Bunga Desa Diperkosa Dua Orang sampai Pingsan, Disiksa Pakai Puntung Rokok

Reza Gunadha | Fitri Asta Pramesti | Suara.com

Selasa, 18 Agustus 2020 | 16:59 WIB
Bunga Desa Diperkosa Dua Orang sampai Pingsan, Disiksa Pakai Puntung Rokok
Ilustrasi (Foto: Batamnews)

Suara.com - Seorang gadis di India diperkosa secara bergilir oleh dua pria. Korban juga dilukai menggunakan puntung rokok hingga tak sadarkan diri.

Menyadur Gulf News, pemerkosaan dan penyerangan ini terjadi di negarra bagian Uttar Pradesh pada Jumat (14/8) lalu.

Kepolisian setempat berhasil menangkap terduga pelaku yang bernama Arjun asal desa Dehribhar dan pria lain yang tak disebutkan namanya.

Tragedi ini bermula ketika remaja yang bekerja di pembakaran batu bata ini pergi untuk mengambil air pada Jumat (14/8) malam.

Sesaat kemudian, perempuan berusia 17 tahun ini dihampiri oleh dua pria tak dikenal yang menaiki sepeda motor, memaksa korban pergi ke sebuah gubuk dekat kolam desa.

Ilustrasi kekerasan pada anak. [Shutterstock]
Ilustrasi kekerasan seksual pada anak. [Shutterstock]

Sampai di lokasi, pelaku langsung memerkosa korban. Mereka juga menyiksa gadis ini dengan cara menyundutkan puntung rokok yang menyala ke tubuhnya. Begitu korban pingsan, kedua pelaku langsung melarikan diri.

Gadis itu ditemukan esok harinya dalam keadaan tak sadarkan diri. Ia kini sedang menjalani perawatan di rumah sakit distrik.

Polisi segera melakukan penyelidikan usai ibu korban membuat pengaduan tertulis terkait kasus yang menimpa anaknya.

"Kasus penculikan, pemerkosaan beramai-ramai dan di bawah bagian POCSO Act (Perlindungan Anak dari Pelanggaran Seksual) didaftarkan terhadap dua pria tersebut atas keluhan dari ibu korban. Penyelidikan sedang berlangsung," ujar Sunil Kumar Gupta, pejabat kepolisian setempat.

Dalam keterangan polisi, pelaku disebutkan ditangkap dalam waktu 24 jam setelah gadis itu ditemukan.

"Mereka akan diberi hukuman yang berat," kata kepolisian.

Juga terjadi di Uttar Pradesh, seorang gadis berusia 13 tahun diperkosa dan dibunuh. Korban ditemukan tak bernyawa di ladang tebu pada Jumat (14/8) lalu.

Mengutip laporan Daily Mail, keluarga korban mengklaim para pelaku memotong lidah dan mencungkil mata gadis ini.

Kendati demikian, kepolisian menyangkal klaim keluarga, menyebut hasil pemeriksaan menyatakan korban tewas akibat diperkosa dan dicekik.

Polisi menyebut goresan di dekat mata gadis itu mungkin disebabkan oleh daun tebu yang tajam di ladang tempat korban ditemukan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Bejat!!! Resedivis Mencoba Perkosa Gadis di Pematang Sawah

Bejat!!! Resedivis Mencoba Perkosa Gadis di Pematang Sawah

Jatim | Selasa, 18 Agustus 2020 | 14:42 WIB

Gadis 13 Tahun Diperkosa dan Dibunuh, Keluarga Klaim Lidahnya Dipotong

Gadis 13 Tahun Diperkosa dan Dibunuh, Keluarga Klaim Lidahnya Dipotong

News | Senin, 17 Agustus 2020 | 15:07 WIB

Tidak Dapat Jatah dari Istri Sejak Menikah, Suami Bunuh Diri

Tidak Dapat Jatah dari Istri Sejak Menikah, Suami Bunuh Diri

News | Jum'at, 14 Agustus 2020 | 10:21 WIB

Terkini

Kisah Difabel Tuli Perdana Dengar Suara Takbiran: Dulu Duniaku Sangat Sunyi

Kisah Difabel Tuli Perdana Dengar Suara Takbiran: Dulu Duniaku Sangat Sunyi

News | Senin, 23 Maret 2026 | 19:17 WIB

Viral Keluhan Ban Mobil Dikempeskan di Monas, Kadishub DKI: Jangan Parkir di Badan Jalan!

Viral Keluhan Ban Mobil Dikempeskan di Monas, Kadishub DKI: Jangan Parkir di Badan Jalan!

News | Senin, 23 Maret 2026 | 19:13 WIB

Hampir 100 Persen Pengungsi Bencana di Sumatera Tak Lagi di Tenda

Hampir 100 Persen Pengungsi Bencana di Sumatera Tak Lagi di Tenda

News | Senin, 23 Maret 2026 | 19:02 WIB

Kritik KPK, Sahroni Usul Tahanan Rumah Harus Bayar Mahal: Biar Negara Gak Rugi-Rugi Banget

Kritik KPK, Sahroni Usul Tahanan Rumah Harus Bayar Mahal: Biar Negara Gak Rugi-Rugi Banget

News | Senin, 23 Maret 2026 | 19:02 WIB

Mudik Siswa Sekolah Rakyat, Naila Akhirnya Punya Rumah Baru Layak Huni

Mudik Siswa Sekolah Rakyat, Naila Akhirnya Punya Rumah Baru Layak Huni

News | Senin, 23 Maret 2026 | 19:00 WIB

Tentara Amerika Gali Kuburannya Sendiri Jika Serang Pulau Kharg

Tentara Amerika Gali Kuburannya Sendiri Jika Serang Pulau Kharg

News | Senin, 23 Maret 2026 | 18:55 WIB

Dukung Wacana WFH ASN demi Hemat Energi, Komisi II DPR: Tapi Jangan Disalahgunakan untuk Liburan

Dukung Wacana WFH ASN demi Hemat Energi, Komisi II DPR: Tapi Jangan Disalahgunakan untuk Liburan

News | Senin, 23 Maret 2026 | 18:54 WIB

Lebaran Perdana Warga Kampung Nelayan Sejahtera, Kini Tanpa Rasa Cemas

Lebaran Perdana Warga Kampung Nelayan Sejahtera, Kini Tanpa Rasa Cemas

News | Senin, 23 Maret 2026 | 18:52 WIB

Eks Menag Yaqut Jadi Tahanan Rumah, Mantan Penyidik: KPK Tak Boleh Beri Perlakuan Istimewa

Eks Menag Yaqut Jadi Tahanan Rumah, Mantan Penyidik: KPK Tak Boleh Beri Perlakuan Istimewa

News | Senin, 23 Maret 2026 | 18:48 WIB

Turap Longsor di Kramat Jati, 50 Personel Gabungan Dikerahkan

Turap Longsor di Kramat Jati, 50 Personel Gabungan Dikerahkan

News | Senin, 23 Maret 2026 | 18:42 WIB