Hadi Pranoto Akui Gelar Dokter Cuma Panggilan Sayang, Diskakmat Robby Purba

Reza Gunadha | Chyntia Sami Bhayangkara | Suara.com

Selasa, 04 Agustus 2020 | 16:26 WIB
Hadi Pranoto Akui Gelar Dokter Cuma Panggilan Sayang, Diskakmat Robby Purba
Hadi Pranoto dan 'obat Covid-19' racikannya. [Istimewa]

Suara.com - Presenter Robby Purba memberikan sindiran telak kepada Hadi Pranoto yang mengaku telah menemukan antibodi Covid-19.

Robby mengaku ingin dipanggil dokter sama seperti Hadi Pranoto yang mendapatkan panggilan kesayangan dokter.

Sindiran tersebut disampaikan oleh Robby Purba melalui instastory di akun Instagram miliknya @robbypurba. Robby mengunggah foto tangkapan layar artikel salah satu media mainstream yang berjudul 'Akui Bukan Dokter, Hadi Pranoto: Itu Hanya Panggilan Kesayangan'.

Robby berseloroh ingin dipanggil profesor, sama seperti Hadi Pranoto. Ia meminta warganet memanggilnya profesor.

"Dear netizen yang sayang sama aku please panggil aku profesor mulai besok," kata Robby seperti dikutip Suara.com, Selasa (4/8/2020).

Robby kembali memberikan sindiran pedas terhadap Hadi Pranoto. Hadi yang mengklaim sebagai seorang pakar mikrobiologi ini mendapatkan gelar dokter dan profesor tanpa perlu menempuh pendidikan tinggi.

"Aku nggak perlu sekolah kedokteran atau spesialis atau S3 atau yang lebih tinggi. Cukup rasa sayang. Boleehh?" ungkap Robby Purba.

Robby Purba beri sindiran telak ke Hadi Pranoto (Instagram/robbypurba)
Robby Purba beri sindiran telak ke Hadi Pranoto (Instagram/robbypurba)

Sebelumnya diberitakan, dalam video yang diunggah akun Youtube Dunia MANJI, Jumat (31/7/2020), Hadi Pranoto yang mengaku sebagai pakar mikrobiologi, mengatakan telah berhasil menemukan obat virus Corona.

Anji mengatakan antibodi Covid-19 sudah terbukti ampuh, bahkan digunakan di Wisma Atlet Kemayoran.

"Nama Prof. Hadi Pranoto sulit sekali di cari di internet. Ada tapi sedikit sekali. Padahal sejak bulan Mei beliau sudah menemukan Antibodi Covid-19 ini," tulis Anji dalam keterangan video tersebut.

Viralnya video ini menimbulkan reaksi dari sejumlah pakar, terutama pakar ilmu kesehatan.

Reaksi pun muncul dalam berbagai sanggahan, mulai dari profil Hadi Pranoto yang dinilai misterius hingga klaim seputar antibodi dan tes Covid-19.

Sementara itu, Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Wiku Adisasmito memastikan, ramuan herbal yang dibuat oleh Hadi Pranoto bukan obat untuk menyembuhkan pasien positif virus corona.

Wiku menjelaskan, herbal yang diklaim Hadi dalam video wawancara bersama musikus Erdian Aji Prihartanto alias Anji di YouTube itu tidak jelas jenisnya.

"Obat yang saat ini sedang ramai diperbincangkan itu tidak jelas, apakah termasuk obat herbal atau herbal berstandar atau fitofarmaka atau hanya sebuah jamu," kata Wiku dalam konferensi pers dari BNPB, Jakarta, Selasa (4/8/2020).

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Pemerintah Ultimatum Hadi dan Anji: Jangan Asal Bicara Corona ke Publik!

Pemerintah Ultimatum Hadi dan Anji: Jangan Asal Bicara Corona ke Publik!

