Peringatan Hari Pramuka Dimajukan karena Jokowi Mau Pidato Kenegaraan

Dwi Bowo Raharjo | Ummi Hadyah Saleh | Suara.com

Rabu, 12 Agustus 2020 | 20:54 WIB
Peringatan Hari Pramuka Dimajukan karena Jokowi Mau Pidato Kenegaraan
Preside Jokowi seusai menghadiri Apel Besar Peringatan Hari Pramuka ke 58 di Cibubur. (Suara.com/Ummi HS).

Suara.com - Peringatan hari Pramuka nasional sedianya digelar setiap tanggal 14 Agustus 2020. Pada tahun ini, Peringatan Hari Pramuka ke-59 dimajukan menjadi pada Rabu (12/8/2020) ini.

Ketua Kwartir Nasional Pramuka Budi Waseso (Buwas) mengatakan peringatan yang digelar hari ini karena menghormati adanya agenda Presiden Jokowi pada 14 Agustus 2020 di gedung DPR/MPR. Pada tanggal tersebut, Kepala Negara bakal menyampaikan pidato kenegaraan.

"Kami mengetahui bahwa bapak Presiden pada tanggal 14 Agustus 2020 ini telah memiliki agenda pidato kenegaraan Presiden di DPR MPR RI," ujar Budi Waseso, Rabu (12/8/2020).

Karena itu pihaknya mengusulkan peringatan Hari Pramuka dilaksanakan pada 12 Agustus 2020, sehingga Presiden Jokowi dapat menghadiri upacara Peringatan Hari Pramuka.

"Kami mengusulkan peringatan Hari Pramuka pada tanggal 12 Agustus 2020, sehingga Bapak Presiden dapat hadir serta memberikan pengarahan, dengan tidak mengurangi makna dari Hari Pramuka itu sendiri. Kami berterima kasih Bapak telah menyempatkan hadir," ucap dia.

Budi Waseso menuturkan, tema pada peringatan Pramuka ke-59 yaitu Peran Gerakan Pramuka Ikut Membantu Dalam Menanggulangi Bencana Covid-19 dan Bela Negara.

Tema tersebut kata Budi Waseso, telah menjadi tema utama bagi seluruh aktivitas dan kegiatan gerakan pramuka pada tahun 2020 ini.

"Hal tersebut adalah mewujudkan dari semangat para Pramuka untuk ikut membantu menanggulangi bencana covid 19 yang sampai saat ini masih menjadi masalah besar, bukan hanya di Indonesia tetapi juga di seluruh dunia," kata Budi Waseso.

Tak hanya itu, Budi Waseso menyebut pandemi Covid-19 membuat banyak hal menjadi tertunda bahkan batal. Karena itu belum dapat diperkirakan kapan lagi akan dilaksanakan. Kegiatan kehidupan sehari-hari termasuk perekonomian rumah tangga juga menjadi terganggu.

"Namun gerakan Pramuka telah bertekad untuk terus melanjutkan misinya mendidik kaum muda Indonesia agar mempunyai masa depan lebih cerah dengan mempunyai budi pekerti dan karakter yang luhur sejalan dengan Pancasila sebagai asas gerakan organisasi Pramuka," ucap dia.

Budi Waseso menuturkan, upaya yang dilakukan para anggota gerakan Pramuka dalam ikut membantu Penanggulangan pandemi covid 19 sungguh beragam. Upaya tersebut juga dilakukan di semua jajaran gerakan pramuka baik di dalam negeri, mulai dari gugus depan maupun Kwartir, juga dilakukan gugus depan gerakan pramuka di luar negeri.

"Upaya bakti sosial dan bakti masyarakat yang dilakukan adalah implementasi kode kehormatan gerakan Pramuka berupa Dwi Satya dan Tri Satya dan Dwi Satya serta Dwi Darma dan Dasa Dharma Pramuka yang bagian pentingnya menekankan para Pramuka untuk menolong sesama hidup dan mempersiapkan diri serta ikut serta membangun masyarakat," kata dia.

Dalam kesempatan tersebut, Dirut Perum Bulog itu meminta dukungan dari Presiden Jokowi untuk perubahan Undang-Undang (UU) Nomor 12 tahun 2010 tentang Gerakan Pramuka.

