Tiga Khalifah dalam Sejarah Islam yang Berorientasi Seksual Gay

Sabtu, 05 September 2020 | 13:44 WIB
Tiga Khalifah dalam Sejarah Islam yang Berorientasi Seksual Gay
Ilustrasi gay/homoseksual. [Shutterstock/Steve Allen]

Suara.com - Orientasi seksual lesbian, gay, biseksual dan transgender (LGBT) menjadi polemik hampir di seluruh dunia, termasuk Indonesia.

Berbagai pihak menyerukan menentang kaum LGBT. Namun ada pula pihak yang mendukung kaum LGBT agar bisa secara bebas berekspresi.

Secara historis, orientasi seksual LGBT tak hanya ada pada era kekinian dan di dunia barat saja, seperti yang diklaim sejumlah orang.

Kaum LGBT sudah ada sejak dahulu kala dan terekam dalam catatan sejarah, begitu pula dalam dunia Islam.

Rais Syuriah Pengurus Cabang Internasional NU Australia-Selandia Baru, Nadirsyah Hosen dalam artikel Islami.co berjudul 'Tiga Khalifah yang Gay Dalam Sejarah Islam' mengupas sejarah Islam adanya tiga khalifah yang memiliki orientasi seksual sejenis.

Suara.com telah mendapatkan izin dari Nadirsyah Hosen atau kerap disapa Gus Nadir untuk mengutip artikel tersebut.

Gus Nadir menegaskan, artikel tersebut dibuat bukan untuk melegitimasi LGBT. Melainkan memberikan fakta sejarah adanya khalifah yang memiliki orientasi seksual gay.

"Saya menyodorkan data itu bukan untuk melegitimasi LGBT. Tidak ada kata-kata itu dari cuitan saya. Saya hanya mengajak mereka berpikir bahwa jangan semua hal negatif disematkan pada sistem demokrasi, lantas Khilafah digambarkan baik-baik saja semuanya. Kita fair saja lah."

Berikut tiga khalifah gay dalam sejarah Islam dari referensi Kitab Tarikh al-Khulafa karya Imam Suyuthi.

Baca Juga: Ada Aturan Dilarang Makan Sambal Saat Pesta Gay, Warganet: Biar Gak Panas?

1. Khalifah al-Watsiq bin al-Mu'tashim Billah

Al-Watsiq mencintai budak prianya dari Mesir yang bernama Muhaj. Saking cintanya kepada sang budak, al-Watsiq membuat syair cinta untuknya.

Syair yang ditulis juga bukanlah syair biasa. Terlebih seorang khalifah membuat syair untuk budak lelakinya.

Tarikh al-Khulafa karya Imam Suyuthi. [Islami]
Tarikh al-Khulafa karya Imam Suyuthi. [Islami]

Al-Watsiq wafat karena sakit yang ia derita, bukan karena dieksekusi akibat orientasi seksualnya yang menyukai sesama jenis.

2. Khalifah al-Amin bin Harun ar-Rasyid

Imam Thabari mendeskripsikan bagaimana seorang khalifah al-Amin memiliki hubungan spesial dengan pelayan istana (kasim).

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Cocok Kamu Jadi Orang Kaya? Tebak Logo Merek Branded Ini
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: iPhone Seri Berapa yang Layak Dibeli Sesuai Gajimu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Andai Kamu Gabung Kabinet, Cocoknya Jadi Menteri Apa?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Masuk ke Dunia Disney Tanpa Google, Bisakah Selamat?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kalau Hidupmu Diangkat ke Layar Lebar, Genre Film Apa yang Cocok?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kira-Kira Cara Kerjamu Mirip dengan Presiden RI ke Berapa?
Ikuti Kuisnya ➔
Checklist Mobil Bekas: 30 Pertanyaan Pemandu pas Cek Unit Mandiri, Penentu Layak Beli atau Tidak
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Mental Health Check-in, Kamu Lagi di Fase Apa?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pilih Jenis Motor Favorit untuk Tahu Gaya Pertemanan Kamu di Jalanan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Gibran Rakabuming Raka?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: 15 Soal Matematika Kelas 9 SMP dan Kunci Jawaban Aljabar-Geometri
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI