Suku Amazon Buka Blokade Jalan di Brasil, Tunggu Tanggapan Pemerintah

Reza Gunadha | Arief Apriadi | Suara.com

Jum'at, 28 Agustus 2020 | 12:27 WIB
Suku Amazon Buka Blokade Jalan di Brasil, Tunggu Tanggapan Pemerintah
Pengunjuk rasa yang terdiri dari suku Kayapo Mekranoti akhirnya membuka blokade jalan raya utama di Amazon, Brasil, setelah menggelar protes sejak 17 Agustus lalu. [AFP]

Suara.com - Pengunjuk rasa yang terdiri dari suku Kayapo Mekranoti akhirnya membuka blokade jalan raya utama di Amazon, Brasil, setelah menggelar protes sejak 17 Agustus lalu.

Menyadur Deccan Herald, pembukaan jalan itu dilakukan anggota suku Amazon pada Kamis (27/8/2020) setelah hakim memerintahkan pemerintah untuk menanggapi protes terebut.

Menggunakan hiasan kepala bulu tadisional, mengacungkan busur dan anak panah, para pengunjuk rasa menyebut bakal membuka blokade selama 10 hari.

Kendati telah membuka akses jalan raya, anggota kelompok etnis Kayapo Mekranoti ini menegaskan bakal tetap menagih janji bantuan dari pemerintah.

Penangguhan protes selama 10 hari dilakukan untuk memberi waktu kepada kantor urusan adat pemerintah, FUNAI, dan Departemen Infrastruktur dan Transportasi Nasional (DNIT) waktu untuk menanggapi tuntutan mereka.

"Hakim memberi waktu 10 hari kepada FUNAI dan DNIT untuk (menanggapi). Jika tidak, mereka harus membayar denda 10.000 real (sekitar $ 1.800) sehari," kata salah satu pemimpin protes, Mudjere Kayapo.

"Jika harus, kami akan kembali dan menutup jalan raya lagi," tambahnya.

Hakim federal Sandra Maria Correia da Silva telah memerintahkan para pengunjuk rasa untuk mengakhiri pemblokiran jalan, dengan alasan kerusakan ekonomi di kawasan itu.

Pada awalnya, para demonstran berjanji bakal mengabaikan permintaan tersebut, namun mereka memutuskan untuk mengajukan kasus ini ke pengadilan.

Suku Kayapo Mekranoti menuntut pemerintah sayap kanan Presiden Jair Bolsonaro untuk mengeluarkan dana yang mereka katakan sebagai hutang atas kerusakan lingkungan yang disebabkan jalan raya ke tanah mereka.

Mereka juga ingin membantu memerangi penambangan ilegal, penggundulan hutan, dan virus korona baru, yang telah melanda terutama di kalangan masyarakat adat di wilayah tersebut.

Suku Kayapo Mekranoti mengancam akan kembali dengan protes yang lebih besar apabila tuntutan yang mereka suarakan tidak mendapat tanggapan dari pemerintah, kata Luis Carlos Sampaio, dari Institut Kabu, sebuah kelompok hak adat.

"Kami akan melihat bagaimana pihak berwenang bereaksi," kata Luis Carlos.

Suku Mekranoti Kayapo sebelumnya menutup jalan raya BR-163 dengan membawa busur dan anak panah.

Mereka menutup akses jalan yang merupakan arteri utama yang digunakan untuk mengirim jagung dan kedelai, dua ekspor utama Brasil.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Era New Normal, Model Seksi Ini Cuma Punya Satu Jawaban Tentang Masker

