Fadli Zon: Kehadiran KAMI Jadi Hawa Segar Bagi Demokrasi yang Makin Sumpek

Reza Gunadha, Chyntia Sami Bhayangkara

Minggu, 30 Agustus 2020 | 10:06 WIB
Fadli Zon: Kehadiran KAMI Jadi Hawa Segar Bagi Demokrasi yang Makin Sumpek
Fadli Zon. (Suara.com/Ria Rizky)

Suara.com - Anggota DPR RI Fadli Zon angkat bicara mengenai kemunculan Koalisi Aksi Menyelamatkan Indonesia (KAMI) yang menuai polemik. Menurutnya, kehadiran KAMI justru memberi hawa segar untuk demokrasi.

Hal itu disampaikan oleh Fadli Zon melalui akun Twitter miliknya @fadlizon. Ia menilai kehadiran KAMI sebagai suatu hal yang positif dalam praktik demokrasi di Nusantara.

"Saya melihat kemunculan kelompok oposan di luar parlemen seperti KAMI ini merupakan hawa segar bagi 'demokrasi' yang makin sumpek," kata Fadli seperti dikutip Suara.com, Minggu (30/8/2020).

Fadli Zon menjelaskan, KAMI merupakan bagian dari civil society yang meneruskan kegelisahan masyarakat. Bagaimanapun, kekuasaan butuh diawasi dan dikritik.

Peran KAMI sama halnya seperti lembaga resmi pemerintahan seperti parlemen dan pers.

"Kemunculan KAMI menunjukkan ada sesuatu yang perlu diperbaiki dalam fungsi parlemen, partai politik, pers dan institusi-institusi pilar demokrasi lainnya," ungkap Fadli.

Menurutnya, jika parlemen dan partai politik menjalankan fungsinya dengan baik, peka terhadap aspirasi masyarakat dan melaksanakan fungsi 'check and balaces' terhadap kekuaaan, maka gerakan seperti KAMI tak akan muncul.

Fadli Zon komentari kemunculan KAMI (Twitter/fadlizon)
Fadli Zon komentari kemunculan KAMI (Twitter/fadlizon)

Fadli juga menilai, tuntutan yang disuarakan KAMI tidak ada yang menyimpang dari koridor hukum dan demokrasi.

Salah satunya meminta penyelenggara negara, khususnya pemerintah, DPR, DPD, dan MPR agar tidak menyimpang dari jiwa Pembukaan UUD 1945, yang di dalamnya terdapat Pancasila.

baca juga

"Sebagai anggota @DPR_RI, saya justru berterima kasih karena ada yg mengingatkan untuk apa dan siapa sebenarnya kita harus bersuara di parlemen," tuturnya.

Oleh karena itu, Fadli meminta publik tidak perlu jengah dengan kehadiran KAMI hingga memberi penilaian yang menyudutkan.

Terkait orang-orang dibalik berdirinya KAMI yang diklaim sebagai 'orang-orang yang pernah kalah' dalam perebutan kekuasaan, Fadli mematahkan hal tersebut.

Dalam kamus demokrasi, kata Fadli, tak ada konsep 'yang menang' dan 'yang kalah'. Demokrasi hanya mengenal konsep 'penguasa' dan 'oposisi'.

Fadli menilai para tokoh dibalik KAMI, seperti Gatot Nurmantyo, Din Syamsuddin, Rocky Gerung dan M Said Didu, merupakan 'senior citizens' yang memiliki reputasi terpuji. Mereka berada di posisi sangat terhormat dalam bingkai demokrasi.

"Mereka adalah orang-orang yang mewakafkan diri untuk meluruskan jalan yang bengkok," imbuhnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Gatot: Negara Lagi Sakit, Lagi Susah, Terus Kamu Enggak Mikirin Negara?

Gatot: Negara Lagi Sakit, Lagi Susah, Terus Kamu Enggak Mikirin Negara?

News | Jum'at, 28 Agustus 2020 | 17:48 WIB

Tantang Debat, KAMI Enggan Layani Reaksi Elit dan Buzzer Bayaran

Tantang Debat, KAMI Enggan Layani Reaksi Elit dan Buzzer Bayaran

News | Kamis, 27 Agustus 2020 | 17:34 WIB

Megawati Tertawa Lihat Deklarasi KAMI: Banyak yang Kepengin Jadi Presiden

Megawati Tertawa Lihat Deklarasi KAMI: Banyak yang Kepengin Jadi Presiden

News | Rabu, 26 Agustus 2020 | 16:13 WIB

Terkini

Satu Pelaku Curas di Bekasi Ditangkap, Polisi Dalami Keterkaitan dengan 12 Kasus Lain

Satu Pelaku Curas di Bekasi Ditangkap, Polisi Dalami Keterkaitan dengan 12 Kasus Lain

Jabar | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 23:16 WIB

Gandeng 43 Kampus Muhammadiyah, PERADI Profesional Perkuat Pendidikan dan Integritas Advokat

Gandeng 43 Kampus Muhammadiyah, PERADI Profesional Perkuat Pendidikan dan Integritas Advokat

Jogja | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 23:04 WIB

Jalan Ambles Banjarwangi-Singajaya Sepanjang 15 Meter, Polisi Pasang Garis Pengaman

Jalan Ambles Banjarwangi-Singajaya Sepanjang 15 Meter, Polisi Pasang Garis Pengaman

Jabar | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 22:59 WIB

Kemasan Bekas Jangan Langsung Dibuang, Mulai Biasakan Mengelolanya dengan Benar

Kemasan Bekas Jangan Langsung Dibuang, Mulai Biasakan Mengelolanya dengan Benar

Lifestyle | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 22:25 WIB

Dear Pemain Keturunan Indonesia di Jerman dan Spanyol, Siap-siap Dipanggil PSSI

Dear Pemain Keturunan Indonesia di Jerman dan Spanyol, Siap-siap Dipanggil PSSI

Bola | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 22:00 WIB

Tafsir Kerugian Negara Bikin Investor Waswas, Direksi BUMN Bisa Jadi Korban

Tafsir Kerugian Negara Bikin Investor Waswas, Direksi BUMN Bisa Jadi Korban

Bisnis | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 21:59 WIB

Tak Mau Turun Kasta, BEI Pede Indonesia Selamat dari Ancaman MSCI

Tak Mau Turun Kasta, BEI Pede Indonesia Selamat dari Ancaman MSCI

Bisnis | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 21:35 WIB

Ramai Dikritik Soal Acara Deklarasi Sumpah Pemuda, Raffi Ahmad Buka Suara

Ramai Dikritik Soal Acara Deklarasi Sumpah Pemuda, Raffi Ahmad Buka Suara

Video | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 21:30 WIB

In This Economy, Jadi Tentara Bayaran Rusia Diimingi Gaji Selangit Pulang Tinggal Nama

In This Economy, Jadi Tentara Bayaran Rusia Diimingi Gaji Selangit Pulang Tinggal Nama

News | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 21:00 WIB

Ketika Nonton Film Bareng Jadi Cara Baru Membangun Kedekatan di Dunia Kerja

Ketika Nonton Film Bareng Jadi Cara Baru Membangun Kedekatan di Dunia Kerja

Lifestyle | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 20:47 WIB

×