Profil Slamet Maarif, Ketua PA 212

Rifan Aditya | Suara.com

Jum'at, 14 Agustus 2020 | 10:08 WIB
Profil Slamet Maarif, Ketua PA 212
Ketua Umum PA 212, Slamet Maarif di gedung perkantoran Capital Place, Jalan Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jumat (12/1/2018). [Suara.com/Dwi Bowo Rahardjo]

Suara.com - Nama Slamet Maarif, Ketua Persatuan Alumni (PA) 212 mencuat di pemberitaan baru-baru ini. Ia menegaskan tetap akan menuntut pemerintah untuk membatalkan Rancangan Undang-undang yang dianggap mengubah Pancasila.

Dalam aksi tuntutan di depan Gedung MPR/DPR bulan Juli lalu, Slamet Maarif menyatakan tidak ingin masyarakat Indonesia memaknai Pancasila dengan tafsir tunggal melalui pembaharuan RUU tersebut

Rancangan Undang-undang yang dimaksud Slamet Maarif adalah RUU HIP yang diubah menjadi RUU BPIP.

Slamet Maarif beserta PA 212 telah melakukan serangkaian aksi. Misalnya, aksi bela ulama untuk menentang kriminalisasi terhadap para ulama, penentangan pembubaran HTI dan juga ormas-ormas Islam yang lain.

Sepak terjang Slamet Maarif dalam berbagai aksi tersebut tidak diragukan lagi. Berikut ini profil Slamet Maarif Ketua PA 212 yang dirangkum Suara.com.

Slamet Maarif merupakan Ketua PA 212 (Persaudaraan Alumni 212). Laki-laki ini sebelumnya pernah menjabat sebagai juru bicara Front Pembela Islam (FPI).

Ketua Umum PA 212, Slamet Maarif. (Suara.com/Ria Rizki)
Ketua Umum PA 212, Slamet Maarif. (Suara.com/Ria Rizki)

Ia menggantikan Ansufri Idrus Sambo sebagai Ketua Presidium Alumni Aksi Bela Islam 212 atau Ketua PA 212. Sebab, ketua sebelumnya mengundurkan diri.

Pergantian Ketua PA 212 disebut-sebut terjadi setelah aksi membela Hary Tanoesoedibjo saat tersandung kasus hukum. Saat itu Sambo sedang menjabat Ketua PA 212 pada 14 Juli 2017 mendatangi Komnas HAM untuk melakukan laporan pengaduan dugaan terhadap Hary Tanoesodibjo namun terjadi kecaman dari Ketua FPI Rizieq Shibab.

Kecaman dari Rizieq Shihab menilai PA 212 keluar dari perjuangan mereka. Kemudian terjadi perpindahan Ketua PA 212 kepada Slamet Maarif.

Setelah perpindahan Ketua dari Sambo kepada Slamet Maarif, sejumlah tokoh PA 212 satu per satu kini mundur.

Hingga kini, tokoh-tokoh PA 212 yang mundur antara lain Ali Mochtar Ngabalin, Usamah Hisyam, Kapitra Ampera. Serta beberapa dari mereka menyatakan dukungan terhadap masing-masing calon presiden dan wakil presiden kala itu.

Di bawah kepemimpinan Slamet Maarif, nama Presidium Alumni Aksi Bela Islam 212 berganti nama menjadi Persaudaraan Alumni 212. Pergantian nama tersebut terjadi dari hasil Musyawarah Nasional yang dihadiri tokoh ulama dan aktivitas 212 yang berlangsung pada 25-27 Januari 2018.

Slamet Maarif menyebutkan alasan pergantian nama tersebut agar PA 212 dapat lebih terbuka, egaliter dan demokratis.

Itulah profil Slamet Maarif, Ketua PA 212 yang dikenal lewat aksi-aksinya.

Kontributor : Muhammad Zuhdi Hidayat

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kasus Corona Tembus 100 Ribu, Ferdinand Sentil PA 212: Andai Tak Ada Demo

Kasus Corona Tembus 100 Ribu, Ferdinand Sentil PA 212: Andai Tak Ada Demo

News | Selasa, 28 Juli 2020 | 17:50 WIB

RUU HIP Diubah Jadi RUU BPIP, PA 212: Apapun Namanya, Cabut dari Prolegnas!

RUU HIP Diubah Jadi RUU BPIP, PA 212: Apapun Namanya, Cabut dari Prolegnas!

News | Jum'at, 17 Juli 2020 | 18:26 WIB

Soal 'Mendadak' Pancasilais, Ketua PA 212 Balas Sentilan Mahfud MD

Soal 'Mendadak' Pancasilais, Ketua PA 212 Balas Sentilan Mahfud MD

News | Jum'at, 17 Juli 2020 | 18:14 WIB

Terkini

5 Hari Pencarian, Pemancing Tenggelam di Payangan Ditemukan Meninggal

5 Hari Pencarian, Pemancing Tenggelam di Payangan Ditemukan Meninggal

News | Minggu, 03 Mei 2026 | 21:36 WIB

Prabowo Bahas Pengawasan Aliran Dana Bersama PPATK di Hambalang

Prabowo Bahas Pengawasan Aliran Dana Bersama PPATK di Hambalang

News | Minggu, 03 Mei 2026 | 21:14 WIB

Rencana Awal Berubah Jadi Pembunuhan Sekeluarga, Fakta Baru Kasus Rumbai Terungkap

Rencana Awal Berubah Jadi Pembunuhan Sekeluarga, Fakta Baru Kasus Rumbai Terungkap

News | Minggu, 03 Mei 2026 | 21:08 WIB

Pembunuhan di Rumbai Terungkap, Menantu Korban Diduga Jadi Otak Pelaku

Pembunuhan di Rumbai Terungkap, Menantu Korban Diduga Jadi Otak Pelaku

News | Minggu, 03 Mei 2026 | 21:00 WIB

PPG Unhas Diusulkan Jadi Pusat Pengembangan Standar MBG Nasional

PPG Unhas Diusulkan Jadi Pusat Pengembangan Standar MBG Nasional

News | Minggu, 03 Mei 2026 | 20:22 WIB

Langit Tangsel Memburuk, Pemkot Siapkan Sanksi Denda hingga Genjot Ekosistem Kendaraan Listrik

Langit Tangsel Memburuk, Pemkot Siapkan Sanksi Denda hingga Genjot Ekosistem Kendaraan Listrik

News | Minggu, 03 Mei 2026 | 20:11 WIB

Netanyahu Terjepit Tekanan Amerika Serikat dan Ancaman Perang Iran

Netanyahu Terjepit Tekanan Amerika Serikat dan Ancaman Perang Iran

News | Minggu, 03 Mei 2026 | 20:03 WIB

Percepat Pemulihan, Kasatgas PRR Minta Daerah Terdampak Bentuk Satgas Provinsi

Percepat Pemulihan, Kasatgas PRR Minta Daerah Terdampak Bentuk Satgas Provinsi

News | Minggu, 03 Mei 2026 | 19:57 WIB

PDIP Dorong Dialog Terbuka Tentukan Ambang Batas Parlemen di RUU Pemilu

PDIP Dorong Dialog Terbuka Tentukan Ambang Batas Parlemen di RUU Pemilu

News | Minggu, 03 Mei 2026 | 19:25 WIB

Menteri PPPA Minta Proses Hukum Kasus Kekerasan Seksual di Pesantren Pati Dipercepat

Menteri PPPA Minta Proses Hukum Kasus Kekerasan Seksual di Pesantren Pati Dipercepat

News | Minggu, 03 Mei 2026 | 18:21 WIB