Beberkan Dinasti Politik Gagal, PAN Contohkan Keluarga SBY di Pilkada DKI

Agung Sandy Lesmana | Ummi Hadyah Saleh | Suara.com

Selasa, 18 Agustus 2020 | 18:33 WIB
Beberkan Dinasti Politik Gagal, PAN Contohkan Keluarga SBY di Pilkada DKI
Ketua Umm Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono. (Antara)

Suara.com - Sekretaris Jenderal Partai Amanat Nasional (PAN) Eddy Soeparno menyebut banyak kasus dinasti politik di Indonesia yang keluarganya gagal terpillih saat orang tuanya tak memiliki jabatan penting atau berkuasa lagi.

"Kita lihat di Indonesia ada kasus-kasus ketika ada seorang tokoh maju, di mana mungkin ikuti di luar negeri, ketika orang tua sudah tak menjabat lagi ternyata ada kasus-kasus yang kita lihat ada kegagalan-kegagalan," ujar Eddy dalam diskusi daring bertajuk "Merdeka dari Dinasti:Lah..Apa Mungkin?, Selasa (18/8/2020).

Eddy mencontohkan kiprah Agus Harimurti Yudhoyono, putra mantan Presiden ke-6, Susilo Bambang Yudhoyono yang gagal memenangkan kontestasi di Pilkada DKI Jakarta, dan putra Alex Noerdin, Dody Reza Alex Noerdin yang juga kalah di Pilkada Sumatra Selatan.

AHY dan Dody Reza kalah ketika orang tuanya tak menjabat lagi.

"Misal DKI AHY maju, SBY tak menjabat lagi beliau belum berhasil jadi gubernur. Begitu juga sahabat saya Dody Reza Alex Nurdin maju di Pilkada Sumatra Selatan, ketika pak Alex tak menjabat beliau akhirnya kalah," ucap dia.

Bahkan kata Eddy, ketika orangtuanya tak menjabat, tidak ada yang memilih bahkan partai yang mengusungnya maju.

Seperti yang dialami putra mantan Gubernur Kalimantan Timur Awang Farouk pada Pilkada 2 tahun lalu.

"Bahkan lebih ironis lagi setelah orang tuanya setelah keluarganya itu turun jabatan, bahkan sudah tak dianggap parpol untuk diusung. Mohon maaf secara hormat seperti Kalimantan Timur putra pak Awang Farouk di pilkada 2 tahun lalu mau maju itu tidak ada yang melihat, tidak ada yang melirik waktu itu," kata dia.

Hal tersebut juga dialami puteri mantan Gubernur Sulawesi Selatan (Sulsel) dua periode 2008-2018 yang gagal menjadi anggota DPR meski petahana.

"Kami lihat legislatif demikian nasibnya ketika Syahrul Yasin Limpo turun sebagai gubernur, putrinya yang mau maju yang notabene anggota DPR RI incumbent mau maju lagi ternyata kalah," katanya.

Karena itu, Eddy menyoroti fenomena dinasti politik di Indonesia yang memilki kecenderungan kalah ketika keluarganya tak menjabat lagi sebagai pejabat pemerintah atau orang yang berkuasa.

"Jadi kita lihat ada fenomena yang menarik di Indonesia ketika keluarga tidak menjabat lagi, maka ya langsung jadi warga biasa jadi dan memiliki kecenderungan untuk punya kekalahan di berbagai kontestasi," ucap Eddy.

Eddy menambahkan bahwa ada kenaikan trend, bahwa keluarga petahana mengalami kekalahan.

"Di Pilkada 2015, 17, 18 ada kenaikan tren, di mana petahana keluarga petahana mengalami kekalahan sedikit demi sedikit," katanya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Pendidikan AHY Dikulik, Caranya Tanggapi Tragedi KRL Dinilai Lebih Bijak dari Menteri PPPA

Pendidikan AHY Dikulik, Caranya Tanggapi Tragedi KRL Dinilai Lebih Bijak dari Menteri PPPA

Lifestyle | Rabu, 29 April 2026 | 15:47 WIB

Sosok Arifah Fauzi: Menteri PPPA yang Viral Usul Gerbong Perempuan di Tengah

Sosok Arifah Fauzi: Menteri PPPA yang Viral Usul Gerbong Perempuan di Tengah

News | Rabu, 29 April 2026 | 08:47 WIB

AHY Bakal Selidiki Dugaan Gangguan Sinyal di Balik Kecelakaan Kereta Bekasi Timur

AHY Bakal Selidiki Dugaan Gangguan Sinyal di Balik Kecelakaan Kereta Bekasi Timur

News | Selasa, 28 April 2026 | 16:45 WIB

AHY Minta Evakuasi Gerbong KRL di Bekasi Timur Rampung Sore Ini, Target Malam Sudah Normal

AHY Minta Evakuasi Gerbong KRL di Bekasi Timur Rampung Sore Ini, Target Malam Sudah Normal

News | Selasa, 28 April 2026 | 15:32 WIB

Dukung KPK Batasi Uang Tunai di Pemilu, PAN: Rakyat Harus Pilih Kapasitas, Bukan Isi Tas

