Rumah Sakit Ini Klaim Sukes Transplantasi Paru-paru pada Pasien Covid-19

Reza Gunadha | Hikmawan Muhamad Firdaus | Suara.com

Minggu, 30 Agustus 2020 | 10:06 WIB
Rumah Sakit Ini Klaim Sukes Transplantasi Paru-paru pada Pasien Covid-19
Ilustrasi pasien covid-19.(Shutterstock)

Suara.com - Sebuah rumah sakit di Chennai, India berhasil melakukan operasi transplantasi paru-paru kepada seorang pasien yang dinyatakan positif Covid-19.

Menyadur Gulf News, Minggu (20/8/2020), MGM Healthcare, salah satu rumah sakit di India mengklaim bahwa operasi tersebut adalah transplantasi paru-paru pertama yang diketahui di Asia pada pasien positif Covid-19 dan transplantasi paru-paru kedua di rumah sakit tersebut sejak lockdown di India

Dalam sebuah pernyataan, rumah sakit mengatakan pasien dari Delhi menderita infeksi paru-paru parah akibat Covid-19.

Paru-parunya rusak parah akibat fibrosis terkait Covid-19 dalam satu setengah bulan setelah dia terinfeksi virus tersebut.

Menurut MGH Healthcare, pasien dinyatakan positif virus corona pada 8 Juli, dan hanya sebagian kecil paru-paru yang berfungsi.

Ketika ia menjadi sesak dan saturasi oksigen turun, ia memakai ventilator pada 20 Juni, namun kondisinya terus memburuk. Dia kemudian diterbangkan ke MGM Healthcare dari Ghaziabad pada 20 Juli.

"Kondisi paru-parunya terus memburuk meskipun mendapat perawatan suportif ventilasi maksimum, dan dia mendapat perawatan ECMO pada 25 Juli selama lebih dari satu bulan. Pasien seperti itu sulit untuk ditangani bahkan di ICU yang dilengkapi dengan baik (unit perawatan intensif)," jelas MGM Healthcare.

Para dokter memutuskan untuk menjalani transplantasi, dan itu dilakukan pada 27 Agustus. Transplantasi tersebut dipimpin oleh Dr K. R. Balakrishnan, Ketua & Direktur Ilmu Jantung dan Direktur Program Transplantasi Jantung dan Paru serta timnya.

"Pasca transplantasi, pasien baik-baik saja di ICU transplantasi," kata MGM Healthcare.

"Karena kedua paru yang ditransplantasikan bekerja dengan baik, kami mencabut dukungan ECMO. Sekarang kondisi klinisnya stabil," ujar Suresh Rao, Wakil Direktur Institute of Heart Lung Transplant and Mechanical Circulatory Support.

"Pasien yang menderita pneumonia Covid di mana semua obat dan ventilator mekanis gagal menunjukkan hasil positif, memulai dukungan ECMO secara dini mungkin menjadi modal yang menyelamatkan nyawa," kata Apart Jindal, Direktur & Konsultan Klinis, Transplantasi Paru, Paru-paru Intervensi & Pengobatan Dada.

"Seiring waktu, perkembangan dapat menentukan apakah pasien membaik secara spontan atau mungkin ditawari pilihan transplantasi paru-paru.

"Transplantasi paru-paru mungkin menjadi jawaban bagi banyak penyintas Covid yang paru-parunya sembuh dengan fibrosis dan membuat mereka lumpuh pernapasan kronis," Jindal menambahkan.

Menurut data Kementerian Kesehatan dan Kesejahteraan Keluarga India dikutip dari Times Of India pada Sabtu (29/8/2020) India mencatatkan kasus Covid-19 sebanyak 76.472 pasien tambahan, menjadikan total kasus menjadi 3.463.972 kasus. Jumlah penambahan kasus tersebut lebih sedikit daripada hari sebelumnya yang mencapai 77.266 kasus.