"Kami juga ingin melaporkan bahwa sampai saat ini kami telah menyiapkan hal-hal yang berkaitan dengan upaya perubahan UU nomor 12 tahun 2010 tentang gerakan Pramuka. Setelah 10 tahun berjalan, kami menyadari bahwa perlu adanya perbaikan-perbaikan dalam UU tersebut. Untuk itu kami memohon dukungan dari bapak presiden tentang hal ini," katanya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Jokowi Minta Pramuka Ikut Bantu Lawan Pandemi Covid-19

Jokowi Minta Pramuka Ikut Bantu Lawan Pandemi Covid-19

News | Rabu, 12 Agustus 2020 | 20:42 WIB

Gladi Sidang Tahunan MPR dan Pidato Kenegaraan Presiden

Gladi Sidang Tahunan MPR dan Pidato Kenegaraan Presiden

Foto | Rabu, 12 Agustus 2020 | 17:46 WIB

Jokowi Ajak Pramuka Gerakan Kedisiplinan dan Kepedulian untuk Lawan Corona

Jokowi Ajak Pramuka Gerakan Kedisiplinan dan Kepedulian untuk Lawan Corona

News | Rabu, 12 Agustus 2020 | 16:55 WIB

Gibran Resmi Pegang Rekomendasi Golkar

Gibran Resmi Pegang Rekomendasi Golkar

Video | Rabu, 12 Agustus 2020 | 16:20 WIB

Potret Fahri Hamzah dan Fadli Zon Semasa Muda, Siapa Paling Ganteng?

Potret Fahri Hamzah dan Fadli Zon Semasa Muda, Siapa Paling Ganteng?

News | Rabu, 12 Agustus 2020 | 16:11 WIB

Tambah Koleksi Baru, Arief Poyuono Pamer Cara Merawat Koleksi Kerisnya

Tambah Koleksi Baru, Arief Poyuono Pamer Cara Merawat Koleksi Kerisnya

News | Rabu, 12 Agustus 2020 | 14:22 WIB

Terkini

Dinyatakan Hilang Misterius, Pak Tam Ditemukan di Mekkah

Dinyatakan Hilang Misterius, Pak Tam Ditemukan di Mekkah

News | Senin, 30 Maret 2026 | 16:11 WIB

Tutup Pintu Damai, Pelapor Ijazah Palsu Jokowi Minta Roy Suryo dan Dokter Tifa Segera Ditahan

Tutup Pintu Damai, Pelapor Ijazah Palsu Jokowi Minta Roy Suryo dan Dokter Tifa Segera Ditahan

News | Senin, 30 Maret 2026 | 16:09 WIB

Iran Terapkan Rezim Navigasi Baru di Selat Hormuz, Kapal Wajib Bayar Tarif Transit

Iran Terapkan Rezim Navigasi Baru di Selat Hormuz, Kapal Wajib Bayar Tarif Transit

News | Senin, 30 Maret 2026 | 16:07 WIB

Kasus Teror Air Keras Andrie Yunus: Komnas HAM Incar Keterangan TNI Usai Periksa Polda

Kasus Teror Air Keras Andrie Yunus: Komnas HAM Incar Keterangan TNI Usai Periksa Polda

News | Senin, 30 Maret 2026 | 16:02 WIB

600 Ribu Lahan Sawah Beralihfungsi, Pemerintah Susun RPP untuk Atur Sanksi Denda

600 Ribu Lahan Sawah Beralihfungsi, Pemerintah Susun RPP untuk Atur Sanksi Denda

News | Senin, 30 Maret 2026 | 15:59 WIB

WFH untuk Hemat BBM di Tengah Krisis Energi, Solusi Efektif atau Hanya Sementara?

WFH untuk Hemat BBM di Tengah Krisis Energi, Solusi Efektif atau Hanya Sementara?

News | Senin, 30 Maret 2026 | 15:56 WIB

Tak Hanya Energi, Eropa Kini Dilanda Krisis Cokelat KitKat

Tak Hanya Energi, Eropa Kini Dilanda Krisis Cokelat KitKat

News | Senin, 30 Maret 2026 | 15:52 WIB

Pelapor Ijazah Jokowi Minta Usut Pendana Isu, Desak Polisi Tindak Roy Suryo dan Dokter Tifa

Pelapor Ijazah Jokowi Minta Usut Pendana Isu, Desak Polisi Tindak Roy Suryo dan Dokter Tifa

News | Senin, 30 Maret 2026 | 15:50 WIB

Satu Prajurit Gugur di Lebanon, Mabes TNI Belum Bisa Pastikan Pelaku Serangan

Satu Prajurit Gugur di Lebanon, Mabes TNI Belum Bisa Pastikan Pelaku Serangan

News | Senin, 30 Maret 2026 | 15:41 WIB

8 Juta Warga AS Turun ke Jalan Aksi 'No Kings': Lawan Fasisme Diktator Donald Trump

8 Juta Warga AS Turun ke Jalan Aksi 'No Kings': Lawan Fasisme Diktator Donald Trump

News | Senin, 30 Maret 2026 | 15:38 WIB