Soal Pembakaran Alquran, Dubes Swedia dan Norwegia Didesak Minta Maaf

Bangun Santoso | Novian Ardiansyah | Suara.com

Rabu, 02 September 2020 | 15:16 WIB
Soal Pembakaran Alquran, Dubes Swedia dan Norwegia Didesak Minta Maaf
Ketua Komisi VIII,Yandri Susanto. (Youtube DPR)

Suara.com - Ketua Komisi VIII DPR Yandri Susanto mengatakan, sebaiknya Duta Besar Swedia dan Duta Besar Norwegia meminta maaf kepada umat Muslim atas aksi pembakaran Alquran yang terjadi di negara tersebut.

Kekinian, Yandri telah meminta Menteri Agama Fachrul Razi untuk mengkomunikasikannya kepada dua dubes terkait.

Yandri berpandangan, permintaan maaf lebih baik dilakukan perwakilan dua negara itu untuk menghindari terjadinya kontraksi sosial. Mengingat Indonesia dengan pendudukan Muslim terbesar pasti bereaksi terhadap pembakaran kitab suci mereka.

"Alangkah baiknya kalau Duta Besar Norwegia, Swedia minta maaf. Karena itu dilakukan oleh warga negara di negara mereka kan. Jangan sampai nanti demo kepung kedutaan besar Norwegia, Swedia, bisa terjadi ekses yang tidak-tidak," kata Yandri di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Rabu (2/9/2020).

Bahkan, kata Yandri, bila permintaan maaf tidak juga diutarakan kedua duta besar, maka kehadiran unjuk rasa nantinya tidak bisa dipermasalahkan. Ia justru mendukung unjuk rasa memprotes pembakaran Alquran.

"Kalau mereka tidak minta maaf ya saya setuju mendukung demo itu dilakukan. Dukung dan saya juga bisa orasi," kata Yandri.

Diketahui, aksi demonstrasi anti-Islam di Norwegia berakhir ricuh setelah salah satu aktivis kelompok merobek Alquran dan menjelek-jelekan Nabi Muhammad.

Menyadur Sputnik, Senin (31/8/2020), Bentrokan terjadi antara kelompok Stop Islamizaion if Norway atau SIAN dan pengunjuk rasa kontra serta pihak kepolisian.

Kerucihan pecah saat kedua kelompok tersebut melewati batas barikade yang dibuat oleh polisi untuk memisahkan dua kelompok pengunjuk rasa tersebut.

Awalnya aksi demonstrasi yang berlangsung di luar gedung parlemen Oslo pada Sabtu tersebut berlangsung damai dan tertib mesikupun keduanya saling meneriakkan slogan-slogan.

Keadaan mulai memanas setelah salah satu pemimpin kelompok SIAN mulai mengeluarkan orasi dengan nada mencela Nabi Muhammad.

Mendengar orasi tersebut, sejumlah demonstran dari kelompok kontra memanjat pagar barikade dan mulai menyerang kelompok SIAN.

Bukan hanya itu, sebelumnya ia mengeluarkan sebuah kitab suci Alquran dan kemudian merobek beberapa halaman yang makin membuat kelompok kontra semakin marah.

Melihat kericuhan yang terjadi aparat kepolisian yang berjaga kemudian bertindak dan membubarkan keributan yang terjadi.

Dalam video yang diposting akun Twitter @Faytuks, pihak kepolisian Norwegia hingga menggunakan semprotan merica untuk membubarkan masa yang menerobos barikade yang dibuat oleh petugas.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Marak Aksi Perobekan Al Quran, PM Norwegia: Itu Hak Kebebasan Berekspresi

