Viral Video Seorang Polisi di Detroit Tembak Seekor Anjing hingga Tewas

Reza Gunadha | Hikmawan Muhamad Firdaus | Suara.com

Minggu, 23 Agustus 2020 | 06:05 WIB
Viral Video Seorang Polisi di Detroit Tembak Seekor Anjing hingga Tewas
Seorang polisi terekam video menembak seekor anjing.[Facebook/Animal Hope & Wellness Foundation]

Suara.com - Seorang polisi di Detroit, Amerika Serikat dilaporkan menembak seekor anjing hingga tewas karena menyerang anjing peliharaannya.

Menyadur News.com.au, Animal Hope & Wellness Foundation membagikan sebuah video yang diambil dari kamera pengintai di sekitar tempat kejadian.

Dilihat dari video yang dibagikan di media sosial Facebook, saat kejadian anjing yang dibunuh menggonggong kepada sang polisi yang sedang berjalan dengan anjing peliharaannya.

Mendengar gonggongan tersebut, anjing sang polisi kemudian mendekatinya hingga terjadi perkelahian diantara keduanya.

Dalam video tidak menunjukkan petugas polisi mencoba memisahkan anjing-anjing tersebut, namun justru langsung mengeluarkan pistol dan langsung menembak anjing yang menggonggong tadi tepat di bagian wajahnya hingga tewas.

"Petugas polisi yang bertanggung jawab atas tindakan tersebut harus dimintai pertanggungjawaban," tulis The Animal Hope & Wellness Foundation di unggahannya.

Asosiasi mendesak orang-orang untuk menghubungi kantor polisi Detroit Mayors untuk menuntut keadilan.

Melihat video tersebut, pemilik hewan peliharaan dan pencinta anjing meluapkan kemarahannya dan berspekulasi tentang apa yang terjadi dan siapa yang harus bertanggung jawab.

"Ini sangat berbahaya! Menembakkan pistol ke anjing. Sungguh cara yang agresif dan tidak stabil untuk menghadapi situasi ini," tulis seorang warganet dikutip dari News.com.au.

Yang lain bertanya, "Mengapa pertugas itu pergi begitu saja? … Apakah ada yang melakukan sesuatu untuk membantu?"

Seorang komentator mempertanyakan bagaimana petugas polisi kehilangan kendali atas situasi dengan begitu banyak petugas lain yang hadir.

"Sangat mengharukan melihat semua polisi berdiri di sana sementara korban mereka menggeliat kesakitan sebelum meninggal. Anjing polisi itu seharusnya tidak pernah diizinkan berada di dekat pagar itu." tulisnya.

Menurut seorang warganet yang mengajukan laporan ke kantor polisi Detroit, insiden penembakan tersebut kini sedang diselidiki oleh petugas.

Untuk melihat video, silakan klik disini.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Belanja Online, Pria Ini Terima Paket Penuh Ulat

Belanja Online, Pria Ini Terima Paket Penuh Ulat

News | Sabtu, 22 Agustus 2020 | 11:38 WIB

Anak 2 Tahun Ogah Pakai Masker, Satu Keluarga Diusir dari Pesawat

Anak 2 Tahun Ogah Pakai Masker, Satu Keluarga Diusir dari Pesawat

News | Jum'at, 21 Agustus 2020 | 22:06 WIB

60.000 Relawan Siap Uji Klinis Vaksin COVID-19 Buatan Amerika Serikat

60.000 Relawan Siap Uji Klinis Vaksin COVID-19 Buatan Amerika Serikat

Health | Jum'at, 21 Agustus 2020 | 19:27 WIB

Terkini

Ironi Pelapor Mafia Tanah Jadi Tersangka Fitnah, Kini Minta Perlindungan LPSK

Ironi Pelapor Mafia Tanah Jadi Tersangka Fitnah, Kini Minta Perlindungan LPSK

News | Selasa, 26 Mei 2026 | 23:57 WIB

Bantah Main Mata, PMJ Tegaskan Kasus Andrie Yunus Tak Dihentikan Diam-diam

Bantah Main Mata, PMJ Tegaskan Kasus Andrie Yunus Tak Dihentikan Diam-diam

News | Selasa, 26 Mei 2026 | 23:45 WIB

Dukung Putusan MK, Dasco Pastikan Syarat Keterwakilan Perempuan Masuk RUU Pemilu

Dukung Putusan MK, Dasco Pastikan Syarat Keterwakilan Perempuan Masuk RUU Pemilu

News | Selasa, 26 Mei 2026 | 23:07 WIB

Dasco Dukung Putusan MK soal Parpol Tanpa 30 persen Caleg Perempuan Bakal Gugur

Dasco Dukung Putusan MK soal Parpol Tanpa 30 persen Caleg Perempuan Bakal Gugur

News | Selasa, 26 Mei 2026 | 22:49 WIB

Pemerataan Pendidikan, Anak-Anak di Daerah Terpencil Bogor Kini Punya Gedung Sekolah Dasar Baru

Pemerataan Pendidikan, Anak-Anak di Daerah Terpencil Bogor Kini Punya Gedung Sekolah Dasar Baru

News | Selasa, 26 Mei 2026 | 22:24 WIB

Lawan Impunitas, Nasib Kasus Air Keras Andrie Yunus Ditentukan 2 Juni

Lawan Impunitas, Nasib Kasus Air Keras Andrie Yunus Ditentukan 2 Juni

News | Selasa, 26 Mei 2026 | 22:10 WIB

Kementerian PANRB dan Kemenkes Perkuat SDM Kesehatan Dukung Program Prioritas Presiden

Kementerian PANRB dan Kemenkes Perkuat SDM Kesehatan Dukung Program Prioritas Presiden

News | Selasa, 26 Mei 2026 | 21:42 WIB

Bocoran Der Spiegel: AS Berencana Pangkas Drastis Kontribusi Militer untuk NATO

Bocoran Der Spiegel: AS Berencana Pangkas Drastis Kontribusi Militer untuk NATO

News | Selasa, 26 Mei 2026 | 21:41 WIB

Misteri CCTV 'Gaib' di Kasus Andrie Yunus: Muncul Saat Rilis, Lenyap di Meja Hijau

Misteri CCTV 'Gaib' di Kasus Andrie Yunus: Muncul Saat Rilis, Lenyap di Meja Hijau

News | Selasa, 26 Mei 2026 | 21:35 WIB

Fleksibilitas Kerja ASN Perkuat Budaya Kerja Profesional dan Berbasis Kinerja

Fleksibilitas Kerja ASN Perkuat Budaya Kerja Profesional dan Berbasis Kinerja

News | Selasa, 26 Mei 2026 | 21:29 WIB