News | Selasa, 04 Agustus 2020 | 16:04 WIB

Gelar Profesor Jadi Misteri, Hadi Pranoto Angkat Bicara

Gelar Profesor Jadi Misteri, Hadi Pranoto Angkat Bicara

Video | Selasa, 04 Agustus 2020 | 14:40 WIB

Pemerintah: Jangan Asal Klaim, Obat Covid-19 Hadi Pranoto Tidak Jelas

Pemerintah: Jangan Asal Klaim, Obat Covid-19 Hadi Pranoto Tidak Jelas

News | Selasa, 04 Agustus 2020 | 14:48 WIB

Terkini

Bantah Jadi Pembisik Prabowo Soal Yaman, Dudung Beri Pesan Menohok ke Habib Rizieq: Jaga Mulut

Bantah Jadi Pembisik Prabowo Soal Yaman, Dudung Beri Pesan Menohok ke Habib Rizieq: Jaga Mulut

News | Selasa, 05 Mei 2026 | 12:31 WIB

Putus Rantai Tawuran, Pemkot Jaksel Bangun Gelanggang Olahraga di Manggarai

Putus Rantai Tawuran, Pemkot Jaksel Bangun Gelanggang Olahraga di Manggarai

News | Selasa, 05 Mei 2026 | 12:24 WIB

Iran: Kroco Donald Trump Serang Kapal Sipil di Selat Hormuz, 5 Orang Tewas

Iran: Kroco Donald Trump Serang Kapal Sipil di Selat Hormuz, 5 Orang Tewas

News | Selasa, 05 Mei 2026 | 12:17 WIB

Nekat! Meski Ada Aparat, Pria Tak Dikenal Tetap Hajar Waketum PSI Bro Ron, Ini Kronologinya

Nekat! Meski Ada Aparat, Pria Tak Dikenal Tetap Hajar Waketum PSI Bro Ron, Ini Kronologinya

News | Selasa, 05 Mei 2026 | 12:04 WIB

KPK Bongkar Aliran Dana CSR BI ke Yayasan Milik Heri Gunawan dan Satori, Dua Eks Pejabat Diperiksa

KPK Bongkar Aliran Dana CSR BI ke Yayasan Milik Heri Gunawan dan Satori, Dua Eks Pejabat Diperiksa

News | Selasa, 05 Mei 2026 | 12:01 WIB

Apakah Hukum Kurban Online Sah? Ini Panduan Berkurban via Digital Sesuai Syariat

Apakah Hukum Kurban Online Sah? Ini Panduan Berkurban via Digital Sesuai Syariat

News | Selasa, 05 Mei 2026 | 12:01 WIB

Neraka di Sinaloa: 3.180 Orang Tewas, Ribuan Diculik dalam Perang Kartel

Neraka di Sinaloa: 3.180 Orang Tewas, Ribuan Diculik dalam Perang Kartel

News | Selasa, 05 Mei 2026 | 12:00 WIB

UEA Diserang Rudal dan Drone, Negara Arab dan Eropa Ramai-ramai Hakimi Iran

UEA Diserang Rudal dan Drone, Negara Arab dan Eropa Ramai-ramai Hakimi Iran

News | Selasa, 05 Mei 2026 | 11:39 WIB

Harga Sapi Kurban 2026 Mulai Rp5 Jutaan, Cek Perbandingan Jenis dan Estimasi Biayanya

Harga Sapi Kurban 2026 Mulai Rp5 Jutaan, Cek Perbandingan Jenis dan Estimasi Biayanya

News | Selasa, 05 Mei 2026 | 11:28 WIB

Bersihkan Jejak Digital Negatif, Pemerintah Masukkan 'Right to be Forgotten' ke Revisi UU HAM

Bersihkan Jejak Digital Negatif, Pemerintah Masukkan 'Right to be Forgotten' ke Revisi UU HAM

News | Selasa, 05 Mei 2026 | 11:22 WIB