Marak Aksi Perobekan Al Quran, PM Norwegia: Itu Hak Kebebasan Berekspresi

News | Rabu, 02 September 2020 | 13:35 WIB

Soal Pembakaran Quran, DPR Berharap Dubes Swedia dan Norwegia Minta Maaf

Soal Pembakaran Quran, DPR Berharap Dubes Swedia dan Norwegia Minta Maaf

News | Rabu, 02 September 2020 | 12:10 WIB

Pembakaran Quran di Norwegia, Muhammadiyah: Sikap Islamofobia yang Buruk

Pembakaran Quran di Norwegia, Muhammadiyah: Sikap Islamofobia yang Buruk

News | Selasa, 01 September 2020 | 15:16 WIB

Hirup Karbon Monoksida, 20 Orang Keracunan di Pesta Bunker

Hirup Karbon Monoksida, 20 Orang Keracunan di Pesta Bunker

News | Senin, 31 Agustus 2020 | 13:17 WIB

Aktivis Robek Al Quran, Demo Anti-Islam di Norwegia Berakhir Ricuh

Aktivis Robek Al Quran, Demo Anti-Islam di Norwegia Berakhir Ricuh

News | Senin, 31 Agustus 2020 | 09:17 WIB

Alat Tes Covid-19 Rusak, Ribuan Warga Kaget Dinyatakan Positif Corona

Alat Tes Covid-19 Rusak, Ribuan Warga Kaget Dinyatakan Positif Corona

News | Sabtu, 29 Agustus 2020 | 19:00 WIB

Beruang Kutub Ngamuk dan Serang Perkemahan, Satu Orang Tewas

Beruang Kutub Ngamuk dan Serang Perkemahan, Satu Orang Tewas

News | Sabtu, 29 Agustus 2020 | 19:01 WIB

Terkini

Tiba di Pakistan, Tim Perunding Iran Ingatkan Pengalaman Pahit Dikhianati AS

Tiba di Pakistan, Tim Perunding Iran Ingatkan Pengalaman Pahit Dikhianati AS

News | Sabtu, 11 April 2026 | 09:49 WIB

Jaga Kelestarian Alam, Ekowisata Mangrove di Lombok Timur Ini 'Mengalah' Demi Napas Lingkungan

Jaga Kelestarian Alam, Ekowisata Mangrove di Lombok Timur Ini 'Mengalah' Demi Napas Lingkungan

News | Sabtu, 11 April 2026 | 08:24 WIB

Kisah Supriadi: Dulu Belajar Silvofishery ke Kalimantan, Kini Sukses Budidaya Nila di Lombok Timur

Kisah Supriadi: Dulu Belajar Silvofishery ke Kalimantan, Kini Sukses Budidaya Nila di Lombok Timur

News | Sabtu, 11 April 2026 | 07:00 WIB

KPK OTT di Tulungagung, Bupati Gatut Sunu Diamankan

KPK OTT di Tulungagung, Bupati Gatut Sunu Diamankan

News | Jum'at, 10 April 2026 | 21:42 WIB

Seskab Teddy Pastikan Indonesia Tidak Akan Tarik Pasukan dari UNIFIL

Seskab Teddy Pastikan Indonesia Tidak Akan Tarik Pasukan dari UNIFIL

News | Jum'at, 10 April 2026 | 21:28 WIB

Lagi-lagi Singgung Iran, Ini Sesumbar Donald Trump Soal Pasokan Minyak

Lagi-lagi Singgung Iran, Ini Sesumbar Donald Trump Soal Pasokan Minyak

News | Jum'at, 10 April 2026 | 21:24 WIB

Kantor Kementerian PU Digeledah Kejati, Seskab Teddy: Silakan, Pemerintah Terbuka untuk Proses Hukum

Kantor Kementerian PU Digeledah Kejati, Seskab Teddy: Silakan, Pemerintah Terbuka untuk Proses Hukum

News | Jum'at, 10 April 2026 | 21:21 WIB

Seskab Teddy: Presiden Prabowo Bakal ke Rusia Dalam Waktu Dekat

Seskab Teddy: Presiden Prabowo Bakal ke Rusia Dalam Waktu Dekat

News | Jum'at, 10 April 2026 | 20:53 WIB

Pastikan Program Unggulan Presiden Berjalan, Mendagri Tinjau Program Perumahan Rakyat di Tomohon

Pastikan Program Unggulan Presiden Berjalan, Mendagri Tinjau Program Perumahan Rakyat di Tomohon

News | Jum'at, 10 April 2026 | 20:47 WIB

Seskab Teddy Bantah Isu Indonesia Bakal 'Chaos': Itu Narasi Keliru!

Seskab Teddy Bantah Isu Indonesia Bakal 'Chaos': Itu Narasi Keliru!

News | Jum'at, 10 April 2026 | 20:27 WIB