Siap-siap, Pejabat Korea Utara Bakal Dihukum Atas Korban Jiwa Topan Maysak

Reza Gunadha, Rima Suliastini

Sabtu, 05 September 2020 | 16:58 WIB
Siap-siap, Pejabat Korea Utara Bakal Dihukum Atas Korban Jiwa Topan Maysak
Pemimpin Korea Utara Kim Jong Un. (AFP)

Suara.com - Topan Maysak menerjang semenanjung Korea dalam beberapa hari terakhir. Menyadur Channel News Asia, Sabtu (05/09/2020) jumlah korban jiwa di Korea Utara lebih banyak jika dibandingkan tetangganya, Korea Selatan.

Atas korban jiwa yang disebut mencapai lusinan ini, Korea Utara akan menghukum pejabat terkait karena dianggap gagal mematuhi perintah partai.

Rodong Sinmun melaporkan pejabat di Wonsan tidak melaksanakan instruksi untuk mengamankan gedung-gedung yang berisiko sehingga kota yang terdampak topan paling parah ini memiliki banyak kerugian.

Selain Wonsan, pejabat di Provinsi Kangwon juga dianggap gagal karena mereka tidak siaga untuk mengevakuasi warga yang dianggap paling potensil terkena badai.

Pemimpin Korut Kim Jong-un. (AFP)
Pemimpin Korut Kim Jong-un. (AFP)

"Puluhan korban telah terjadi karena birokrasi dan trik di antara pejabat kota dan provinsi yang tidak menerima pedoman partai," tulis surat kabar itu.

Partai lantas mengadakan pertemuan untuk meninjau kesalahan para pejabat dan mencari hukuman tegas yang dianggap palung tepat untuk para pejabat, tambah surat kabar itu.

Rodong Sinmun secara terpisah melaporkan kegiatan-kegiatan untuk memulihkan pertanian yang hancur di  kabupaten Unpa sementara tentara terlihat memperbaiki rumah, jembatan dan tepi sungai di seluruh negeri.

Akibat badai ini, Korea Utara menghadapi situasi yang semakin sulit karena sebelumnya, negara misterius ini telah bergulat dengan hujan lebat, banjir dan topan.

Pada hari Rabu, televisi pemerintah menyiarkan laporan langsung tentang gelombang badai dan hujan lebat termasuk jembatan rusak, alun-alun dan bangunan yang diterjang banjir.

baca juga

Gambar juga menunjukkan sebuah van yang membawa pengeras suara untuk menyiarkan peringatan keselamatan, sebuah pemandangan tak biasa yang di Korea Utara.

Kekhawatiran terus berkembang, mulai dari kerusakan tanaman hingga persediaan makanan. Negara ini juga sedang bersiap menghadapi topan lain yang lebih kuat, Haishen, yang akan menghantam pantai timur semenanjung mulai Senin.

38 North, sebuah wadah pemikir AS di Korea Utara mengatakan citra satelit komersial menunjukkan lebih dari 100 kapal militer dan penangkap ikan berlabuh di pelabuhan timur Sinpo pada hari Jumat, jauh lebih banyak dari biasanya 30 hingga 40, menjelang topan.

Sementara itu, galangan kapal, pangkalan kapal selam utama tempat rudal balistik tampaknya hanya mengalami sedikit kerusakan akibat badai baru-baru ini, kata lembaga pemikir itu.

Sedikitnya 39.296 hektare tanah terendam akibat musim hujan yang sedang berlangsung dan Kangwon, provinsi Hwanghae Utara dan Selatan serta Kota Kaesong terkena dampak parah.

