Ayah Korban Penembakan di Makassar: Saya Lihat Anakku Diseret Naik Motor

M Nurhadi

Senin, 31 Agustus 2020 | 12:08 WIB
Ayah Korban Penembakan di Makassar: Saya Lihat Anakku Diseret Naik Motor
Jawad, ayah salah satu korban penembakan polisi. (Suara.com/M Aidil).

Suara.com - Kasus dugaan penembakan oknum polisi terhadap tiga pemuda di Jalan Barukang 3, Kecamatan Ujung Tanah, Makassar, Sulawesi Selatan (Sulsel), Minggu (30/8/2020) dini hari terus didalami Kepolisian Resor Pelabuhan Kota Makassar.

Tiga orang jadi korban peristiwa penembakan tersebut. Satu korban atas nama Anjas (23) meninggal dunia usai sempat dilarikan ke Rumah Sakit Bhayangkara Makassar. Sementara, dua korban tembak lainnya, yakni Iqbal (22) dan Amar (18) masih dirawat di rumah sakit yang sama.

Terkait peristiwa yang terjadi pada Minggu tersebut, ayah Anjas, Jawad (52) turut menjelaskan peristiwa yang merenggut nyawa anaknya itu.

Menurutnya, saat itu Anjas tengah berdiri di sisi polisi Binmas yang sedang berjaga. Namun, tiba-tiba Anjas jatuh terkapar setelah kepalanya kena tembakan.

"Anakku (Anjas) terkapar, padahal anakku berdiri sama Binmas itu begitu jatuh anakku kena kepalanya, polisi ini Binmas mundur berteriak 'jangan menembak. Berhenti menembak', itu bahasanya pak Binmas," ujarnya kepada Suara.com.

Melihat Anjas tertembak, petugas polisi Binmas berteriak untuk menghentikan tembakan, hingga akhirnya tembakan dihentikan. Melihat ada warga yang jatuh, warga pun geram dan mengejar polisi yang menembak.

"Pas teriak Binmas jangan menembak baru berhenti menembak. Itu saja Binmas bergetar karena hampir juga dia kena tembak. Pas sudah berhenti baru dikejar sama warga," jelasnya.

Tiga korban yang menjadi korban tembakan segera dilarikan ke rumah sakit untuk mendapatkan pertolongan. Begitu pula Anjas yang dibawa rumah sakit dengan menggunakan sepeda motor.

Namun, sang ayah menuturkan, ketika berada di lokasi ia sempat melihat ada warga yang diseret menggunakan motor saat dibawa ke rumah sakit.

baca juga

"Bayangkan saja, saya lihat anakku, tapi saya tidak tahu pas diseret naik di motor baru dibawa ke rumah sakit. Saya tidak tahu kalau itu anakku. Kalau saya tahu itu anakku, lain ceritanya. Biar bagaimana orang tua apa yang tidak sakit. (Pelaku) yang menyeret naik motor polisi. Kasihan, sampai kakinya itu hilang kukunya," katanya.

Namun, Jawad menuturkan, ia belum berani mengambil kesimpulan terkait ketiga korban merupakan korban salah sasaran tembak atau hal lain.

"Kita tidak tahu apakah salah sasaran atau tidak. Atau bagaimana? Kalau polisi kan menembak biasanya kan mengarah ke atas dulu. Ini langsung mengarah ke depan. Bahkan Binmas sendiri berteriak," pungkasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kronologi Lengkap Oknum Polisi Tembak Tiga Warga Sipil di Makassar

