan masalah mereka.

Hanya ada 56 kasus yang tercatat dalam literatur medis yang terjadi antara tahun 1850 hingga 2012.

Pasien-pasien itu percaya bahwa mereka adalah anjing, singa, harimau, hyena, hiu, buaya, katak, termasuk keluarga sapi, kucing, angsa, badak, kelinci, kuda, ular, burung, babi hutan,  dan lebah.

Baca Juga: Lika-liku Denny Sumargo, Pernah Beternak Ayam Sebelum Jadi Artis

Ilustrasi ayam jantan - (Pixabay/rmac8oppo)
Ilustrasi ayam. (Pixabay/rmac8oppo)

Penelitian menghubungkan kondisi ini secara umum dengan gangguan kejiwaan yang mendasarinya seperti skizofrenia, depresi psikotik dan gangguan mood bipolar.

"Khayalan ini dapat terjadi dengan gangguan kejiwaan yang mendasarinya, tetapi bisa juga sekunder akibat gangguan struktural atau fungsional otak," tulis mereka dalam makalah.

Gejala zoanthropy biasanya berkisar dari satu jam hingga beberapa dekade. Delusi dikatakan lebih umum di daerah pedesaan dan non-industri.

"Zoanthropy klinis, atau keyakinan telah berubah menjadi binatang, adalah khayalan yang langka. Ada pandangan berbeda tentang patogenesis."

Ketika ada perubahan pada sensasi pada anggota tubuh pasien, psikiater biasanya akan merekomendasikan pencitraan otak dan pemindaian EEG.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI