Dianggap Melanggar Pembatasan Covid-19, Festival di Nepal Berakhir Ricuh

Reza Gunadha, Fitri Asta Pramesti

Jum'at, 04 September 2020 | 12:57 WIB
Dianggap Melanggar Pembatasan Covid-19, Festival di Nepal Berakhir Ricuh
Ilustrasi bentrokan (Shutterstock)

Suara.com - Festival arak-arakan kereta kayu di Nepal berakhir ricuh usai kepolisian Nepal turun tangan untuk membubarkan massa dan menghentikan acara karena dianggap melanggar pembatasan virus corona.

Menyadur Barrons, polisi menembakkan gas air mata dan meriam air ke kerumuman acara yang diadakan pada Kamis (4/9) di Lembah Kathmandu.

Acara tahunan yang menarik ratusan umat Hindu dan Buddha ini menampilkan arak-arakan kereta kayu setinggi 15 meter dan patung dewa hujan Macchindra Nath, melewati jalanan kota Lalitphur.

Di tengah nyanyian keras dan ketukan drum tradisional yang menyertai iring-iringan kereta kayu, polisi disebutkan bertindak menghentikan kerumuman.

Akibat bentrokan ini, polisi mengatakan setidaknya empat personel terluka dan sebuah truk meriam ait rusak.

Dianggap Melanggar Aturan Pembatasan Covid-19, Festival di Nepal Berakhir Ricuh (AFP/Prakash Mathema)
Dianggap Melanggar Aturan Pembatasan Covid-19, Festival di Nepal Berakhir Ricuh (AFP/Prakash Mathema)

Beberapa peserta festival juga dilaporkan terluka. Namun, jumlah korban sejauh ini belum diketahui.

Pihak berwajib menyebut tembakan gas air mata dan meriam air dilakukan merespon para warga yang melempar batu ke arah aparat.

"Polisi membubarkan massa yang melanggar perintah larangan menggunakan gas air mata dan meriam air setelah mereka melempari batu (ke) aparat keamanan yang menghentikan mereka," ujar kepala distrik Lalitpur, Narayan Prasad Bhatta.

Ritual berusia berabad-abada itu seharusnya digealr pada akhir April. Namun ditunda akibat penguncian nasional yang diberlakukan mulai 24 Maret.

baca juga

Meskipun pembatasan dilonggarkan pada Juli, penguncian diberlakukan kembali pada 20 Agustus ketika kasus virus corona melonjak.

Adapun hanya acara atau layanan penting yang diperbolehkan diadakan di jalanan Nepal.

Negara berpenduduk 28 juta orang telah menacatatkan lebih dari 1o.ooo infeksi baru dengan 100 kematian selama 10 hari terakhir.

Berdasarkan data Worldometer, Jumat (4/9), Nepal mencatatkan total 42.877 kasus virus corona dengan 257 kematian.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Ratusan Mahasiswa Gelar Pesta Kolam Renang, Dibubarkan Polisi

Ratusan Mahasiswa Gelar Pesta Kolam Renang, Dibubarkan Polisi

News | Senin, 31 Agustus 2020 | 16:16 WIB

Lagi, Festival Budaya di Papua Batal Digelar Gegara Pandemi COVID-19

Lagi, Festival Budaya di Papua Batal Digelar Gegara Pandemi COVID-19

Lifestyle | Kamis, 27 Agustus 2020 | 13:47 WIB

Sejak Pandemi Covid-19, Jutaan Keluarga di Nepal Terancam Kelaparan

Sejak Pandemi Covid-19, Jutaan Keluarga di Nepal Terancam Kelaparan

News | Rabu, 01 Juli 2020 | 14:30 WIB

Terkini

How to Grow Old: Seni Menikmati Hari Tua Tanpa Rasa Takut

How to Grow Old: Seni Menikmati Hari Tua Tanpa Rasa Takut

Your Say | Sabtu, 26 September 2026 | 12:30 WIB

5 Penyebab Moisturizer Menggumpal seperti Daki saat Ditimpa Sunscreen dan Foundation

5 Penyebab Moisturizer Menggumpal seperti Daki saat Ditimpa Sunscreen dan Foundation

Lifestyle | Sabtu, 26 September 2026 | 12:25 WIB

Bupati Husniah Talenrang Bakal Diberhentikan usai Jadi Tersangka, Siapa Penggantinya?

Bupati Husniah Talenrang Bakal Diberhentikan usai Jadi Tersangka, Siapa Penggantinya?

Sulsel | Sabtu, 26 September 2026 | 12:22 WIB

Harga Pangan Nasional Hari Ini: Cabai Rawit Merah Tembus Rp96.450 per Kilogram

Harga Pangan Nasional Hari Ini: Cabai Rawit Merah Tembus Rp96.450 per Kilogram

Bisnis | Sabtu, 26 September 2026 | 12:17 WIB

Sharp Gebrak Pasar TV 4K, Bawa Gaming 120Hz hingga Azan Reminder

Sharp Gebrak Pasar TV 4K, Bawa Gaming 120Hz hingga Azan Reminder

Tekno | Sabtu, 26 September 2026 | 12:15 WIB

4 Kesalahan Reapply Sunscreen Stick yang Bikin Jerawatan, Sering Tak Disadari

4 Kesalahan Reapply Sunscreen Stick yang Bikin Jerawatan, Sering Tak Disadari

Lifestyle | Sabtu, 26 September 2026 | 12:15 WIB

Anime Hell Mode Resmi Berlanjut ke Season 3, Angkat Arc S-Rank Dungeon

Anime Hell Mode Resmi Berlanjut ke Season 3, Angkat Arc S-Rank Dungeon

Your Say | Sabtu, 26 September 2026 | 12:15 WIB

Prabowo Sampaikan Duka untuk Guruh Soekarnoputra Lewat Sketsa Wajah Menyentuh di Instagram

Prabowo Sampaikan Duka untuk Guruh Soekarnoputra Lewat Sketsa Wajah Menyentuh di Instagram

News | Sabtu, 26 September 2026 | 12:14 WIB

Ancaman Serius Bagi Toleransi Beragama! DPR Kecam Penolakan Gereja di Palu

Ancaman Serius Bagi Toleransi Beragama! DPR Kecam Penolakan Gereja di Palu

News | Sabtu, 26 September 2026 | 12:04 WIB

Drama Reborn Rich, Balas Dendam dan Intrik Rahasia Cucu Konglomerat Korea

Drama Reborn Rich, Balas Dendam dan Intrik Rahasia Cucu Konglomerat Korea

Your Say | Sabtu, 26 September 2026 | 12:00 WIB

×