Jacob Blake, Warga Afro-Amerika yang 7 Kali Ditembak Polisi AS Masih Hidup

Reza Gunadha | Hikmawan Muhamad Firdaus | Suara.com

Selasa, 25 Agustus 2020 | 20:46 WIB
Jacob Blake, Warga Afro-Amerika yang 7 Kali Ditembak Polisi AS Masih Hidup
Jacob Blake ditembak sebanyak tujuh kali dibagian punggung oleh anggoa polisi AS di Kenosha, Wisconsin. [Twitter via CBS News]

Suara.com - Jacob Blake, pria afro-amerika yang ditembak tujuh kali di punggung oleh petugas polisi Kenosha, Amerika Serikat dalam kondisi stabil dan masih hidup.

Menyadur Milwaukee Journal Sentinel, Selasa (25/8/2020), lelaki berusia 29 tahun tersebut menjalani operasi pada Minggu (23/8) malam dan dalam kondisi stabil pada hari Senin (24/8).

"Kami semua menyaksikan video mengerikan dari Jacob Blake yang ditembak di punggungnya beberapa kali oleh polisi Kenosha," kata pengacara hak sipil Benjamin Crump dalam siaran persnya diktui dari .

"Lebih parahnya lagi, ketiga putranya menyaksikan ayah mereka pingsan setelah ditembak peluru," kata Crump, yang mewakili Blake. "Sungguh keajaiban dia masih hidup." ungkapnya.

Dalam wawancara Senin malam, Benjamin Crump mengatakan Blake tetap dalam kondisi stabil.

"Saat ini, kami masih menunggu fakta untuk dikonfirmasi," kata Crump kepada Journal Sentinel.

"Tapi kami tahu apa yang kami lihat di video itu, dan itu jelas penggunaan kekuatan yang berlebihan yang mengejutkan dan memalukan serta menghancurkan dan tidak ada yang lebih hancur dari ketiga putranya." jelasnya.

Menurut Benjamin Crump, anak-anak Blake yang berusia 8, 5, dan 3 tahun berada di dalam mobil pada saat penembakan.

"Anda hanya bisa membayangkan masalah psikologis yang akan dialami bayi-bayi ini selama sisa hidup mereka," katanya.

Keluarga Blake kemudian menggalang dana secara online pada hari Senin dan secara cepat mengumpulkan lebih dari USD 150.000 dalam bentuk donasi. Perwakilan regional GoFundMe mengonfirmasi bahwa akun tersebut asli.

"Saat kami memperjuangkan keadilan dan pengertian, keluarga kami telah dan akan menghadapi banyak cobaan selama ini,"

"Jacob Blake adalah ayah enam anak yang penuh kasih yang layak mendapatkan perhatian medis dan perwakilan hukum yang tepat." tulis keluarga itu pada laman GoFundMe.

Ayah Blake yang juga bernama Jacob Blake berbagi rasa syukur atas curahan dukungannya dalam sebuah video yang dibagikan luas di media sosial.

"Saya ingin berterima kasih kepada semua orang atas doa dan perhatiannya," katanya. "Tidak peduli apa (sumpah serapah) yang mereka katakan, tidak membenarkan menembak anak saya dari belakang delapan kali. ... Setelah operasi, (dia) stabil. Masih di sini." ujar ayah Blake.

Tetangga yang tinggal di sekitar lokasi penembakan menggambarkan Blake sebagai sosok yang ramah dan suka bersenang-senang bersama anak-anaknya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

EKSKLUSIF: Upaya Agus Satrio Kenalkan Ilmu Biomassa ke Indonesia (Part 2)

EKSKLUSIF: Upaya Agus Satrio Kenalkan Ilmu Biomassa ke Indonesia (Part 2)

Video | Selasa, 25 Agustus 2020 | 18:30 WIB

Rusuh Demonstrasi BLM di Wisconsin, Pasukan Garda Nasional AS Turun Tangan

Rusuh Demonstrasi BLM di Wisconsin, Pasukan Garda Nasional AS Turun Tangan

News | Selasa, 25 Agustus 2020 | 12:38 WIB

Mati Suri, Perempuan Ini Kembali Buka Mata saat Dibawa ke Rumah Duka

Mati Suri, Perempuan Ini Kembali Buka Mata saat Dibawa ke Rumah Duka

News | Selasa, 25 Agustus 2020 | 11:10 WIB

Terkini

WFH ASN Tak Boleh Disalahgunakan, Mensos: Liburan Bisa Berujung Sanksi

WFH ASN Tak Boleh Disalahgunakan, Mensos: Liburan Bisa Berujung Sanksi

News | Kamis, 02 April 2026 | 23:02 WIB

Begini Cara Satgas PRR Manfaatkan Kayu Hanyutan di Wilayah Terdampak Bencana

Begini Cara Satgas PRR Manfaatkan Kayu Hanyutan di Wilayah Terdampak Bencana

News | Kamis, 02 April 2026 | 22:15 WIB

Respons Gempa Sulut: Mensos Pastikan Beri Santunan Ahli Waris dan Kirim Bantuan Sesuai Kebutuhan

Respons Gempa Sulut: Mensos Pastikan Beri Santunan Ahli Waris dan Kirim Bantuan Sesuai Kebutuhan

News | Kamis, 02 April 2026 | 21:44 WIB

Gegana Turun Tangan! Gereja di Jakarta hingga Bekasi Disisir dan Dijaga Ketat Jelang Ibadah Paskah

Gegana Turun Tangan! Gereja di Jakarta hingga Bekasi Disisir dan Dijaga Ketat Jelang Ibadah Paskah

News | Kamis, 02 April 2026 | 21:30 WIB

Kesimpulan DPR Kasus Amsal Sitepu: Desak Eksaminasi dan Evaluasi Kejari Karo

Kesimpulan DPR Kasus Amsal Sitepu: Desak Eksaminasi dan Evaluasi Kejari Karo

News | Kamis, 02 April 2026 | 21:17 WIB

Tegas! 1.256 SPPG di Timur Indonesia Disetop Sementara BGN Akibat Abaikan SLHS dan Tak Punya IPAL

Tegas! 1.256 SPPG di Timur Indonesia Disetop Sementara BGN Akibat Abaikan SLHS dan Tak Punya IPAL

News | Kamis, 02 April 2026 | 21:13 WIB

KPK Akan Maraton Periksa Agen Perjalanan Haji dan Umrah Pekan Depan

KPK Akan Maraton Periksa Agen Perjalanan Haji dan Umrah Pekan Depan

News | Kamis, 02 April 2026 | 20:42 WIB

Iran Pastikan Selat Hormuz Terbuka untuk Dunia, Tapi....

Iran Pastikan Selat Hormuz Terbuka untuk Dunia, Tapi....

News | Kamis, 02 April 2026 | 20:39 WIB

Kasus Kuota Haji, KPK Perpanjang Masa Penahanan Gus Alex Hingga 40 Hari ke Depan

Kasus Kuota Haji, KPK Perpanjang Masa Penahanan Gus Alex Hingga 40 Hari ke Depan

News | Kamis, 02 April 2026 | 20:33 WIB

2 Siswa SMP Terkena Peluru Nyasar, Marinir Ungkap Alasan Tolak Tuntutan Rp3,3 Miliar

2 Siswa SMP Terkena Peluru Nyasar, Marinir Ungkap Alasan Tolak Tuntutan Rp3,3 Miliar

News | Kamis, 02 April 2026 | 20:29 WIB