100 Dokter Gugur Kena Corona, Epidemiolog: Bukti Abainya Intervensi Testing

Chandra Iswinarno | Ria Rizki Nirmala Sari | Suara.com

Senin, 31 Agustus 2020 | 21:20 WIB
100 Dokter Gugur Kena Corona, Epidemiolog: Bukti Abainya Intervensi Testing
Ilustrasi Covid-19 di Brazil. (Shutterstock)

Suara.com - Epidemiolog dari Universitas Griffith Australia, Dicky Budiman mengomentari soal 100 dokter Indonesia yang gugur akibat Covid-19.

Menurutnya hal tersebut terjadi karena masih abainya intervensi terhadap testing virus tersebut. 

Dicky menemukan, angka kematian tenaga kesehatan tinggi di beberapa wilayah yang cakupan testingnya rendah dan positive rate-nya tinggi seperti Jawa Timur, Sumatera Utara, Jakarta, Jawa Tengah dan Jawa Barat. 

Hal itu memperlihatkan bahwa aspek intervensi testing ataupun tracing yang dilakukan tidak optimal.

Padahal normalnya, testing ataupun tracing itu dapat dilakukan sesuai dengan target organisasi kesehatan dunia (WHO) yaitu satu tes per 1.000 orang dengan positive rate di bawah lima persen. 

Kalau tidak dilakukan, maka tenaga kesehatan juga menjadi korban ganasnya virus yang kali pertama ditemukan di Kota Wuhan, Hubei, China tersebut. 

"Salah satunya adalah membuat tenaga kesehatan ini menjadi semakin rawan. Karena kita tahu klaster terbesar dan tertinggi angka kasusnya dalam pandemi Covid ini adalah klaster rumah sakit atau layanan kesehatan," kata Dicky saat dihubungi Suara.com, Senin (31/8/2020). 

Rentannya penularan virus di rumah sakit atau layanan kesehatan itu juga terjadi karena banyaknya orang yang terinfeksi tapi tak terdeteksi datang ke tempat itu.

Sehingga daftar tenaga kesehatan yang sakit atau meninggal dunia karena corona pun semakin bertambah panjang. 

"Banyak orang yang terinfeksi ini tidak terdeteksi araupun yang datang ke rumah sakit ini akhirnya meningkat dengan tajam karena abainya kita atau wilayah-wilayah itu terhadap intervensi testing. Ini sangat penting untuk dipahami oleh para pengambil kebijakan di wilayah-wilayah itu."

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kematian Dokter Akibat Corona Sudah 100 Jiwa, IDI Serukan Ini ke Pemerintah

Kematian Dokter Akibat Corona Sudah 100 Jiwa, IDI Serukan Ini ke Pemerintah

News | Senin, 31 Agustus 2020 | 18:07 WIB

Pandemi Sudah 6 Bulan, Tes Corona Indonesia Masih Jauh dari Standar WHO

Pandemi Sudah 6 Bulan, Tes Corona Indonesia Masih Jauh dari Standar WHO

News | Senin, 31 Agustus 2020 | 17:29 WIB

100 Dokter RI Gugur Lawan Corona, Jumlahnya Terendah di Asia Tenggara

100 Dokter RI Gugur Lawan Corona, Jumlahnya Terendah di Asia Tenggara

News | Senin, 31 Agustus 2020 | 17:09 WIB

Terkini

Ketua Satgas Dorong Percepatan Pemulihan Bencana Sumatra melalui Sinergi Antar Daerah

Ketua Satgas Dorong Percepatan Pemulihan Bencana Sumatra melalui Sinergi Antar Daerah

News | Rabu, 25 Maret 2026 | 17:26 WIB

WN Irak Bunuh Cucu Mpok Nori di Cipayung, Terancam Penjara Seumur Hidup

WN Irak Bunuh Cucu Mpok Nori di Cipayung, Terancam Penjara Seumur Hidup

News | Rabu, 25 Maret 2026 | 17:25 WIB

Jeritan Pengelola Terminal Kalideres: Kalah Telak dari Terminal Bayangan, Rugi Hingga Miliaran!

Jeritan Pengelola Terminal Kalideres: Kalah Telak dari Terminal Bayangan, Rugi Hingga Miliaran!

News | Rabu, 25 Maret 2026 | 17:21 WIB

Diperiksa 3 Jam, Eks Menag Gus Yaqut Ogah Beberkan Materi Pemeriksaan: Saya Capek

Diperiksa 3 Jam, Eks Menag Gus Yaqut Ogah Beberkan Materi Pemeriksaan: Saya Capek

News | Rabu, 25 Maret 2026 | 17:20 WIB

Polisi Ringkus Direktur dan Manajer Operasional White Rabbit Usai Terlibat Peredaran Ekstasi

Polisi Ringkus Direktur dan Manajer Operasional White Rabbit Usai Terlibat Peredaran Ekstasi

News | Rabu, 25 Maret 2026 | 17:15 WIB

Rekaman3Menit Terakhir Ungkap Penyebab Tragis Kecelakaan Pesawat Air Canada di New York

Rekaman3Menit Terakhir Ungkap Penyebab Tragis Kecelakaan Pesawat Air Canada di New York

News | Rabu, 25 Maret 2026 | 17:00 WIB

Anggota Polresta Yogyakarta Meninggal Dunia saat Bertugas Lebaran, Diduga Akibat Kelelahan

Anggota Polresta Yogyakarta Meninggal Dunia saat Bertugas Lebaran, Diduga Akibat Kelelahan

News | Rabu, 25 Maret 2026 | 16:52 WIB

Targetkan 675 Ribu Pengunjung, Kawasan Malioboro Masih Dipadati Ribuan Wisatawan pada H+4 Lebaran

Targetkan 675 Ribu Pengunjung, Kawasan Malioboro Masih Dipadati Ribuan Wisatawan pada H+4 Lebaran

News | Rabu, 25 Maret 2026 | 16:46 WIB

Viral Pria Joget di Dapur MBG, BGN Langsung Suspend Satu SPPG dan Beri Peringatan Keras

Viral Pria Joget di Dapur MBG, BGN Langsung Suspend Satu SPPG dan Beri Peringatan Keras

News | Rabu, 25 Maret 2026 | 16:31 WIB

Hadir ke Cikeas Tanpa Undangan, Anies Baswedan Dapat Perlakuan Begini dari SBY dan AHY

Hadir ke Cikeas Tanpa Undangan, Anies Baswedan Dapat Perlakuan Begini dari SBY dan AHY

News | Rabu, 25 Maret 2026 | 16:26 WIB