Dituduh Terlibat Kasus Korupsi, Mantan Raja Spanyol Tinggalkan Negaranya

Reza Gunadha, Hikmawan Muhamad Firdaus

Selasa, 04 Agustus 2020 | 21:20 WIB
Dituduh Terlibat Kasus Korupsi, Mantan Raja Spanyol Tinggalkan Negaranya
Juan Carlos, mantan Raja Spanyol.[Anadolu Agency]

Suara.com - Mantan raja Spanyol Juan Carlos meninggalkan negaranya setelah dituduh terlibat sebuah kasus korupsi senilai 100 juta dolar (sekitar Rp 1,4 miliar).

Menyadur France24, Juan Carlos mengatakan kepada putranya, Raja Felipe, bahwa ia memutuskan untuk meninggalkan negaranya setelah dituduh terlibat kasus korupsi.

Pada Juni, Mahkamah Agung Spanyol membuka penyelidikan tentang keterlibatan Juan Carlos dalam kontrak kereta api kecepatan tinggi di Arab Saudi, setelah surat kabar La Tribune de Geneve Swiss melaporkan ia menerima 100 juta dolar (sekitar Rp 1,4 miliar) dari mendiang Raja Saudi.

Melalui pengacaranya, Javier Sanchez-Junco mantan raja berusia 82 tahun itu menolak untuk mengomentari tuduhan tersebut.

"Berdasarkan keinginan saya untuk melakukan yang terbaik untuk melayani masyarakat Spanyol, lembaga-lembaganya dan Anda sebagai raja, saya memberi tahu Anda tentang ... keputusan saya untuk meninggalkan Spanyol pada saat ini," jelas istana mengutip surat dari Juan Carlos.

Raja Felipe berterima kasih kepada Juan Carlos atas keputusannya, ia menggarisbawahi "kepentingan historis yang diwakili oleh pemerintahan ayahnya" untuk demokrasi di Spanyol.

"Prinsip-prinsip dan nilai-nilai yang menjadi dasar (demokrasi) sesuai dengan Konstitusi dan kerangka hukum kita." tegas Raja Felipe.

Juan Carlos memiliki kekebalan hukum selama masa pemerintahannya namun hal itu sudah tidak berlaku ketika ia turun tahta pada tahun 2014.

Raja Felipe mengakhiri tunjangan istana untuk ayahnya dan meninggalkan warisannya sendiri pada bulan Maret, menyusul tuduhan rekening rahasia di luar negeri.

baca juga

Juan Carlos naik tahta pada tahun 1975 setelah kematian Jenderal Francisco Franco dan secara luas dihormati karena perannya dalam membuat Spanyol dari kediktatoran menuju demokrasi.

Tapi popularitasnya merosot di tahun-tahun kemudian karena serangkaian skandal yang mendorongnya untuk mundur.

Pengacara Juan Carlos mengatakan dalam sebuah pernyataan singkat bahwa meskipun keputusannya untuk pergi, ia akan "tetap berada di pembuangan kantor kejaksaan".

Di tengah banyak spekulasi di mana dia bisa berada, saluran TV Portugal TVI24 dan tabloid Correio da Manha mengatakan Juan Carlos berada di Cascais, sebuah kawasan resor dekat Lisbon, tempat dia menghabiskan sebagian masa kecilnya.

Kepergian Juan Carlos datang pada saat yang sulit bagi Spanyol, terkena wabah virus corona terburuk di Eropa pada saat politik lokal tegang dan terpolarisasi.

Wakil Perdana Menteri Pablo Iglesias, dari partai Podemos sayap kiri, mengatakan Juan Carlos seharusnya tetap di Spanyol.

