alexametrics

Paman Kandung Bobby Nasution Maju Pilkada Tapsel, Doli Bantah Faktor Istana

Chandra Iswinarno
Paman Kandung Bobby Nasution Maju Pilkada Tapsel, Doli Bantah Faktor Istana
Doli Sinomba Siregar, paman kandung Bobby Afif Nasution. [Suara.com/Muhlis]

Doli Siregar membantah dirinya maju sebagai calon di pilkada sebagai aji mumpung dari hubungan keluarganya dengan istana.

Suara.com - Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) di Provinsi Sumatera Utara kembali memunculkan sosok yang masih tergolong masih kerabat dekat istana.

Kali ini, Partai Nasdem dan Hanura resmi mengusung Doli Sinomba Siregar yang berpasangan dengan M Yusuf Siregar maju sebagai bakal calon di Pilkada Tapanuli Selatan (Tapsel).

Doli Siregar sendiri merupakan paman kandung Bobby Afif Nasution, menantu Presiden Joko Widodo (Jokowi).

Sebagai paman Bobby dan besan Jokowi, Doli Siregar membantah dirinya maju sebagai calon di pilkada sebagai aji mumpung dari hubungan keluarganya dengan istana. 

Baca Juga: Profil Menantu Jokowi Bobby Nasution Terlengkap

"Nggak lah, sebelum Bobby nikah dengan Kahiyang, saya sudah di sini (politik). Saya masih kader Partai Golkar," katanya, Jumat (28/8/2020).

Bahkan pada periode 2014-2019, dia tercatat sebagai anggota DPRD dari Golkar dan pernah mencalonkan diri di Pilkada Tapanuli Selatan.

Meski masih tercatat sebagai kader, namun partai berlambang pohon beringin itu mengusung pasangan lain, yakni Dolly Putra Parlindungan Pasaribu yang berpasangan dengan Rasyid Assaf Dongoran di Tapanuli Selatan.

Dalam pertarungan di Pilkada Tapanuli Selatan, Doli Siregar-M Yusuf Siregar diusung Partai Nasdem dan Hanura yang sama-sama memliki jumlah empat kursi di DPRD Tapsel.

Koalisi dua partai itu, sudah memenuhi syarat mengusung satu pasangan calon yang mensyaratkan minimal 7 kursi.

Baca Juga: Teringat Sejarah Soeharto, Jokowi Disarankan Tarik Gibran dan Bobby

"Nasdem dan Hanura delapan kursi, sudah cukup, syarat minimal dukungan tujuh kursi. Kalau partai lain mau ikut mendukung dikemudian hari, kami akan terima," ungkapnya.

Komentar