Efek Perubahan Iklim, Suhu Panas di Death Valley Pecahkan Rekor Dunia

Reza Gunadha, Arief Apriadi

Selasa, 18 Agustus 2020 | 13:46 WIB
Efek Perubahan Iklim, Suhu Panas di Death Valley Pecahkan Rekor Dunia
Taman nasional Death Valley di California, Amerika Serikat. [AFP]

Suara.com - Rekor suhu terpanas di dunia kerap terjadi di berbagai belahan bumi, setidaknya dalam satu abad terakhir. Death Valley di Gurun Mojave California, kemungkinan jadi pemecah rekor selanjutnya.

Menyadur Al Jazeera, Selasa (18/8/2020), gelombang panas ekstrim yang melanda wilayah barat Amerika Serikat telah berdampak pada peningkatan suhu yang luar biasa di Death Valley.

Sistem observasi otomatis yang dijalankan oleh Layanan Cuaca Nasional AS di Furnace Creek melaporkan suhu di taman nasional itu sempat menyentuh angka 54,4 celcius pada Minggnu (16/8/2020), pukul 03:41 waktu setempat.

Melonjaknya suhu di wilayah lembah yang memiliki sedikit populasi penduduk itu disebut-sebut amat berkaitan dengan perubahan iklim yang dalam beberapa dekade terakhir menjadi isu serius.

"Itu adalah panas yang kering. Kelembaban turun menjadi 7 persen. Tapi rasanya sangat panas," kata ahli meteorologi Daniel Berc di biro layanan cuaca di Las Vegas.

Gelombang panas yang membakar sebagian besar wilayah barat Amerika Serikat akan berlanjut sepanjang minggu, katanya pada hari Senin.

"Ini benar-benar seperti berada di dalam oven," jelasnya.

Turis pada hari Senin mengambil foto narsis di luar ruangan, termometer tidak resmi di pusat pengunjung Death Valley sambil menghindari menyentuh permukaan logam dengan kulit telanjang.

Mereka yang tinggal dan bekerja di Furnace Creek, yang memiliki populasi 24 orang pada sensus 2010, melihat catatan yang mengkhawatirkan.

baca juga

Brandi Stewart, petugas informasi publik Taman Nasional Death Valley yang dapat melihat stasiun cuaca Furnace Creek dari jendelanya, menyebut kenaikan suhu memang terus berlangsung di tempat tersebut.

"Kami melihat lebih banyak rekor dipecahkan pada tingkat harian dan bulanan," kata Stewart.

"Sangatlah penting bahwa kami melihat lebih banyak pemecahan rekor," tandasnya.

Menurut Organisasi Meteorologi Dunia, suhu ekstrim yang menimpa Death Valley bukan kali ini terjadi. Pada Juli 1913, lembah itu sempat mencatatkan suhu 56,7 celcius.

Tetapi penelitian terbaru oleh Christopher Burt, seorang ahli cuaca ekstrim, telah membuat beberapa ahli meteorologi melihat catatan yang lebih tua ini sebagai hasil dari kesalahan pengamat.

Perubahan iklim telah mendorong suhu global ke ketinggian baru. Di Eropa, Spanyol utara memecahkan rekor panas setempat pada bulan Juli, sementara ladang gandum di Prancis terbakar.

Hutan di Siberia Rusia mengalami kebakaran hutan yang belum pernah terjadi sebelumnya, sementara es laut Arktik menyusut ke rekor terendah untuk Juli karena pencairan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Cuaca Panas Ekstrem, Warga di California Terancam Terkena Pemadaman Listrik

Cuaca Panas Ekstrem, Warga di California Terancam Terkena Pemadaman Listrik

News | Minggu, 16 Agustus 2020 | 06:00 WIB

Lapisan Es Utuh Terakhir di Kanada Pecah, Menumpuk Jadi Seukuran Salatiga

Lapisan Es Utuh Terakhir di Kanada Pecah, Menumpuk Jadi Seukuran Salatiga

Tekno | Selasa, 11 Agustus 2020 | 13:11 WIB

Gelombang Panas Bisa Picu Masalah Kesehatan Mental

Gelombang Panas Bisa Picu Masalah Kesehatan Mental

Health | Selasa, 11 Agustus 2020 | 09:23 WIB

Covid-19 Mewabah di Penjara California, AS

Covid-19 Mewabah di Penjara California, AS

Video | Minggu, 09 Agustus 2020 | 20:45 WIB

Patroli Terlama, Jet Tempur China Terbang 10 Jam di Atas Laut China Selatan

Patroli Terlama, Jet Tempur China Terbang 10 Jam di Atas Laut China Selatan

News | Rabu, 05 Agustus 2020 | 13:00 WIB

Terkini

Kronologi Pasutri Palembang Diduga Kunci Pria di Kamar Mandi, Motor dan 3 HP Raib

Kronologi Pasutri Palembang Diduga Kunci Pria di Kamar Mandi, Motor dan 3 HP Raib

Sumsel | Minggu, 13 September 2026 | 13:06 WIB

NASA Potret Gunung Anak Krakatau Meletus dari Angkasa, Begini Penampakannya

NASA Potret Gunung Anak Krakatau Meletus dari Angkasa, Begini Penampakannya

News | Minggu, 13 September 2026 | 13:05 WIB

3 Barang Ini Sebaiknya Tidak Diletakkan di Atas Mesin Cuci, Bisa Berbahaya

3 Barang Ini Sebaiknya Tidak Diletakkan di Atas Mesin Cuci, Bisa Berbahaya

Sumut | Minggu, 13 September 2026 | 13:05 WIB

Sepiring Nasi Goreng di Pinggir Jalan

Sepiring Nasi Goreng di Pinggir Jalan

Your Say | Minggu, 13 September 2026 | 13:00 WIB

Fakta-fakta Dugaan Keracunan Massal MBG di Karo dan Pati, Ratusan Anak Jadi Korban

Fakta-fakta Dugaan Keracunan Massal MBG di Karo dan Pati, Ratusan Anak Jadi Korban

News | Minggu, 13 September 2026 | 12:53 WIB

Tingkatkan Kualitas, Bleach TYBW Tunda Dua Episode Terakhir pada Oktober

Tingkatkan Kualitas, Bleach TYBW Tunda Dua Episode Terakhir pada Oktober

Your Say | Minggu, 13 September 2026 | 12:50 WIB

Begini Kondisi Antrean BBM di SPBU Makassar

Begini Kondisi Antrean BBM di SPBU Makassar

Bisnis | Minggu, 13 September 2026 | 12:46 WIB

Jadi Ketum PB PJSI, Maruli Simanjuntak Ditantang Bawa Judo Indonesia ke Podium Dunia

Jadi Ketum PB PJSI, Maruli Simanjuntak Ditantang Bawa Judo Indonesia ke Podium Dunia

News | Minggu, 13 September 2026 | 12:46 WIB

Strategi Anak Usaha Emiten Sawit TAPG Cegah Karhutla di Kaltim

Strategi Anak Usaha Emiten Sawit TAPG Cegah Karhutla di Kaltim

Bisnis | Minggu, 13 September 2026 | 12:39 WIB

Viral Pengerusakan Belasan Rumah di Humbahas Diduga Sengketa Lahan

Viral Pengerusakan Belasan Rumah di Humbahas Diduga Sengketa Lahan

Sumut | Minggu, 13 September 2026 | 12:35 WIB

×