Kronologi Lengkap Oknum Polisi Tembak Tiga Warga Sipil di Makassar

Banten | Senin, 31 Agustus 2020 | 11:23 WIB

Pemuda yang Ketembak Kepalanya Meninggal, Ayah Ceritakan Kejadiannya

Pemuda yang Ketembak Kepalanya Meninggal, Ayah Ceritakan Kejadiannya

News | Minggu, 30 Agustus 2020 | 17:32 WIB

Tiga Pemuda Tertembak,  Enam Polisi Diperiksa Propam Polda Sulsel

Tiga Pemuda Tertembak, Enam Polisi Diperiksa Propam Polda Sulsel

Jakarta | Minggu, 30 Agustus 2020 | 15:46 WIB

Makassar Mulai Keluar Zona Merah Corona, Gubernur Sulsel Ingin Bioskop Buka

Makassar Mulai Keluar Zona Merah Corona, Gubernur Sulsel Ingin Bioskop Buka

News | Sabtu, 29 Agustus 2020 | 22:36 WIB

Nelayan Perobek Uang Sogokan Jadi Tersangka, LBH Tempuh Praperadilan

Nelayan Perobek Uang Sogokan Jadi Tersangka, LBH Tempuh Praperadilan

News | Jum'at, 28 Agustus 2020 | 19:36 WIB

DOORR! Sabirin Tembak Leher Teman Sendiri saat Berburu, Dikira Kancil

DOORR! Sabirin Tembak Leher Teman Sendiri saat Berburu, Dikira Kancil

News | Jum'at, 28 Agustus 2020 | 14:11 WIB

Terkini

5 Tanda Kasir Anda Butuh Alat Notifikasi Suara Pembayaran

5 Tanda Kasir Anda Butuh Alat Notifikasi Suara Pembayaran

Jakarta | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 21:06 WIB

Pulihkan Kerugian Korban, Panja DPR Masukkan Kejahatan Investasi Bodong ke RUU Perampasan Aset

Pulihkan Kerugian Korban, Panja DPR Masukkan Kejahatan Investasi Bodong ke RUU Perampasan Aset

News | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 21:01 WIB

Cekcok Transfer Uang Berujung Maut: Pemilik Kafe di Lampung Timur Tikam Pelanggan

Cekcok Transfer Uang Berujung Maut: Pemilik Kafe di Lampung Timur Tikam Pelanggan

Lampung | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 20:54 WIB

Ketua PP Siak Terlibat Kecelakaan: Renggut Nyawa Pelajar, Belum Ditetapkan Tersangka

Ketua PP Siak Terlibat Kecelakaan: Renggut Nyawa Pelajar, Belum Ditetapkan Tersangka

Riau | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 20:54 WIB

22,4 Juta Batang Rokok Ilegal Disita di Sumsel dan Sekitarnya, Mengapa Peredaran Sulit Diberantas?

22,4 Juta Batang Rokok Ilegal Disita di Sumsel dan Sekitarnya, Mengapa Peredaran Sulit Diberantas?

Sumsel | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 20:51 WIB

Siap Debut Jepang, Baby DONT Cry Akan Rilis Single "Replay" di 2 Negara!

Siap Debut Jepang, Baby DONT Cry Akan Rilis Single "Replay" di 2 Negara!

Your Say | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 20:50 WIB

Tak Harus Mengubah Bentuk Wajah, Ini Cara Baru Menjaga Penampilan Tetap Awet Muda

Tak Harus Mengubah Bentuk Wajah, Ini Cara Baru Menjaga Penampilan Tetap Awet Muda

Lifestyle | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 20:47 WIB

Survei Kinerja Bahlil Tuai Sorotan, Bos IPO Beberkan Mengapa Hasilnya Beda denagn Celios

Survei Kinerja Bahlil Tuai Sorotan, Bos IPO Beberkan Mengapa Hasilnya Beda denagn Celios

News | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 20:45 WIB

SIPEF dan KIS Bangun Pabrik BioCNG di Simalungun, Ubah Limbah Sawit Jadi Energi Bersih

SIPEF dan KIS Bangun Pabrik BioCNG di Simalungun, Ubah Limbah Sawit Jadi Energi Bersih

Sumut | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 20:40 WIB

Ikan Melimpah Kini Jadi Sumber Cuan, Nelayan Kampung Saharey Raup Rp800 Ribu per Hari

Ikan Melimpah Kini Jadi Sumber Cuan, Nelayan Kampung Saharey Raup Rp800 Ribu per Hari

Sulsel | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 20:38 WIB

×