"Penerbangan Juan Carlos de Borbon ke luar negeri adalah tindakan yang tidak layak bagi mantan kepala negara dan meninggalkan monarki dalam posisi yang sangat kompromistis," kata Iglesias di halaman Facebooknya dikutip dari Asia One.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Mantan Pebalap MotoGP Beberkan Penyebab Kecelakaan Marc Marquez

Mantan Pebalap MotoGP Beberkan Penyebab Kecelakaan Marc Marquez

Sport | Selasa, 04 Agustus 2020 | 13:41 WIB

KPK Periksa Adik Ipar Nurhadi hingga Dosen

KPK Periksa Adik Ipar Nurhadi hingga Dosen

News | Selasa, 04 Agustus 2020 | 10:09 WIB

KPK Hormati Langkah MA Tolak Pengajuan PK Jaksa Kasus Syafruddin Temanggung

KPK Hormati Langkah MA Tolak Pengajuan PK Jaksa Kasus Syafruddin Temanggung

News | Senin, 03 Agustus 2020 | 20:27 WIB

Terkini

Nama Bupati PALI Muncul di Kasus Suap Audit BPK, KPK Periksa Asgianto Sebagai Saksi

Nama Bupati PALI Muncul di Kasus Suap Audit BPK, KPK Periksa Asgianto Sebagai Saksi

Sumsel | Selasa, 18 Agustus 2026 | 23:43 WIB

Kondisi Terbaru Gunung Semeru, Enam Kali Erupsi dalam Sehari dan Masih Berstatus Siaga

Kondisi Terbaru Gunung Semeru, Enam Kali Erupsi dalam Sehari dan Masih Berstatus Siaga

Sumsel | Selasa, 18 Agustus 2026 | 23:32 WIB

Detik-detik Narapidana Narkoba Diborgol Usai Bebas karena Remisi 17 Agustus, Ada Apa?

Detik-detik Narapidana Narkoba Diborgol Usai Bebas karena Remisi 17 Agustus, Ada Apa?

Sumsel | Selasa, 18 Agustus 2026 | 23:22 WIB

Dedi Mulyadi Sindir Birokrasi Minta Dihormati: Rapat Habis Puluhan Juta, Tapi Rakyat Tetap Menderita

Dedi Mulyadi Sindir Birokrasi Minta Dihormati: Rapat Habis Puluhan Juta, Tapi Rakyat Tetap Menderita

Jabar | Selasa, 18 Agustus 2026 | 23:21 WIB

Koreksi Data Pidato Presiden: 6 Fakta Realitas Hidup Susanah, Kuli Kain Majun Asal Cileungsi Bogor

Koreksi Data Pidato Presiden: 6 Fakta Realitas Hidup Susanah, Kuli Kain Majun Asal Cileungsi Bogor

Jabar | Selasa, 18 Agustus 2026 | 23:16 WIB

Bantah Isu Pisah dari NKRI, Ini 6 Pesan Penting Sultan Banten ke-18 untuk Masyarakat

Bantah Isu Pisah dari NKRI, Ini 6 Pesan Penting Sultan Banten ke-18 untuk Masyarakat

Banten | Selasa, 18 Agustus 2026 | 23:08 WIB

Penerbangan Langsung Palembang-Bandung Kembali Hadir, Ini Jadwal dan Harga Tiket Citilink

Penerbangan Langsung Palembang-Bandung Kembali Hadir, Ini Jadwal dan Harga Tiket Citilink

Sumsel | Selasa, 18 Agustus 2026 | 23:03 WIB

Oknum Petugas Bandara Terlibat Penyelundupan 22 Kg Emas Batangan

Oknum Petugas Bandara Terlibat Penyelundupan 22 Kg Emas Batangan

Banten | Selasa, 18 Agustus 2026 | 22:58 WIB

Mati Lampu hingga 4 Jam, Cek Daftar Wilayah di Palembang yang Terdampak Pemadaman PLN

Mati Lampu hingga 4 Jam, Cek Daftar Wilayah di Palembang yang Terdampak Pemadaman PLN

Sumsel | Selasa, 18 Agustus 2026 | 22:50 WIB

Tarif Rp5 Ribu Dikritik Warga, Sekda Janji Evaluasi Parkir Alun-Alun Tegar Beriman

Tarif Rp5 Ribu Dikritik Warga, Sekda Janji Evaluasi Parkir Alun-Alun Tegar Beriman

Bogor | Selasa, 18 Agustus 2026 | 22:48 WIB

×