Disnaker DKI Ralat Jumlah Kantor yang Jadi Klaster Corona dari 26 Jadi 24

Chandra Iswinarno, Fakhri Fuadi Muflih

Kamis, 06 Agustus 2020 | 16:28 WIB
Disnaker DKI Ralat Jumlah Kantor yang Jadi Klaster Corona dari 26 Jadi 24
Kepala Dinas Ketenagakerjaan dan Transmigrasi (Disnaker) DKI Jakarta Andri Yansyah. (Suara.com/Chyntia Sami)

Suara.com - Dinas Tenaga Kerja, Transmigrasi, dan Energi (Disnakertransgi) DKI Jakarta meralat daftar klaster Corona di perkantoran yang ditutup menjadi 24 tempat. Sebelummya, dilaporkan ada 26 kantor yang memiliki kasus positif Covid-19.

Kepala Disnakertransgi Andri Yansah mengatakan, penyebab kesalahan pendataan terjadi saat proses administrasi.

Akhirnya, ia memutuskan untuk menyampaikan ke media massa mengenai kesalahan data yang dipublikasi.

"Kami memohon maaf atas kesalahan administrasi yang terjadi. 24 kantor ditutup sementara karena ada laporan kasus positif Covid-19," ujar Andri dalam keterangan tertulis yang dikutip Suara.com, Kamis (6/8/2020).

Andri juga mengatakan jumlah kantor yang ditutup karena melanggar protokol kesehatan pencegahan Covid-19 menjadi tujuh kantor.

Dengan demikian, jumlah kantor yang ditutup karena menjadi klaster dan melanggar protokol adalah 31.

Selain itu, ia pada data sebelumnya, menyatakan Polres Jakarta Utara termasuk dalam daftar gedung yang ditutup. Namun kemudian juga diralatnya.

"Saya luruskan bahwa yang benar adalah 31 kantor yang ditutup sementara, Polres Jakarta Utara tidak termasuk. Sedangkan 7 kantor lainnya ditutup sementara karena melanggar protokol kesehatan COVID-19," jelasnya.

Dalam data terbarunya yang sudah diralat, terdapat perubahan karena penambahan dan penghapusan.

baca juga

Pihaknya memindahkan PT Daeyoung Communications Indonesia, PT Kronus Indonesia, dan PT Asiapay Technology Indonesia di Jakarta Selatan sebagai daftar kantor yang ditutup karena kasus Corona jadi melanggar protokol.

Sementara itu, ada nama kantor baru yang masuk daftar kantor ditutup karena jadi klaster, di antaranya PT Pegadaian di Jakarta Pusat. Kemudian, Suzuki Finance di Jakarta Timur.

Kantor yang ditutup, kata Andri, tak seluruhnya dinonaktifkan seluruh bangunannya. Hanya pada sebagian kawasan atau area yang dianggap menjadi tempat penyebaran.

"Penutupan karena kasus positif Covid-19 ini tidak berarti dilakukan pada seluruh gedung perkantoran. Namun, hanya pada area yang ditemukan pegawai terjangkit Covid-19. Kecuali, kasus positif Covid-19 di perkantoran tersebut terjadi secara massif. Penutupannya juga hanya tiga hari, untuk dilakukan disinfeksi pada area tersebut," katanya.

Berikut daftar 31 perkantoran yang ditutup selama masa Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) transisi

Perusahaan yang ditutup karena kasus positif Corona:

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Disnaker Tuding Data Dinkes DKI Soal Klaster Corona di Antam Hoaks

Disnaker Tuding Data Dinkes DKI Soal Klaster Corona di Antam Hoaks

News | Rabu, 05 Agustus 2020 | 17:59 WIB

Disnaker DKI: Biaya Tes Massal COVID-19 Dibebankan ke Perusahaan Swasta

Disnaker DKI: Biaya Tes Massal COVID-19 Dibebankan ke Perusahaan Swasta

News | Rabu, 29 Juli 2020 | 22:50 WIB

Belum Punya Data Pegawai Positif Corona, Disnaker DKI: Baru Tiga yang Lapor

Belum Punya Data Pegawai Positif Corona, Disnaker DKI: Baru Tiga yang Lapor

News | Jum'at, 24 Juli 2020 | 19:44 WIB

Terkini

10 Pelaku UMKM Difabel di Palu Terima Bantuan Modal Usaha

10 Pelaku UMKM Difabel di Palu Terima Bantuan Modal Usaha

Sulsel | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 12:20 WIB

Urutan Skincare Pasca Pico Laser agar Flek Hitam Tidak Menghitam Lagi

Urutan Skincare Pasca Pico Laser agar Flek Hitam Tidak Menghitam Lagi

Lifestyle | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 12:20 WIB

Kenapa Deretan Musisi Mundur dari Rans Carnival Jogja? Ini Kronologinya

Kenapa Deretan Musisi Mundur dari Rans Carnival Jogja? Ini Kronologinya

Lifestyle | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 12:19 WIB

Sisi Gelap Solo Traveling yang Gak Ada di Algoritma Instagram, Perempuan Wajib Tahu!

Sisi Gelap Solo Traveling yang Gak Ada di Algoritma Instagram, Perempuan Wajib Tahu!

Your Say | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 12:17 WIB

Hujan Mulai Turun, Ahmad Luthfi Optimis Target Produksi Padi Jateng 2026 Tercapai

Hujan Mulai Turun, Ahmad Luthfi Optimis Target Produksi Padi Jateng 2026 Tercapai

News | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 12:10 WIB

Menguak Andil Manusia, Benarkah Kepunahan Keenam akan Segera Tiba?

Menguak Andil Manusia, Benarkah Kepunahan Keenam akan Segera Tiba?

Your Say | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 12:10 WIB

Berapa Harga Jual Maksimal Beras SPHP ? Bulog Awasi Pengoplosan di Kendari

Berapa Harga Jual Maksimal Beras SPHP ? Bulog Awasi Pengoplosan di Kendari

Sulsel | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 12:09 WIB

Menguatkan Tata Kelola Keuangan Haji, BPKH Jaga Asa Jemaah Hari Ini dan Masa Depan

Menguatkan Tata Kelola Keuangan Haji, BPKH Jaga Asa Jemaah Hari Ini dan Masa Depan

Bisnis | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 11:58 WIB

Harga Cabai Merah Besar di Jayapura Tembus Rp120 Ribu per Kilogram

Harga Cabai Merah Besar di Jayapura Tembus Rp120 Ribu per Kilogram

Sulsel | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 11:54 WIB

Baekhyun EXO Dirikan Agensi Baru, CBX Dikabarkan Siap Bernaung Bersama

Baekhyun EXO Dirikan Agensi Baru, CBX Dikabarkan Siap Bernaung Bersama

Your Say | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 11:47 WIB

×