Jokowi: Anggaran Kesehatan APBN 2021 Direncanakan Rp169,7 Trilun

Erick Tanjung | Ummi Hadyah Saleh
Jokowi: Anggaran Kesehatan APBN 2021 Direncanakan Rp169,7 Trilun
Penampilan Presiden Jokowi di Sidang Tahunan MPR RI. (Foto: Biro Pers Sekretariat Presiden).

Jokowi mengatakan anggaran kesehatan pada APBN 2021 direncanakan sebesar Rp169,7 Triliun atau setara 6,2 persen APBN.

Suara.com - Presiden Joko Widodo atau Jokowi mengatakan anggaran kesehatan pada APBN 2021 direncanakan sebesar Rp169,7 Triliun atau setara 6,2 persen APBN.

Anggaran kesehatan itu naik hampir tiga kali lipat dari tahun sebelumnya yang hanya Rp57,4 triliun.

Hal itu disampaikan Jokowi dalam keterangan pemerintah atas Rancangan Undang-undang Tentang Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) Tahun Anggaran 2021 beserta nota keuangan di Gedung DPR-MPR, Jakarta, Jumat (14/8/2020).

"Diarahkan terutama untuk peningkatan dan pemerataan dari sisi supply," kata Jokowi.

Dia menjelaskan, anggaran kesehatan tersebut untuk mendukung biaya pengadaan vaksin, nutrisi ibu hamil, ibu menyusui, balita, hingga penyakit menular di Indonesia.

"Kemudian untuk akselerasi penurunan stunting," ujarnya.

Tak hanya itu, Kepala Negara menyebut anggaran kesehatan juga difokuskan untuk keberlanjutan program jaminan kesehatan.

"Keberlanjutan program jaminan kesehatan nasional, serta penguatan pencegahan, deteksi, dan respons penyakit, serta sistem kesehatan terintegrasi," terangnya.

Komentar

Suara.Com

Dapatkan informasi terkini dan terbaru yang dikirimkan langsung ke Inbox anda

QUOTES OF THE DAY

INFOGRAFIS