Seorang Wanita di Bahrain Hancurkan Patung Budha: Ini Negara Muslim, Benar?

Reza Gunadha | Hikmawan Muhamad Firdaus | Suara.com

Selasa, 18 Agustus 2020 | 11:10 WIB
Seorang Wanita di Bahrain Hancurkan Patung Budha: Ini Negara Muslim, Benar?
Seorang wanita menghancurkan patung Buddha di sebuah toko di Bahrain.[YouTube]

Suara.com - Seorang wanita di Bahrain tiba-tiba menghancurkan patung dewa Hindu Ganesha yang terpajang di sebuah toko, akibatnya ia didakwa membuat kerusakan di tempat umum dan menghina simbol agama.

Menyadur New Straits Times, Selasa (18/8/2020), aksi tersebut terekam dalam sebuah video yang kemudian viral di media sosial.

Setelah mengetahui video tersebut, pihak kepolisian setempat langsung memanggil wanita yang diketahui berusia 54 tahun.

"Dia dengan sengaja merusak toko ... dan menghancurkan berhala agama di daerah Juffair di ibukota Manama," menurut kementerian dalam negeri.

Tak lama setelah itu, jaksa penuntut umum mengeluarkan pernyataan yang mengatakan wanita itu mengaku telah merusak patung-patung itu dan didakwa dengan berbagai tuduhan kriminal dan menghina simbol agama.

Pihak kementerian dalam negeri juga menyebutkan bahwa wanita berkerudung tersebut akan menjalani pengadilan.

Dalam sebuah video yang beredar luas, tampak dua orang wanita mengunjungi sebuah toko dan langsung menghampiri etalase yang berisi patung-patung budha.

Kemudian tiba-tiba salah satu wanita tersebut menyambar sebuah patung dan langsung membatingnya sehingga patung tersebut langsung hancur.

Saat menghancurkan patung-patung tersebut ia sembari mengatakan: "Ini negara muslim, benar?"

"Mari kita lihat siapa yang akan menyembah patung-patung ini. Panggil polisi," kata wanita yang lain.

Melihat insiden tersebut, warganet langsung mengecam aksi kedua wanita tersebut. Seorang warganet berpendapat bahwa penghancuran berhala hanya boleh dilakukan ketika 'Allah memerintahkannya'.

"Menghancurkan berhala hanya dilakukan ketika seorang nabi diperintahkan oleh Allah (swt). Kami tidak diberitahu untuk menyerang kepercayaan orang lain dengan cara ini," tulis akun @aslichutyapa.

Khalid al-Khalifa, penasihat raja Bahrain dan mantan menteri luar negeri, mengatakan tindakan wanita itu tidak dapat diterima.

"Merusak simbol agama bukanlah sifat rakyat Bahrain. Ini adalah kejahatan ... kebencian dan ditolak," ujar Khalid melalui akun Twitternya.

"Di sini, semua agama, sekte, dan orang hidup berdampingan." tambahnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Berusaha Tulari Dokter, Pasien Covid-19 Dipenjara 3 Tahun

Berusaha Tulari Dokter, Pasien Covid-19 Dipenjara 3 Tahun

News | Kamis, 30 Juli 2020 | 18:35 WIB

Buka Bersama Keluarga Besar, 16 Orang di Bahrain Terinfeksi Corona

Buka Bersama Keluarga Besar, 16 Orang di Bahrain Terinfeksi Corona

News | Selasa, 12 Mei 2020 | 09:44 WIB

Setelah Australia Dibatalkan, Giliran F1 GP Bahrain dan Vietnam Ditunda

Setelah Australia Dibatalkan, Giliran F1 GP Bahrain dan Vietnam Ditunda

Sport | Sabtu, 14 Maret 2020 | 05:50 WIB

Terkini

Bos Gembong Narkoba Skotlandia Steven Lyons Ditangkap di Bali, Pimpin Sindikat 'Lyons Crime Family'

Bos Gembong Narkoba Skotlandia Steven Lyons Ditangkap di Bali, Pimpin Sindikat 'Lyons Crime Family'

News | Selasa, 31 Maret 2026 | 22:21 WIB

Zulhas Sebut PAN-Gerindra 'Koalisi Sepanjang Masa', Dasco: Kami Harap Ini Langgeng

Zulhas Sebut PAN-Gerindra 'Koalisi Sepanjang Masa', Dasco: Kami Harap Ini Langgeng

News | Selasa, 31 Maret 2026 | 22:04 WIB

Menaker Yassierli Sidak Perusahaan di Semarang Faktor THR Tak Dibayar Penuh

Menaker Yassierli Sidak Perusahaan di Semarang Faktor THR Tak Dibayar Penuh

News | Selasa, 31 Maret 2026 | 21:56 WIB

Babak Baru Kasus Andrie Yunus: Puspom TNI Izin LPSK Periksa Korban Usai Ditolak Dokter

Babak Baru Kasus Andrie Yunus: Puspom TNI Izin LPSK Periksa Korban Usai Ditolak Dokter

News | Selasa, 31 Maret 2026 | 21:49 WIB

Dapur MBG Kembali Beroperasi Usai Libur Lebaran, Relawan: Kangen Suara Ompreng

Dapur MBG Kembali Beroperasi Usai Libur Lebaran, Relawan: Kangen Suara Ompreng

News | Selasa, 31 Maret 2026 | 21:08 WIB

Jaga Semangat Belajar Siswa, Satgas PRR Kebut Renovasi Fasdik Terdampak Bencana

Jaga Semangat Belajar Siswa, Satgas PRR Kebut Renovasi Fasdik Terdampak Bencana

News | Selasa, 31 Maret 2026 | 21:02 WIB

Usai Jepang, Presiden Prabowo Tiba di Korea Selatan Lanjutkan Diplomasi Asia Timur

Usai Jepang, Presiden Prabowo Tiba di Korea Selatan Lanjutkan Diplomasi Asia Timur

News | Selasa, 31 Maret 2026 | 20:54 WIB

'Kirim Putra Trump, Anak Netanyahu, dan Pangeran-pangeran Arab Perang ke Iran!'

'Kirim Putra Trump, Anak Netanyahu, dan Pangeran-pangeran Arab Perang ke Iran!'

News | Selasa, 31 Maret 2026 | 20:54 WIB

Gudang Sound System di Kembangan Ludes Dilalap Api, 15 Unit Damkar Diterjunkan ke Lokasi

Gudang Sound System di Kembangan Ludes Dilalap Api, 15 Unit Damkar Diterjunkan ke Lokasi

News | Selasa, 31 Maret 2026 | 20:29 WIB

Siapkan Puluhan Saksi dan Ahli di Kasus Korupsi Satelit Kemhan, Kejagung: Untuk Yakinkan Hakim!

Siapkan Puluhan Saksi dan Ahli di Kasus Korupsi Satelit Kemhan, Kejagung: Untuk Yakinkan Hakim!

News | Selasa, 31 Maret 2026 | 20:16 WIB