Mengintip Pembangunan Infrastruktur di Daerah Perbatasan India dan China

Reza Gunadha | Rima Suliastini | Suara.com

Kamis, 30 Juli 2020 | 13:42 WIB
Mengintip Pembangunan Infrastruktur di Daerah Perbatasan India dan China
Ilustrasi perbatasan. (Pexels/Josh Sorenson)

Suara.com - India dan China sama-sama menggenjot pembangunan infrastruktur mereka di daerah perbatasan, tempat terjadinya bentrok yang menewaskan 20 pasukan beberapa waktu lalu.

Menyadur BBC pada Kamis (30/07/2020), dua negara tetangga itu sedang berlomba membangun akses yang bisa dilewati pergerakan pasukan dan perangkat keras militer jika suatu saat terjadi konflik skala besar.

Salah satu pemicu bentrokan India dan China beberapa waktu lalu adalah pembangunan jalur Darbuk-Shyok-Daulat Beg Oldi (DSDBO) sepanjang 255 km menuju pangkalan militer India yang terletak di dataran tinggi.

Jalan baru itu berhasil diselesaikan tahun lalu dengan total waktu pengerjaan 20 tahun. Terletak di ketinggian Ladakh, jalan itu dibangun 5 ribu meter di atas di atas permukaan laut.

Ilustrasi perbatasan. (Pexels/SplitShire)
Ilustrasi perbatasan. (Pexels/SplitShire)

Sebagai catatan, India dan China sebelumnya tidak pernah menyetujui secara pasti tentang perbatasan mereka.

Dalam hal infrastuktur, China sebenarnya selangkah lebih maju dari India dan aksi percepatan pembangunan India sepertinya membuat China terusik. Hal ini juga yang diduga kuat sebagai pemicu perselisihan.

Penyelesaian jalan DSDBO, yang menghubungkan lapangan terbang Daulat Beg Oldi akan digunakan sebagai jalur utama dalam memindahkan peralatan perang India.

India sudah lama menempatkan pasukan di Daulat Beg Oldi dan pasukan ini sebelumnya hanya bisa mendapatkan pasokan melalui helikopter.

JAMMU AND KASHMIR, INDIA - JUNE 12, 2015 : Unknown Indian frontier guard. Indian Army checkpoint in Kashmir Himalayas. Kashmir became dangerous again
Ilustrasi tentara India. (Shutterstock)

Kini dengan adanya infrastruktur baru, India bisa leluasa mengubah strategi karena penghubung basis-basis pasokan darat dan pos-pos perbatasan di LAC sudah dibangun.

Sementara itu, China juga sudah lama membangun infrastruktur di daerah perbatasan.

Pada tahun 2017, India dan China terlibat konflik di dataran tinggi Doklam karena China berusaha memperluas perbatasannya di dekat persimpangan antara India, China dan Bhutan.

China membantah sudah melanggar batas, seperti halnya India ketika dituduh melangkahi garis. Pembicaraan dalam tiga dekade bahkan gagal menyelesaikan perselisihan perbatasan mereka.

Ilustrasi perbatasan. (Pexels/SplitShire)
Ilustrasi perbatasan. (Pexels/SplitShire)

Media pemerintah China telah menyoroti seberapa cepat militer dapat memobilisasi latihan baru-baru ini di dekat perbatasan India menggunakan jaringan transportasi mereka yang efisien.

"Skala dan waktu singkat yang diperlukan untuk menyelesaikan mobilisasi menunjukkan tentara memiliki kemampuan untuk memproyeksikan kekuatannya di mana saja di China dengan sangat cepat dan mengirim bala bantuan ke lokasi-lokasi terpencil, termasuk ketinggian," kata veteran China yang tidak disebutkan namanya pada media yang dikelola pemerintah.

