Soal Buzzer dan Influencer, Said Didu: Tidak Akan Bisa Selesaikan Masalah

Reza Gunadha, Hernawan

Rabu, 02 September 2020 | 12:42 WIB
Soal Buzzer dan Influencer, Said Didu: Tidak Akan Bisa Selesaikan Masalah
Said Didu Komentari Keberadaan BuzzeRp dan Influencer lewat Twitternya (Twitter/@msaid_didu).

Suara.com - Said Didu, Mantan Sekretaris Kementerian BUMN kembali buka suara terkait dengan maraknya fenomena buzzeRp dan influencer.

Melalui akun Twitter pribadinya pada Rabu (1/9/2020), Said Didu menuliskan bahwa penggunaan buzzerRp atau influencer tidak akan bisa menyelesaikan masalah dari kebohongan yang terus dibuat.

"Jika anda suka berbohong, jangan marah kalau orang tidak percaya lagi terhadap apa yang anda katakan," tulisnya lewat akun Twitter @msaid_didu.

"Menggunakan buzzeRp atau influencer untuk meyakinkan orang atau menutupi kebohongan tidak akan bisa menyelesaikan masalah dari kebohongan yang terus dibuat," sambungnya.

Respons Said Didu terhadap fenomena buzzeRp dan influencer tersebut mengundang berbagai reaksi warganet.

Said Didu Komentari Keberadaan BuzzeRp dan Influencer lewat Twitternya (Twitter/@msaid_didu).
Said Didu Komentari Keberadaan BuzzeRp dan Influencer lewat Twitternya (Twitter/@msaid_didu).

Baru sekitar satu jam, cuitan Said Didu tersebut telah diretweets lebih dari 300 kali dan disukai oleh lebih dari 1.300 pengguna Twitter.

Selain itu, sejumlah warganet juga meninggalkan komentarnya pada unggahan Said Didu ini. Beberapa dari mereka tampak setuju dengan pernyataan yang dikemukakan oleh Said Didu.

"Kebohongan terus menerus tanpa bukti dan ditutupi influencer sama saja bunuh diri," tulis @0wi_owl

"Hidup dalam kebohongan membawa ke jurang kehancuran. Tidak ada sebuah nilai kebaikan pada kebohongan," timpal Nuswantoro.

baca juga

"Kebohongan baru dibuat untuk menutupi kebohongan sebelumnya. Begitu terus tak pernah berhenti," balas @fabian_shakti

Namun, di lain sisi sejumlah warganet tampak mengkritisi respons Said Didu ini. Mereka tampak menganggap bahwa baiknya Said Didu mengangkat isu yang lebih cerdas lagi.

"Anda seperti kekurangan isu yang cerdas ya Pak Didu. Buzzer atau influencer bagian yang sah. Kalau melanggar hukum tinggal buatkan laporan, tinggal anda bantah dengan data-data yang akurat," tutur seorang warganet.

"Semua orang pasti berbohong, cuma ada yang suka kebohongan orang lain sebagai upaya menyembunyikan kebohongan diri sendiri. Biasanya itu exit strategy yang dilakukan mereka yang suka berbohong. Coba ditanya diri masing-masing aja," ungkap warganet yang lain.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Fadjroel Baru Kali Ini Ditanya Tifatul: Kalau Anda Influencer atau Buzzer?

Fadjroel Baru Kali Ini Ditanya Tifatul: Kalau Anda Influencer atau Buzzer?

News | Rabu, 02 September 2020 | 07:24 WIB

Sindiran Tengku Zul soal Buzzer Dibayar Rp 90 Miliar: Apa Gunanya Kominfo?

Sindiran Tengku Zul soal Buzzer Dibayar Rp 90 Miliar: Apa Gunanya Kominfo?

News | Selasa, 01 September 2020 | 14:36 WIB

Ramai Kabar Pertamina Hapus Premium dan Pertalite, Ini Respons Said Didu

Ramai Kabar Pertamina Hapus Premium dan Pertalite, Ini Respons Said Didu

News | Selasa, 01 September 2020 | 14:37 WIB

Terkini

Petaka di Balik Porsi MBG: 431 Santri Sidoarjo Tumbang, 19 Sekolah Siaga Satu

Petaka di Balik Porsi MBG: 431 Santri Sidoarjo Tumbang, 19 Sekolah Siaga Satu

Jatim | Rabu, 02 September 2026 | 07:38 WIB

Waskita Karya Digitalisasi Pembayaran Proyek, Jadi Perusahaan Konstruksi Pertama Bersertifikasi SNAP

Waskita Karya Digitalisasi Pembayaran Proyek, Jadi Perusahaan Konstruksi Pertama Bersertifikasi SNAP

Bisnis | Rabu, 02 September 2026 | 07:37 WIB

Jelang Tur Konser KATSEYE, Sophia Putuskan Skip Demi Kesehatan Mental

Jelang Tur Konser KATSEYE, Sophia Putuskan Skip Demi Kesehatan Mental

Your Say | Rabu, 02 September 2026 | 07:35 WIB

Kasus ISPA Meningkat di Seluruh Provinsi Kalimantan akibat Asap Karhutla

Kasus ISPA Meningkat di Seluruh Provinsi Kalimantan akibat Asap Karhutla

News | Rabu, 02 September 2026 | 07:33 WIB

Posko Pengungsian dan Kesehatan Dibuka untuk Warga Terdampak Sinabung

Posko Pengungsian dan Kesehatan Dibuka untuk Warga Terdampak Sinabung

Foto | Rabu, 02 September 2026 | 07:30 WIB

BEI Targetkan Penghapusan Harga Minimum Rp50 Berlaku Akhir September

BEI Targetkan Penghapusan Harga Minimum Rp50 Berlaku Akhir September

Bisnis | Rabu, 02 September 2026 | 07:30 WIB

Drama 45 Menit Evakuasi Korban Terjepit Kabin Ringsek di Candimas Natar

Drama 45 Menit Evakuasi Korban Terjepit Kabin Ringsek di Candimas Natar

Lampung | Rabu, 02 September 2026 | 07:22 WIB

Benarkah Air Kelapa Bisa Mengobati Keracunan Makanan? Ini Penjelasan Dokter

Benarkah Air Kelapa Bisa Mengobati Keracunan Makanan? Ini Penjelasan Dokter

Lifestyle | Rabu, 02 September 2026 | 07:17 WIB

Harga Pertamax Green 95 Sebesar Rp2.550 Mulai 2 September 2026 Tembus Rp19.150 per Liter

Harga Pertamax Green 95 Sebesar Rp2.550 Mulai 2 September 2026 Tembus Rp19.150 per Liter

Bisnis | Rabu, 02 September 2026 | 07:15 WIB

Eskalasi AS-Iran Picu Kenaikan Harga Minyak dan Kerek Kekhawatiran Inflasi Global

Eskalasi AS-Iran Picu Kenaikan Harga Minyak dan Kerek Kekhawatiran Inflasi Global

Bisnis | Rabu, 02 September 2026 | 07:14 WIB

×