Ini Alasan PDIP Pilih Menantu Jokowi Ketimbang Akhyar di Pilkada Medan

Chandra Iswinarno, Stephanus Aranditio

Selasa, 11 Agustus 2020 | 15:22 WIB
Ini Alasan PDIP Pilih Menantu Jokowi Ketimbang Akhyar di Pilkada Medan
Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto. [Antara]

Suara.com - Sekretaris Jenderal Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Hasto Kristiyanto mengungkapkan alasan mereka memilih menantu Presiden Joko Widodo (Jokowi), Bobby Nasution ketimbang petahana Akhyar Nasution.

Hasto menjelaskan, Akhyar yang dulunya menjabat sebagai Plt Wali Kota Medan, terlalu memiliki ambisi kekuasaan dan terindikasi terlibat perkara hukum karena Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) telah menangkap Wali Kota Medan Dzulmi Eldin.

"Hasil kajian Ketua DPD PDIP Sumatera Utara Bapak Djarot Saiful Hidayat, PDIP melihat ada dugaan berkaitan dengan persoalan yang membuat yang bersangkutan (Akhyar) tidak bisa dicalonkan oleh PDI Perjuangan. Selain karena ambisi kekuasaan juga ada indikasi dugaan berkaitan dengan faktor hukum tersebut," kata Hasto dalam jumpa pers virtual, Selasa (11/8/2020).

Oleh sebab itu, Akhyar langsung keluar dari partai berlambang banteng moncong putih lalu mendekat ke Partai Demokrat dan Partai Keadilan Sosial (PKS) untuk menjadi lawan Bobby di Pilwalkot Medan 2020.

Ketua DPP Bidang Politik PDIP Puan Maharani telah mengumumkan 75 kepala daerah gelombang keempat untuk Pilkada 2020 pada Selasa (11/8/2020) hari ini.

Dari 75 nama calon paslon tersebut, terdapat nama menantu Jokowi, Bobby Nasution sebagai Bakal Calon Wali Kota Medan yang disandingkan dengan kader Gerindra, Aulia Rahman.

Ada pula nama, Keponakan Prabowo Subianto, Rahayu Saraswati Djojohadikusumo sebagai Calon Wakil Wali Kota Tangerang Selatan.

Selain itu, PDIP juga mengusung Atep sebagai calon wakil wali kota Bandung dan penyanyi Sri Barat atau yang dikenal Iyeth Bustami di Pilkada Bengkalis.

Sebelum ini, DPP PDIP juga sudah mengumumkan 48 bakal paslon kepala daerah pada gelombang pertama 19 Februari 2020, kemudian mengumumkan 45 nama bakal paslon kepala daerah pada gelombang kedua 17 Juli 2020.

baca juga

Pasangan anak Jokowi, Gibran Rakabuming Raka dan Teguh Prakosa untuk Pemilihan Wali Kota Solo termasuk yang diumumkan Megawati pada gelombang kedua.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Bobby Jadi Calon Wali Kota Medan, Megawati Ingatkan Banyak Korupsi di Sumut

Bobby Jadi Calon Wali Kota Medan, Megawati Ingatkan Banyak Korupsi di Sumut

News | Selasa, 11 Agustus 2020 | 14:49 WIB

Direstui PDIP Maju di Pilkada, Bobby Menantu Jokowi: Terima Kasih Mbak Puan

Direstui PDIP Maju di Pilkada, Bobby Menantu Jokowi: Terima Kasih Mbak Puan

Jatim | Selasa, 11 Agustus 2020 | 12:00 WIB

Maju Pilkada, Menantu Jokowi Bobby Nasution Ingin Ciptakan New Medan

Maju Pilkada, Menantu Jokowi Bobby Nasution Ingin Ciptakan New Medan

News | Selasa, 11 Agustus 2020 | 11:46 WIB

Terkini

2 Calon Manajer Kopdes Merah Putih Tewas saat Latihan Militer, Ini Penyebabnya

2 Calon Manajer Kopdes Merah Putih Tewas saat Latihan Militer, Ini Penyebabnya

News | Rabu, 24 Juni 2026 | 11:33 WIB

Teriak 'Kaki Saya Patah' saat Jaga Demo di DPR, Ternyata Ini Diagnosis Medis AKBP Adri Desas

Teriak 'Kaki Saya Patah' saat Jaga Demo di DPR, Ternyata Ini Diagnosis Medis AKBP Adri Desas

News | Rabu, 24 Juni 2026 | 11:32 WIB

Kritik Pedas Mobilisasi Siswa Batam Demi Program MBG: Menyesatkan dan Tak Mendidik

Kritik Pedas Mobilisasi Siswa Batam Demi Program MBG: Menyesatkan dan Tak Mendidik

News | Rabu, 24 Juni 2026 | 11:04 WIB

Buntut Kasus Gus Yaqut, KPK Periksa Dirjen PHU Kemenag Hilman Latief

Buntut Kasus Gus Yaqut, KPK Periksa Dirjen PHU Kemenag Hilman Latief

News | Rabu, 24 Juni 2026 | 11:02 WIB

Suap Ketua BEM UBK Coreng Wajah Gerakan Mahasiswa, Aktivisme Bayaran Jadi Penyakit Akut

Suap Ketua BEM UBK Coreng Wajah Gerakan Mahasiswa, Aktivisme Bayaran Jadi Penyakit Akut

News | Rabu, 24 Juni 2026 | 10:55 WIB

Dini Hari Mencekam di Duren Sawit: Api Lahap Warung Kelontong, 18 Jiwa Nyaris Terpanggang

Dini Hari Mencekam di Duren Sawit: Api Lahap Warung Kelontong, 18 Jiwa Nyaris Terpanggang

News | Rabu, 24 Juni 2026 | 10:52 WIB

Anak Sekolah Rawan Terinjak di Demo Makan Gratis Batam: Siapa yang Harus Diseret ke Hukum?

Anak Sekolah Rawan Terinjak di Demo Makan Gratis Batam: Siapa yang Harus Diseret ke Hukum?

News | Rabu, 24 Juni 2026 | 10:27 WIB

Kecelakaan Truk di Flyover Tomang, Material Besi Berserakan Lumpuhkan Jalur

Kecelakaan Truk di Flyover Tomang, Material Besi Berserakan Lumpuhkan Jalur

News | Rabu, 24 Juni 2026 | 10:21 WIB

Perpecahan di Partai Republik? Kongres AS Desak Trump Hentikan Agresi Militer ke Iran

Perpecahan di Partai Republik? Kongres AS Desak Trump Hentikan Agresi Militer ke Iran

News | Rabu, 24 Juni 2026 | 10:10 WIB

Israel Panik Ketegangan AS-Iran Mereda, Sebut Pejanjian Damai akan Untungkan Hizbullah

Israel Panik Ketegangan AS-Iran Mereda, Sebut Pejanjian Damai akan Untungkan Hizbullah

News | Rabu, 24 Juni 2026 | 09:58 WIB