Ketika sejumlah besar jalan baru, jalan kereta api dan jembatan muncul di kedua sisi perbatasan, ada banyak ruang untuk lebih banyak pertempuran antara pasukan India dan China di masa depan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Polisi Tangkap Penyebar Hoaks Baju Tentara China Dilaundry di Kelapa Gading

Polisi Tangkap Penyebar Hoaks Baju Tentara China Dilaundry di Kelapa Gading

News | Kamis, 30 Juli 2020 | 08:33 WIB

Lebih dari Setengah Penduduk Kawasan Kumuh di Mumbai Terinfeksi Covid-19

Lebih dari Setengah Penduduk Kawasan Kumuh di Mumbai Terinfeksi Covid-19

News | Rabu, 29 Juli 2020 | 22:36 WIB

Demi Bertahan Hidup, Maskapai Penerbangan Jualan Lewat Siaran Langsung

Demi Bertahan Hidup, Maskapai Penerbangan Jualan Lewat Siaran Langsung

News | Rabu, 29 Juli 2020 | 22:37 WIB

Terkini

DJKI dan BRIN Dorong UMKM Bali Lindungi Kekayaan Intelektual

DJKI dan BRIN Dorong UMKM Bali Lindungi Kekayaan Intelektual

News | Rabu, 01 April 2026 | 18:28 WIB

Disaksikan Pemiliknya, KPK Geledah Rumah Ono Surono Terkait Skandal Proyek di Pemkab Bekasi

Disaksikan Pemiliknya, KPK Geledah Rumah Ono Surono Terkait Skandal Proyek di Pemkab Bekasi

News | Rabu, 01 April 2026 | 18:24 WIB

Prajurit TNI Gugur di Lebanon, Guru Besar UI: Indonesia Tak Bisa Gugat Langsung, Harus Lewat PBB

Prajurit TNI Gugur di Lebanon, Guru Besar UI: Indonesia Tak Bisa Gugat Langsung, Harus Lewat PBB

News | Rabu, 01 April 2026 | 18:22 WIB

Terima Aduan Kasus Pelecehan Seksual Mandek Setahun, Anggota DPR Bakal Minta Penjelasan APH

Terima Aduan Kasus Pelecehan Seksual Mandek Setahun, Anggota DPR Bakal Minta Penjelasan APH

News | Rabu, 01 April 2026 | 18:11 WIB

Terkuak! Ini Alasan Polisi Periksa Karni Ilyas Terkait Kasus Ijazah Palsu Jokowi

Terkuak! Ini Alasan Polisi Periksa Karni Ilyas Terkait Kasus Ijazah Palsu Jokowi

News | Rabu, 01 April 2026 | 18:09 WIB

Trump: AS Akan Keluar dari NATO! PM Inggris Balas 'Bodo Amat'

Trump: AS Akan Keluar dari NATO! PM Inggris Balas 'Bodo Amat'

News | Rabu, 01 April 2026 | 18:04 WIB

Pakai Absensi 'Real Time', ASN DKI Tak Bisa Tipu-tipu WFH Jumat Jadi Long Weekend

Pakai Absensi 'Real Time', ASN DKI Tak Bisa Tipu-tipu WFH Jumat Jadi Long Weekend

News | Rabu, 01 April 2026 | 18:04 WIB

KPK Hadirkan Eks Menhub Budi Karya Sumadi di Kasus DJKA Medan

KPK Hadirkan Eks Menhub Budi Karya Sumadi di Kasus DJKA Medan

News | Rabu, 01 April 2026 | 17:47 WIB

Blok M Square Dibersihkan, Enam Jukir Liar Tak Berkutik Terjaring Razia Gabungan

Blok M Square Dibersihkan, Enam Jukir Liar Tak Berkutik Terjaring Razia Gabungan

News | Rabu, 01 April 2026 | 17:38 WIB

Pemerintah Tegaskan Siswa SD-SMA Tetap Belajar Tatap Muka Secara Normal

Pemerintah Tegaskan Siswa SD-SMA Tetap Belajar Tatap Muka Secara Normal

News | Rabu, 01 April 2026 | 17:35 WIB