Era New Normal, Model Seksi Ini Cuma Punya Satu Jawaban Tentang Masker

Jatim | Jum'at, 28 Agustus 2020 | 11:51 WIB

Kepala Suku Amazon Meninggal Gara-gara Virus Corona

Kepala Suku Amazon Meninggal Gara-gara Virus Corona

News | Kamis, 18 Juni 2020 | 10:03 WIB

Begini Wasiat Kepala Suku Amazon Sebelum Meninggal Akibat Covid-19

Begini Wasiat Kepala Suku Amazon Sebelum Meninggal Akibat Covid-19

News | Jum'at, 15 Mei 2020 | 15:52 WIB

Madonna hingga Brad Pitt Desak Brasil Selamatkan Suku Amazon dari Covid-19

Madonna hingga Brad Pitt Desak Brasil Selamatkan Suku Amazon dari Covid-19

News | Senin, 04 Mei 2020 | 13:56 WIB

Terkini

Hercules Ngaku Ditawari Jenderal Ratusan Miliar agar Tak Dukung Prabowo di Pilpres 2024

Hercules Ngaku Ditawari Jenderal Ratusan Miliar agar Tak Dukung Prabowo di Pilpres 2024

News | Minggu, 10 Mei 2026 | 17:13 WIB

Nobar Persija vs Persib: 13 Titik di Jakpus Dijaga TNI-Polri

Nobar Persija vs Persib: 13 Titik di Jakpus Dijaga TNI-Polri

News | Minggu, 10 Mei 2026 | 17:01 WIB

Terungkap! Ini Alasan Ahmad  Dedi Lari Hindari Wartawan Usai Diperiksa KPK Kasus Korupsi Bea Cukai

Terungkap! Ini Alasan Ahmad Dedi Lari Hindari Wartawan Usai Diperiksa KPK Kasus Korupsi Bea Cukai

News | Minggu, 10 Mei 2026 | 16:31 WIB

Transaksi UMKM Tembus 13 Juta di E-Commerce, Pemulihan Ekonomi Pascabencana Kian Menguat

Transaksi UMKM Tembus 13 Juta di E-Commerce, Pemulihan Ekonomi Pascabencana Kian Menguat

News | Minggu, 10 Mei 2026 | 15:49 WIB

Wamendagri Bima Arya Dorong HIPMI dan Pemda Bersinergi Kembangkan Ekonomi Kreatif

Wamendagri Bima Arya Dorong HIPMI dan Pemda Bersinergi Kembangkan Ekonomi Kreatif

News | Minggu, 10 Mei 2026 | 15:41 WIB

Patroli Dini Hari di Pamulang: Remaja Diduga Balap Liar Diamankan, Pesta Miras Dibubarkan

Patroli Dini Hari di Pamulang: Remaja Diduga Balap Liar Diamankan, Pesta Miras Dibubarkan

News | Minggu, 10 Mei 2026 | 15:33 WIB

Status Honorer Dihapus 2027, FSGI: Jangan Sampai Picu Krisis Guru dan Gaji Tak Layak!

Status Honorer Dihapus 2027, FSGI: Jangan Sampai Picu Krisis Guru dan Gaji Tak Layak!

News | Minggu, 10 Mei 2026 | 14:00 WIB

Cegah Gesekan El Clasico, Polresta Tangerang Patroli Keliling di Titik Nobar Persija-Persib

Cegah Gesekan El Clasico, Polresta Tangerang Patroli Keliling di Titik Nobar Persija-Persib

News | Minggu, 10 Mei 2026 | 13:45 WIB

Hapus Jejak Tiang Monorel, Pramono Anung Buka Perdana CFD Rasuna Said sebagai Ikon Baru Jakarta

Hapus Jejak Tiang Monorel, Pramono Anung Buka Perdana CFD Rasuna Said sebagai Ikon Baru Jakarta

News | Minggu, 10 Mei 2026 | 12:41 WIB

Usut Jaringan Internasional! 321 WNA Operator Judol Jakbar Dipindahkan ke Imigrasi

Usut Jaringan Internasional! 321 WNA Operator Judol Jakbar Dipindahkan ke Imigrasi

News | Minggu, 10 Mei 2026 | 12:13 WIB