Jumlah kasus tersebut masih menempatkan India di posisi ketiga dengan kasus Covid-19 terbanyak di dunia setelah Brasil dan Amerika Serikat.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Studi: Pemakaian Face Shield Terbukti Mengurangi Risiko Penularan Covid-19

Studi: Pemakaian Face Shield Terbukti Mengurangi Risiko Penularan Covid-19

Health | Sabtu, 29 Agustus 2020 | 08:39 WIB

Berkat Kain Sari, Tiga Wanita Ini Berhasil Selamatkan Dua Pria yang Hanyut

Berkat Kain Sari, Tiga Wanita Ini Berhasil Selamatkan Dua Pria yang Hanyut

News | Jum'at, 28 Agustus 2020 | 17:28 WIB

Didesak Amerika Serikat, Pemimpin TikTok Kevin Mayer Mundur

Didesak Amerika Serikat, Pemimpin TikTok Kevin Mayer Mundur

News | Kamis, 27 Agustus 2020 | 16:30 WIB

Terkini

WFH ASN Tak Boleh Disalahgunakan, Mensos: Liburan Bisa Berujung Sanksi

WFH ASN Tak Boleh Disalahgunakan, Mensos: Liburan Bisa Berujung Sanksi

News | Kamis, 02 April 2026 | 23:02 WIB

Begini Cara Satgas PRR Manfaatkan Kayu Hanyutan di Wilayah Terdampak Bencana

Begini Cara Satgas PRR Manfaatkan Kayu Hanyutan di Wilayah Terdampak Bencana

News | Kamis, 02 April 2026 | 22:15 WIB

Respons Gempa Sulut: Mensos Pastikan Beri Santunan Ahli Waris dan Kirim Bantuan Sesuai Kebutuhan

Respons Gempa Sulut: Mensos Pastikan Beri Santunan Ahli Waris dan Kirim Bantuan Sesuai Kebutuhan

News | Kamis, 02 April 2026 | 21:44 WIB

Gegana Turun Tangan! Gereja di Jakarta hingga Bekasi Disisir dan Dijaga Ketat Jelang Ibadah Paskah

Gegana Turun Tangan! Gereja di Jakarta hingga Bekasi Disisir dan Dijaga Ketat Jelang Ibadah Paskah

News | Kamis, 02 April 2026 | 21:30 WIB

Kesimpulan DPR Kasus Amsal Sitepu: Desak Eksaminasi dan Evaluasi Kejari Karo

Kesimpulan DPR Kasus Amsal Sitepu: Desak Eksaminasi dan Evaluasi Kejari Karo

News | Kamis, 02 April 2026 | 21:17 WIB

Tegas! 1.256 SPPG di Timur Indonesia Disetop Sementara BGN Akibat Abaikan SLHS dan Tak Punya IPAL

Tegas! 1.256 SPPG di Timur Indonesia Disetop Sementara BGN Akibat Abaikan SLHS dan Tak Punya IPAL

News | Kamis, 02 April 2026 | 21:13 WIB

KPK Akan Maraton Periksa Agen Perjalanan Haji dan Umrah Pekan Depan

KPK Akan Maraton Periksa Agen Perjalanan Haji dan Umrah Pekan Depan

News | Kamis, 02 April 2026 | 20:42 WIB

Iran Pastikan Selat Hormuz Terbuka untuk Dunia, Tapi....

Iran Pastikan Selat Hormuz Terbuka untuk Dunia, Tapi....

News | Kamis, 02 April 2026 | 20:39 WIB

Kasus Kuota Haji, KPK Perpanjang Masa Penahanan Gus Alex Hingga 40 Hari ke Depan

Kasus Kuota Haji, KPK Perpanjang Masa Penahanan Gus Alex Hingga 40 Hari ke Depan

News | Kamis, 02 April 2026 | 20:33 WIB

2 Siswa SMP Terkena Peluru Nyasar, Marinir Ungkap Alasan Tolak Tuntutan Rp3,3 Miliar

2 Siswa SMP Terkena Peluru Nyasar, Marinir Ungkap Alasan Tolak Tuntutan Rp3,3 Miliar

News | Kamis, 02 April 2026 | 20:29 WIB