Ayah Buang Bayi Baru Lahir di Tempat Sampah, Terekam Kamera CCTV

Reza Gunadha, Rima Suliastini

Sabtu, 08 Agustus 2020 | 13:00 WIB
Ayah Buang Bayi Baru Lahir di Tempat Sampah, Terekam Kamera CCTV
Ilustrasi bayi. (Shutterstock)

Suara.com - Seorang pria terekam kamera saat membuang bayinya ke tempat sampah. Menyadur Daily Mail pada Sabtu (08/08/2020) pria ini diduga ayah dari bayi malang tersebut.

Rekaman yang sampai di kantor polisi menunjukkan pria bernama Zhang yang berusia 24 tahun berjalan menuju tempat sampah sambil menggendong bayi mungil dalam pelukannya.

Ia membuang bayi berjenis kelamin perempuan itu saat dini hari, kala cuaca dingin menusuk tulang.

Kini Zhang dan istrinya yang bernama Li sudah diamankan di kantor polisi dan keduanya mengaku sudah membuang bayinya yang baru lahir.

Bayi mungil ini ditemukan di sebelah tempat pembuangan sampah kompleks perumahan di kawasan Dongguan, Provinsi Guangdong, China pada 29 Juli lalu.

Ilustrasi bayi sakit (Pexels)
Ilustrasi bayi.(Pexels)

Saksi mata mengatakan pada The Paper bahwa bayi mungil itu bahkan masih terhubung dengan tali pusarnya ketika ditemukan.

Bayi itu segera dibawa ke rumah sakit dan dinyatakan sehat. Dia dikirim ke Pusat Kesejahteraan Sosial Dongguan untuk dirawat pada hari berikutnya.

Polisi Dongguan mengatakan mereka melacak kemungkinan pelaku setelah melihat 'sejumlah besar' rekaman kamera keamanan.

Salah satu rekaman video CCTV yang menarik perhatian petugas adalah adegan ketika seorang pria bertelanjang dada memegang bungkusan saat berjalan di daerah tersebut.

baca juga

Setelah melakukan penyelidikan mendalam di lingkungan tersebut, petugas mengidentifikasi pasangan muda sebagai tersangka utama.

Polisi menunggu di luar rumah kontrakan mereka pada Minggu malam dan mengejutkan pasangan itu ketika mereka kembali dari kerja, kata polisi dalam pernyataan media sosial.

Ilustrasi bayi. (Shutterstock)
Ilustrasi bayi. (Shutterstock)

Selama interogasi intens, pasangan itu mengaku membuang putrinya yang baru lahir. Zhang dan Li mengatakan anak itu lahir di rumah mereka sekitar pukul 01.00 Rabu lalu.

Mereka memutuskan untuk tidak merawat buah hatinya setelah melakukan diskusi singkat, tetapi tidak menjelaskan alasannya.

Setelah itu, Zhang membawa putrinya ke tempat sampah lokal dan meninggalkannya di sana.

Polisi telah menahan Zhang dan pasangannya dengan jaminan menunggu uji coba untuk tuduhan yang sama.

Menurut statistik terbaru, sekitar 100.000 bayi ditinggalkan di China setiap tahun - setara dengan lebih dari 270 bayi per hari.

Di bawah hukum pidana China, setiap orang tua yang meninggalkan anak-anak mereka dapat menghadapi hukuman penjara hingga lima tahun.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Bayi Belum Lahir Berisiko Tertular Virus Corona Sejak 2 Minggu Kehamilan

Bayi Belum Lahir Berisiko Tertular Virus Corona Sejak 2 Minggu Kehamilan

Health | Kamis, 06 Agustus 2020 | 12:05 WIB

Bayi Perempuan Ditemukan Meninggal di Tempat Sampah di Sleman

Bayi Perempuan Ditemukan Meninggal di Tempat Sampah di Sleman

Jogja | Senin, 03 Agustus 2020 | 19:43 WIB

WNI Ditangkap Polisi Singapura karena Buang Bayi di Tempat Sampah

WNI Ditangkap Polisi Singapura karena Buang Bayi di Tempat Sampah

News | Rabu, 29 Juli 2020 | 16:36 WIB

Terkini

BRI Dorong Inklusi Keuangan Lewat Holding UMi yang Genap Berusia 5 Tahun

BRI Dorong Inklusi Keuangan Lewat Holding UMi yang Genap Berusia 5 Tahun

Riau | Minggu, 13 September 2026 | 11:41 WIB

Holding UMi Jadi Strategi BRI Perluas Akses Keuangan dan Pemberdayaan

Holding UMi Jadi Strategi BRI Perluas Akses Keuangan dan Pemberdayaan

Sulsel | Minggu, 13 September 2026 | 11:41 WIB

33,8 Juta Debitur Dilayani, BRI Perkuat Peran dalam Holding UMi

33,8 Juta Debitur Dilayani, BRI Perkuat Peran dalam Holding UMi

Kaltim | Minggu, 13 September 2026 | 11:38 WIB

Lima Tahun Holding UMi, BRI Bangun Ekosistem Keuangan Terintegrasi

Lima Tahun Holding UMi, BRI Bangun Ekosistem Keuangan Terintegrasi

Sumsel | Minggu, 13 September 2026 | 11:36 WIB

Apa Kandungan Moisturizer yang Harus Dihindari oleh Remaja? Ini 7 Jawabannya

Apa Kandungan Moisturizer yang Harus Dihindari oleh Remaja? Ini 7 Jawabannya

Lifestyle | Minggu, 13 September 2026 | 11:35 WIB

5 Tahun Holding Ultra Mikro, Perkuat Ekosistem UMKM

5 Tahun Holding Ultra Mikro, Perkuat Ekosistem UMKM

Sulsel | Minggu, 13 September 2026 | 11:33 WIB

5 Tahun Holding UMi, Sinergi BRI, Pegadaian, dan PNM Dorong UMKM Bertumbuh

5 Tahun Holding UMi, Sinergi BRI, Pegadaian, dan PNM Dorong UMKM Bertumbuh

Jogja | Minggu, 13 September 2026 | 11:30 WIB

A Wild Last Boss Appeared! Season 2 Ungkap Karakter Baru dan Jadwal Tayang

A Wild Last Boss Appeared! Season 2 Ungkap Karakter Baru dan Jadwal Tayang

Your Say | Minggu, 13 September 2026 | 11:30 WIB

Lima Tahun Keberadaan Holding Ultra Mikro Mampu Mendorong UMKM Naik Kelas

Lima Tahun Keberadaan Holding Ultra Mikro Mampu Mendorong UMKM Naik Kelas

Sumut | Minggu, 13 September 2026 | 11:29 WIB

Bukan Cuma Ekonomi, Prabowo Didorong Bawa Isu Kesehatan dan Bencana di KTT BRICS

Bukan Cuma Ekonomi, Prabowo Didorong Bawa Isu Kesehatan dan Bencana di KTT BRICS

News | Minggu, 13 September 2026 | 11:26 WIB

×