Dukung KPK Batasi Uang Tunai di Pemilu, PAN: Rakyat Harus Pilih Kapasitas, Bukan Isi Tas

News | Senin, 27 April 2026 | 11:43 WIB

AHY Dorong Model Penataan Kampung Mrican Sleman Jadi Percontohan Nasional

AHY Dorong Model Penataan Kampung Mrican Sleman Jadi Percontohan Nasional

News | Jum'at, 24 April 2026 | 21:11 WIB

Reformasi Setengah Hati: Peneliti Soroti Tren Remiliterisasi dari Era SBY hingga Prabowo

Reformasi Setengah Hati: Peneliti Soroti Tren Remiliterisasi dari Era SBY hingga Prabowo

News | Jum'at, 24 April 2026 | 19:44 WIB

Siapa Saja Pejabat 'Dinasti Kaltim' Kerabat Rudy Mas'ud? Ini Daftar Lengkap dan Faktanya

Siapa Saja Pejabat 'Dinasti Kaltim' Kerabat Rudy Mas'ud? Ini Daftar Lengkap dan Faktanya

Lifestyle | Kamis, 23 April 2026 | 16:00 WIB

Pembahasan Formal RUU Pemilu Belum Dimulai, PAN Usul Jadi Inisiatif Pemerintah

Pembahasan Formal RUU Pemilu Belum Dimulai, PAN Usul Jadi Inisiatif Pemerintah

News | Kamis, 23 April 2026 | 13:54 WIB

Butuh Rp1.200 Triliun, Pemerintah Berencana Garap 14.000 Km Jalur Kereta Api

Butuh Rp1.200 Triliun, Pemerintah Berencana Garap 14.000 Km Jalur Kereta Api

Bisnis | Kamis, 23 April 2026 | 07:16 WIB

Terkini

Lawan KPK, Noel Ancam Gugat Rp 300 Triliun: 'Tak Ambil Satu Rupiah Pun, Semua untuk Buruh!'

Lawan KPK, Noel Ancam Gugat Rp 300 Triliun: 'Tak Ambil Satu Rupiah Pun, Semua untuk Buruh!'

News | Rabu, 29 April 2026 | 21:22 WIB

KPK Bidik Peran Suami Fadia Arafiq di Pusaran Korupsi Proyek Outsourcing Pekalongan

KPK Bidik Peran Suami Fadia Arafiq di Pusaran Korupsi Proyek Outsourcing Pekalongan

News | Rabu, 29 April 2026 | 21:20 WIB

Usut Tragedi Bekasi Timur: Usai Sopir Taksi Green SM, Besok Giliran Masinis Diperiksa Polisi

Usut Tragedi Bekasi Timur: Usai Sopir Taksi Green SM, Besok Giliran Masinis Diperiksa Polisi

News | Rabu, 29 April 2026 | 21:09 WIB

Kenapa Banyak Bajak Laut di Somalia? Kapal Honour 25 Berisi 4 WNI Disandera Perompak

Kenapa Banyak Bajak Laut di Somalia? Kapal Honour 25 Berisi 4 WNI Disandera Perompak

News | Rabu, 29 April 2026 | 20:47 WIB

Kilas Balik Misi Berdarah TNI Bebaskan Kapal Sinar Kudus dari Cengkeraman Perompak Somalia

Kilas Balik Misi Berdarah TNI Bebaskan Kapal Sinar Kudus dari Cengkeraman Perompak Somalia

News | Rabu, 29 April 2026 | 20:29 WIB

10  Jam Terjepit Dalam Kereta, Kisah Endang Melawan Maut Usai Sempat Dikira Tim SAR Meninggal

10 Jam Terjepit Dalam Kereta, Kisah Endang Melawan Maut Usai Sempat Dikira Tim SAR Meninggal

News | Rabu, 29 April 2026 | 20:27 WIB

Orang Tua Korban Daycare Little Aresha Ajukan Perlindungan dan Restitusi ke LPSK

Orang Tua Korban Daycare Little Aresha Ajukan Perlindungan dan Restitusi ke LPSK

News | Rabu, 29 April 2026 | 20:04 WIB

Pangkalan AS di Kuwait Dihantam Iran, Taktik dan Jet Tua Jadi Kunci

Pangkalan AS di Kuwait Dihantam Iran, Taktik dan Jet Tua Jadi Kunci

News | Rabu, 29 April 2026 | 20:00 WIB

Perang Belum Usai! Malam Ini Militer Iran Siaga Tempur Lawan AS-Israel

Perang Belum Usai! Malam Ini Militer Iran Siaga Tempur Lawan AS-Israel

News | Rabu, 29 April 2026 | 20:00 WIB

Kedubes Rusia Sampaikan Duka atas Kecelakaan Kereta di Bekasi Timur

Kedubes Rusia Sampaikan Duka atas Kecelakaan Kereta di Bekasi Timur

News | Rabu, 29 April 2026 | 19:44 WIB