Sekitar 16.680 rumah dan lebih dari 630 bangunan umum hancur atau tergenang di samping jalan, jembatan dan rel kereta api yang rusak.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Dihajar Topan, Kapal Berisi 43 Awak dan 6.000 Ternak Hilang di Laut Jepang

Dihajar Topan, Kapal Berisi 43 Awak dan 6.000 Ternak Hilang di Laut Jepang

News | Kamis, 03 September 2020 | 12:39 WIB

Rumah Hancur Kena Angin Topan, Keluarga Senapati 2,5 Tahun Hidup di Toilet

Rumah Hancur Kena Angin Topan, Keluarga Senapati 2,5 Tahun Hidup di Toilet

News | Senin, 15 Juni 2020 | 14:09 WIB

Topan Amphan India - Bangladesh Tewaskan 88 Orang

Topan Amphan India - Bangladesh Tewaskan 88 Orang

News | Sabtu, 23 Mei 2020 | 05:28 WIB

Terkini

Kisah di Balik Reshuffle Purbaya: Ditelepon Mensesneg Saat Rapat, Tak Kembali ke Ruang Sidang

Kisah di Balik Reshuffle Purbaya: Ditelepon Mensesneg Saat Rapat, Tak Kembali ke Ruang Sidang

News | Selasa, 15 September 2026 | 06:11 WIB

Pencarian 5 Jurnalis Hilang di Selat Sunda Diperpanjang 3 Hari

Pencarian 5 Jurnalis Hilang di Selat Sunda Diperpanjang 3 Hari

Foto | Selasa, 15 September 2026 | 06:00 WIB

20 Kardus dan Koper Berisi Uang Ratusan Miliar Diamankan KPK saat OTT Kasus HGB Bogor

20 Kardus dan Koper Berisi Uang Ratusan Miliar Diamankan KPK saat OTT Kasus HGB Bogor

News | Selasa, 15 September 2026 | 00:17 WIB

Titik Terang Kabar Pernikahan Andre Taulany dan Amanda Rigby, KUA: Surat Rekomendasi Sudah Masuk

Titik Terang Kabar Pernikahan Andre Taulany dan Amanda Rigby, KUA: Surat Rekomendasi Sudah Masuk

Entertainment | Selasa, 15 September 2026 | 00:04 WIB

KPK Tangkap 17 Orang saat OTT Kasus HGB Bogor! Ada Fahd A Rafiq hingga Arif Sugiyanto

KPK Tangkap 17 Orang saat OTT Kasus HGB Bogor! Ada Fahd A Rafiq hingga Arif Sugiyanto

News | Senin, 14 September 2026 | 23:56 WIB

Disulap 'Penyihir' Makassar, Toyota Alphard 2012 Ini Bisa 'Time Travel' ke Tahun 2026

Disulap 'Penyihir' Makassar, Toyota Alphard 2012 Ini Bisa 'Time Travel' ke Tahun 2026

Lifestyle | Senin, 14 September 2026 | 23:54 WIB

Kepala BPN Kabupaten Bogor Diamankan KPK dalam OTT, 17 Orang Diperiksa

Kepala BPN Kabupaten Bogor Diamankan KPK dalam OTT, 17 Orang Diperiksa

Jabar | Senin, 14 September 2026 | 23:42 WIB

Di Balik Penembakan 3 ASN di Muliama: Mengapa Konflik Bersenjata Papua Tak Kunjung Reda?

Di Balik Penembakan 3 ASN di Muliama: Mengapa Konflik Bersenjata Papua Tak Kunjung Reda?

News | Senin, 14 September 2026 | 22:51 WIB

Pejabat Kantor Pertanahan Terjaring OTT KPK di Jakarta dan Bogor

Pejabat Kantor Pertanahan Terjaring OTT KPK di Jakarta dan Bogor

News | Senin, 14 September 2026 | 22:08 WIB

KPK Konfirmasi Penindakan Senyap, Pihak Kantor Pertanahan Terjaring OTT

KPK Konfirmasi Penindakan Senyap, Pihak Kantor Pertanahan Terjaring OTT

Bogor | Senin, 14 September 2026 | 22:05 WIB

×